
Ketika bangun Natasha bermimpi bertemu dengan seorang gadis itu.Mimpi buruknya terulang kembali.Keringat dingin bercucuran dan wajahnya terlihat pucat.Dia terbangun dengan nafas terengah-engah.
"Mimpi itu lagi!"gumannya sambil mengusap wajahnya yang berkeringat.
Tetapi kali ini mimpinya tidak hanya itu saja,dia juga bermimpi tentang kejadian kecelakaan dirinya.Mungkin ini serpihan ingatan Natasha.Dia juga teringat dengan album foto yang dikasih oleh tante Stella.Album foto kenangan Natasha ketika SMA dulu.
Dia langsung bergegas mencari album tersebut yang ia letakkan di laci.Sebelum membuka album tersebut dia menghela nafas,dalam hati berharap semoga ada petunjuk.Berlahan dia mengamati foto-foto kenangan disana.Ketika di foto Angel dia terdiam sejenak.Seperti ia mengenalnya ada perasaan akrab ketika melihat foto Angel.
Senyuman gadis itu dan wajahnya yang cantik terasa tidak asing.Dan juga gadis itu pernah hadir dalam bayangan Natasha ketika dia pergi ke sekolah Cahaya.Ya,gadis itu..!Gadis yang di pelukan Rayhan.
"Ahhhgggg"teriak Natasha sambil memegang kepalannya tiba-tiba terasa sakit.Terdengar suara-suara kebencian,tangisan dan juga kesedihan.
"Arrrgggg.!Kenapa kepalaku sakit sekali?".Natasha mencoba berdiri tetapi dia tidak bisa dan BRUUUG!.Natasha terjatuh ke lantai dan pingsan.
***
Rio merasa gugup ketika ia mencoba keluar dari pintu apartemen.Senyum indah mengembang di bibir yang sexy.Dalam hati dia berharap bertemu dengan Natasha.Sekalian ia ingin bertanya tentang kejadian tadi malam.
Dia berdiri menunggu di depan pintu apartemennya Natasha.Sesekali dia melirik jam tangannya,mungkin sudah 20 menit dia berdiri disana.Sedangkan apartemennya Natasha terlihat sunyi dan juga Natasha tidak kunjung keluar.
"Apa mungkin kalau Natasha sudah berangkat?"gumannya."Coba aku telepon"
Rio memencet tombol menelfon Natasha tetapi tidak diangkat juga."Aneh tidak seperti biasanya Natasha tidak mengangkat telepon"
Sejenak ia berfikir."Atau ada sesuatu yang terjadi kepadanya?"dia menggeleng kepala."Tidak mungkin!Coba aku cek dia "
Rio menekan tombol mencoba membuka kunci apartemen Natasha.Dia masih ingat ketika dulu masuk mengantar Natasha.Dia menekan kata sandi tanggal lahir Fiona dan ternyata terbuka.Yang masih membuatnya heran kenapa tanggal lahir Fiona sama dengan Natasha.Atau Fiona adalah Natasha,sebenarnya mereka satu orang tetapi mempunyai dua nama.Sulit untuk ditebak.
Setelah terbuka Rio bergegas masuk ke dalam mencari Natasha.Dia memanggil,"Natasha!Natasha..."
Sepi tiada jawaban,dia mencoba masuk ke dalam kamar.Berharap tidak terjadi sesuatu yang aneh.Ketika ia memutar pintu ganggang dan terbuka.Ternyata Natasha sudah terjatuh pingsan dilantai sebelah ranjang tempat tidur.
__ADS_1
"Natasha!"panggilnya langsung menghampiri.Rio terlihat shock melihat Natasha pingsan.Dia menopang kepalanya,menggoyangkan tubuhnya agar bangun.
"Natasha bangun!Kamu kenapa?"tanyanya kemudian dia membopong Natasha di bawah ke rumah sakit."Bertahanlah!"
Rio terlihat ketakutan,ia merasa takut jika terjadi sesuatu kepadanya.Dia menyetir dengan tergesah-gesah sesekali melirik Natasha.Melihat wajahnya yang terlihat pucat sekali.
Sesampainya di rumah sakit dokter langsung menanganinya.Rio duduk dengan sabar menunggu Natasha.Dia berharap semoga Natasha baik-baik saja.Dan dia juga teringat dengan sebuah buku diatas ranjang seperti buku album.Dia ingin kembali ke kamar Natasha untuk melihat album apa itu?
