HER SECRET LIFE

HER SECRET LIFE
Kekasih palsu


__ADS_3

Masih teringat jelas perkataan Rio yang secara tiba-tiba,bicara mengatakan kepada para wartawan kalau Natasha adalah kekasihnya.Dia tidak habis fikir dengan Rio,Bagaimana mungkin dia mengatakan seperti itu pada media?


"Apa benar kalau nona Natasha adalah kekasih anda?"


"Bukannya dia kekasih gelapnya Rayhan?Banyak sekali foto-foto tentang kedekatannya dengan Rayhan?"


"Bagaimana anda bisa membuktikan kalau anda tidak hanya mengaku-ngaku kekasihnya hanya karena ingin menutupi fakta sesungguhnya?"


"Apa ini cinta segitiga antara anda ,Natasha dan Rayhan?"


Para wartawan kembali riuh dan sengatan blitz mengambil gambar mereka membuat Rio kembali mengangkat tangannya dan menjelaskan satu persatu.


"Natasha adalah kekasihku"Rio berkata dengan tegas."Saya dan dia sudah 3 bulan menjalin hubungan dan juga saya sudah mengatakan kepada rekan-rekan saya ketika di acara pesta makan malam.Jadi tidak mungkin kalau Natasha kekasih gelapnya Rayhan."sambil menatap Natasha dengan lembut sedangkan Natasha hanya menganga mencoba mencerna perkataan Rio.Apakah dia sudah gila??.


Rio menatap Natasha sekilas kemudian berbisik."Apa kamu baik-baik saja?"tanyanya berbisik di telinga.Ah tepatnya bukan di telinga melainkan di bawah telinga dekat leher yang paling membuat Natasha sensitif,dia seakan tersengat listrik volt tegangan tinggi.


"Atas dasar apa kalian mengatakan kalau saya hanya mengaku-ngaku menjadi kekasihnya?Dan mengatakan kalau Natasha kekasih gelapnya Rayhan.Jujur..saya sangat marah dengan berita yang kalian tulis di media.Saya bisa saja menuntut kalian semua atas nama pencemaran nama baik."kata Rio dengan tenang tetapi sorotan matanya tajam membuat aura gelap nya keluar membuat para wartawan takut lalu menelan ludah.Sepertinya mereka telah membangunkan singa yang sedang tidur.


"Apa buktinya kalau kalian benar-benar sepasang kekasih?"timpal salah satu wartawan yang lainnya menatapanya dengan tatapan sepertinya dia punya nyali besar.


Rio berdehem mendengar pertanyaan nya kemudian dia menatap Natasha yang masih di rangkulnya sejak tadi.Sedangkan Natasha terdiam,bingung dan hanya menyaksikan apa yang sedang terjadi.Sepertinya dia butuh oksigen untuk memompa paru-paru nya agar otaknya mudah berfikir jernih.Pikirannya masih melayang-layang entah kemana.


"Oh..bukti?!"guman Rio kemudian wajahnya mendekat ke arah Natasha membuat mata Natasha membulat,menatap dengan tatapan.Apa-yang-ingin-kamu-lakukan?.Kemudian dia merasakan pipinya basah bekas kecupan Rio.


Seketika itu dunia terasa berhenti berputar hampir saja Natasha hilang keseimbangannya,untung tangan Rio dengan sigap menahan bahu Natasha kemudian merangkul kembali dengan erat.Jantungnya berdebaran,pipinya terasa panas,badannya mengejang atas perlakuan Rio yang tiba-tiba mencium pipinya .

__ADS_1


"Masih kurang,harusnya kalian berciuman jika memang sepasang kekasih?"


"APA!?"pekik Natasha yang sudah mulai sadar."Apa kal...."belum selesai bicara bibirnya langsung di bungkam oleh mulut Rio.Lelaki itu menciumnya secara tiba-tiba tanpa memperdulikan Natasha yang pastinya akan murka.Sesuatu yang lembab,basah tapi lembut menekan masuk kebibirnya.


Natasha mencoba memberontak tetapi lumatan itu terus menekan memaksa masuk kedalam rongga bibir Natasha.Lumatan demi lumatan dengan lembut menari-mani dibibirnya.Mau tidak mau Natasha hanya bisa menerimanya dan sialnya dia terbuai dengan ciuman Rio.Good kiss.Ciuman lembut menjadi ciuman bergairah sehingga membuat Natasha sedikit mendesah dengan mata terpejam.Kemudian Rio melepaskan.


