
*Jangan ucapkan selamat tinggal karena ini bukan sebuah perpisahan...
Tetapi sebuah awal dari kisah kita*...
Fiona merasa kesal melihat Rayhan memandang dirinya dengan tatapan mengintimidasi seakan ingin berbicara.tetapi Fiona langsung membuang muka mengalihkan dengan membaca buku.seakan tidak menghiraukan Rayhan yang masih memandangi dari arah kursi belakang sebelah kanan dari tempat duduk Fiona.
"berhenti menatapku"guman Fiona dalam hati sambil mengintip dari celah buku.
Namun sayangnya Rayhan malah tersenyum lembut melihat Fiona.seketika itu Fiona ingin membanting buku.karena ia benci dengan senyuman itu membuat hatinya sakit dan tidak tega seakan dirinya terlihat jahat.
"sialan"gumanya lirih.tiba tiba terdengar suara langkah kaki memasuki kelas tersebut dan juga terdengar suara ricuh.ya ...atas kehadiran seorang gadis yang cantik melangkah dengan feminin memasuki kelas membuat siswa heboh dan kasak kusuk.apalagi gadis itu yang lagi panas dibicarakan dia adalah Angel.gadis cantik yang baru keluar dari rumah sakit setelah menjalani operasi cangkok jantung dan sekarang kembali masuk sekolah.
Dan hebohnya Angel datang langsung mencari Fiona.Rayhan terkejut atas kedatangan Angel yang secara tiba tiba,ia merasa khawatir akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.ketika ia berdiri ingin menghampiri Angel.
Angel sudah berdiri tepat didepan meja Fiona.mereka saling pandang,dan siswa lainya memandangnya berharap akan terjadi sesuatu yang heboh.Diana memandang siswa lain yang memandang kearahnya.
"kc...kalian fikir ini tontonan"guman Diana sambil menyenggol lengan Fiona.
"bagaimana kabar kamu?"tanya Fiona sambil menutup buku.
Angel tersenyum "seperti yang kamu lihat"
"apa kamu baik baik saja?"tanya Diana juga ingin tahu.Angel mengangguk,Diana mengelus dada merasa lega melihat Angel sudah baik.tetapi Diana bingung dengan kedatangan Angel ke kelasnya.ia pun berfikir apa Angel datang kesini ingin membalas dendam atas kejadian dulu.ah...tidak mungkin sambil menggeleng kepala.
__ADS_1
"apa kamu datang kesini untuk mencari Rayhan?"sedikit menekan seakan berat mengucapkan.Angel tersenyum geli mendengar pertanyaan dari Fiona.Angel melirik ke arah Rayhan lalu melambaikan tangan.
"aku datang kesini khusus untuk mencari kamu"
"mencariku..?"sambil menunjuk diri sendiri.apa yang ada dipikiran Angel kenapa ia mencariku?.
Angel membalik badan lalu melangkah kedepan,berdiri didepan papan tulis.meminta perhatian dan menyuruh semua siswa diam.
"boleh minta perhatiannya sebentar semuanya"ujar Angel membuat siswa lainnya diam dan duduk dengan tenang.ia menghela nafas sebelum melanjutkan bicara.
"aku Angel dengan sengaja datang kemari untuk meminta maaf kepada Fiona,atas kejadian dulu.terjadi salah paham dan membuat ku masuk kerumah sakit yang disebabkan penyakitku bukan karena Fiona.jadi aku minta pada semuanya agar tidak menyalakan Fiona atau membencinya."
Semua siswa pada berbisik kasak kusuk saling pandang.dan mereka melirik memandang Fiona,bukan pandangan membenci tetapi pandangan permintaan maaf.karena selama ini sudah menuduh dan membicarakan Fiona tidak baik.senyum mengembang dibibir Rayhan dan Fiona.ia memandang tidak percaya dengan apa yang dilakukan Angel.ia merasa terharu dan lega dengan penjelasannya.Fiona berdiri lalu menghampiri Angel.
"terima kasih.."