Sebelum Natasha sadar dari pingsannya,ia kembali ke apartemen mengambil buku album yang di atas ranjang Natasha.Terlihat tulisan KENANGAN ALBUM FOTO SMA CAHAYA JAKARTA.
Rio mengerutkan dahi membaca tulisan tersebut."Kenapa Natasha memiliki album foto kenangan SMA CAHAYA?Sebenarnya ada apa ini?"
Dia membalik-balik foto tersebut ,ia merasa ada yang aneh.Mungkin Natasha menyimpan sebuah rahasia.Sepertinya ini ada kaitannya dengan Fiona.Kalau dilihat-lihat Fiona dengan Natasha terlihat sama.Apa mungkin kalau Natasha adalah Fiona?.
***
Natasha terbangun dengan wajah pucat dan keringat dingin.Jantungnya berdebaran,memori yang dulu ia lupakan akhirnya sekarang ia bisa mengingatnya.Tetapi ternyata itu bukanlah hal kenangan yang indah.
"Ini alasannya kenapa aku melupakannya!".Air matanya terus mengalir.Dadanya terasa sesak sulit untuk bernafas karena rasa sakit.
"Dan ayah juga selalu melarangku untuk kembali datang ke Indonesia karena ini".Terlihat wajahnya yang sedih,rasa kesakitan dan kesedihan.Kecelakaan itu...Ya kecelakaan yang hampir merengut nyawanya sekarang ia ingat semua.
Rio datang kerumah sakit dengan tergesah-gesah setelah mendapat panggilan kalau Natasha sudah sadar.
BAAAM! suara keras pintu yang di buka oleh Rio.
"Natasha"panggilnya lalu menghampiri.Natasha menoleh menatap Rio.Rio langsung memeluknya,ia merasa khawatir melihat Natasha menangis.
"Kenapa kamu menangis?".Natasha mencobaelepaskan pelukan Rio.
"Bagaimana kamu bisa kesini?"
__ADS_1
"Aku yang membawa kamu ke rumah sakit.Aku sangat menghawatirkan kamu,sebenarnya apa yang sedang terjadi?Kenapa kamu sampai jatuh pingsan?"
Natasha hanya menatap Rio dengan perasaan bingung."Apakah Rio tahu kalau aku Fiona?"gumannya dalam hati.
"Kamu pasti lapar?Aku akan membeli makanan"
"Rio.."Natasha meraih tangannya."Aku tidak lapar ,aku hanya ingin pulang"
"Tapi Natasha baru sadar,kamu belum sembuh betul."
Natasha menggeleng ,"Tidak Rio aku baik-baik saja.Tolong...! aku ingin pulang"
Rio hanya bisa mendesah menuruti keinginan Natasha.Dia juga ingin menanyakan tentang Fiona tetapi mungkin bukan waktu yang tepat untuk menanyakan itu.
***
Setelah Rio mengantar Natasha ke apartemen .Ia menyuruh Rio pulang karena ia buruh istirahat.Riopun memahami dan ia mengerti keputusan Natasha.
Natasha kembali ke kamar,ia melihat foto album kenangan itu.Kenangan dulu terlintas semua dalam ingatannya.Kejadian demi kejadian yang ia alami semasa sekolah.Perasaan benci kecewa dan juga rasa rindu kepada teman-temannya.
Rio lelaki itu yang selama ini membuatnya kesal,jantungan dan membuat hatinya berdebaran ternyata teman di masa remaja.Siapa sangka kalau Rio berubah menjadi lelaki pengusaha kaya dan juga tampan.
Semuanya sudah berubah.Ia mengambil hp lalu memencet kontak mencari nomer tantenya.
***
Rio sudah curiga dari awal.Ia merasa aneh disetiap dekat dengan Natasha perasaan yang sama ketika di setiap bersama Fiona.Dan juga dia pernah melihat Natasha bersama Stella tantenya Fiona ketika di rumah sakit.Waktu itu dia membawah Stella cek up kandungan.
Tidak hanya sekali dua kali yang terakhir ketika Stella melahirkan.Natasha menginap di rumah sakit,dia menggendong anaknya.
"Ini harus diselidiki!"ujarnya kemudian dia memanggil seseorang.
__ADS_1