Natasha masih belum kembali 100% ke bumi.Shocked.Dia merasa bibir nya tersengat lebah,tangannya terus memegang bibir.Rio yang menyadari segera menggelamkan ke dalam pelukannya,sebelum Natasha mengacaukan semua.


Setelah merasa cukup meyakinkan kalau mereka sepasang kekasih,dan sudah mendapatkan yang mereka mau.Para wartawan tersebut pergi meninggalkan Natasha dan Rio.


Kemudian Rio menggigit bawah telinga Natasha sambil berbisik."Apa kau tadi menikmatinya?".


"KAU!!"teriak Natasha sambil menginjak kaki Rio."Ouch"Rio merintih merasa sakit.


"Kamu...benar-benar sialan!"kali ini Natasha terlihat sangat marah seperti bom yang siap meledak.


"hah?berterima kasih pala loe!.Gara-gara kamu sekarang aku digosipkan menjadi kekasihmu."


"Bukannya kamu senang menjadi kekasihku?"


"Senang apanya,siapa juga yang mau menjadi kekasih lelaki brengsek seperti mu.!"


"Apa katamu ?aku BRENGSEK?!".Kali ini mata Rio membara,dia mencengkeram kedua bahu Natasha kemudian menariknya dan mendorong ke tembok.


"Beraninya kamu mengatai aku!aku akan membuatmu menyesal" desisnya marah.Matanya yang tajam menatap Natasha penuh dengan amarah.Membuat tubuh Natasha gemetar tidak berani menatap balik ,dia terlihat seperti ingin memangsa Natasha hidup-hidup.BUUUGG!suara hantaman.Rio memukul samping tembok sebelah kanan Natasha.Kemudian dia pergi meninggalkan Natasha yang masih shock.

__ADS_1


"Benar-benar lelaki yang menakutkan"kata Natasha sambil menghirup udara,dia butuh pasokan oksigen untuk paru-paru.Perbuatan Rio membuatnya sesak nafas seperti terkena penyakit asma.


"ARRGGG".kali ini Natasha frustasi memikirkan kejadian tadi dia mengacak-acak rambutnya.Menatap file-file yang ada didepan,dia sama sekali tidak dapat konsentrasi pikirannya di penuhi dengan Rio.


Dia benar-benar melihat serotan mata Rio yang tajam penuh amarah."Apa aku sudah keterlaluan?Harusnya aku yang marah,dia menciumnya secara tiba-tiba dan bilang ke media kalau aku kekasihnya?haisssh...benar-benar sial!!!!"Natasha berguman sendiri.


Tidak lama kemudian Pak Herman datang lalu memanggil Natasha "Natasha ikut aku masuk ke ruangan"ujarnya membuyarkan lamunan Natasha.


"Apa kamu ada masalah?"tanyanya sambil mempersilakan Natasha duduk.


"Tidak Pak"


"Aku perhatiin kamu dari tadi melamun terus.Sebenernya ada hubungan apa kamu sama Rayhan dan Rio sampai wartawan datang ke kantor mencari mu?"


"Hanya salah paham saja pak"


"Kalau boleh tahu diantara mereka berdua siapaa yang membuat kamu tertarik"


"Apaan sih om Herman?"kesal Natasha sambil cemberut.


"Ehh?ini dikantor jangan panggil om ...panggil Pak Herman."


"Iya maaf Pak Herman,lagian ngapain nanya siapa yang aku tertarik.Aku belum siap buat jalin hubungan."


"Tapi...Natasha aku rasa kamu harus mencoba untuk pacaran apalagi umur kamu sudah menginjak dewasa sudah pantas untuk menikah."mendengar omelan om Herman menambah Natasha makin kesal selalu menyuruhnya mencari pacar.Dia masih ingin menikmati masa lajangnya.Dan juga belum ada yang membuat hatinya tertarik.

__ADS_1


Disetiap dia ingin menjalin hubungan hatinya selalu takut untuk merasakan sakit hati dan kekecewaan.Seperti ada luka lama yang terpendam,dia ingin fokus dulu untuk mengembalikan memorinya yang hilang.Dia juga ingin mencari tahu tentang kecelakaan yang menimpahnya dulu.


Sedikit demi sedikit ada bayangan di masa lalunya.Dan apa arti dari mimpi buruknya yang setiap malam dia bermimpi berada di tempat orang lain seperti nyata.


__ADS_2