Diana tersenyum bahagia akhirnya hal yang menegangkan sudah berakhir dengan kebaikan.Mereka saling memandang dan berjabat tangan.
"iya.."jawab Fiona
"yeah...kita harus rayakan pertemanan yang hebat ini"ujar Diana sambil merangkul Angel dan Fiona.
"apa aku ketinggalan ?"tanya Rio berdiri diambang pintu masuk kelas.dia baru berangkat tidak biasanya terlambat.
Angel,Fiona dan Diana hanya memandangnya tidak menghiraukan.Rio meletakan tasnya dimeja.dia masih bingung apalagi ada Angel dikelasnya.bukannya Angel dirumah sakit?.apa yang sudah terjadi.
"apa kamu sudah gila?!"tanya Agni tidak percaya dengan keputusan Angel.
__ADS_1
"iya Angel apa kamu sadar dengan apa yang kamu ucapkan?"timpal Lina.
Angel menatap 3 temannya satu persatu.kalau dia sadar dengan apa yang dilakukan,selama ini sudah salah sangka dengan Fiona.
"maafkan aku,karena mengambil keputusan sendiri.tetapi apa salahnya kalau kita berteman dengan Fiona."
"itu tidak akan"ujar Agni.
"Angel bukannya kamu membenci Fiona.kenapa sekarang secara tiba tiba ingin menjadi temannya?"tanya Silla sambil menatap Angel.
"ada apa dengan kalian kenapa kalian seperti ini?.bukannya lebih baik menjadi temannya dari pada menjadi musuhnya.dan aku sudah sadar dengan kejahatan yang sudah aku lakukan kepada Fiona."
"kami tidak pernah menyangka kalau kamu akan membela Fiona dan meminta kita untuk menjadi temannya juga."
"sepertinya kamu sudah diracuni oleh Fiona sehingga membuat kamu terlihat bodoh.apa kamu sadar selama ini kita membantu kamu untuk menyikirkan Fiona."
"sudah cukup semuanya.aku tahu aku salah sudah menyuruh kalian untuk menyingkirkan Fiona.tetapi sekarang aku minta sama kalian agar tidak melakukan hal seperti itu lagi."
"kenapa Angel...kenapa?kamu benar benar sudah berubah Angel ..bukan seperti yang kita kenal dulu."ujar Silla lalu pergi meninggalkan Angel dilorong tangga sekolah.
"jika kamu ingin menjadi temannya Fiona silakan .tapi jangan harap kami mau lagi sama kamu.dan juga jangan menyuruh kami untuk menjadi temannya Fiona"tegas Lina sambil menatap Angel dengan marah lalu mengikuti Silla.Bruk!!Agni dengan sengaja menabrak Angel.mereka sangat kesal dan marah kepadanya.seakan tidak percaya jika Angel akan lebih memilih Fiona dan berubah menjadi baik.
"sial..!"umpat Agni kecewa.ia memukul tembok sedangkan Silla dan Lina hanya memandangnya seakan mereka berdua tahu yang dirasakan oleh Agni.apalagi melihat pemandangan Angel dan Fiona tertawa bersama membuat Agni menggertakan giginya marah.
"aku akan membuat senyuman itu menjadi senyuman terakhir kamu Fiona.lihat saja nanti aku tidak akan tinggal diam".
"gara gara dia kita kehilangan Angel."timpal Lina.merekapun saling bertatapan merencanakan sesuatu .
__ADS_1
Satu minggu kemudian ujian nasional berlangsung .hari yang menegangkan bagi seluruh siswa.mati matian belajar agar mendapatkan nilai bagus dan lulus karena hari ini hari yang akan menentukan masa depan mereka.mentaripun bersinar dengan cerah memberi semangat.terlihat jelas diwajah mereka yang sangat serius sambil mendengus kesal seakan ingin pasrah.
"arrrgh tidak ada yang soal yang mudah apa?"guman Diana kesal.Fiona tersenyum mendengarnya,melihat wajah cemberut terlihat lucu.