
Suasana perpustakaan yang sunyi karena kebanyakan siswa pergi kekantin, hanya sebagian siswa anak rajin yang sibuk dengan membaca buku.Kesibukan dengan mencari teori salah satunya seperti Diana .Meskipun dia bukan siswa pintar tetapi dia tekun belajar setidaknya tidak mendapatkan nilai merah.Hanya terdengar desitan kursi yang digeser dan suara langkah kaki.
Dengan nafas terenggah-enggah Fiona menghampiri Diana yang sedang membaca buku.
"Diana"sambil mengatur nafasnya.
Diana mendongak menatap Fiona.Lalu Fiona duduk disebelah.
"Kamu harus menceritakan semua anggota A-Four termasuk siswa gadis yang selalu bersama mereka".
Dengan muka penasaran tinggi menatap Diana, ia berharap temannya mau menceritakan .Diana pun menghela nafas melihat muka temannya yang penasaran.Ia pun menarik Fiona keluar dari perpustakaan.
Rayhan Gunawan anak dari perusahaan yang cukup terkenal di Indonesia.Wajahnya yang tampan dan berkarisma ,pintar dalam akademik dan jago juga dalam basket sifatnya dingin dan hanya peduli dengan Angel .Rayhan pun menjadi capten basket.
Rio Prasetyo anak dari perusahan yang lumayan terkenal juga dan dia juga mempunyai bisnis Cafe.Wajahnya yang tidak kalah juga dengan Rayhan,juga pintar dalam akademik dan basket dia pun jago menyanyi sifatnya cuek.
Kevin Julio wajahnya ganteng juga ia jago dalam musik sifatnya ramah dan terakhir.
Cakka Nugroho wajahnya tampan apalagi senyuman mautnya. Dia juga jago dalam renang makanya tidak heran postur tubuhnya keren.Hanya sayangnya dia suka ngegombalin perempuan ,sudah bayak perempuan yang dia buat patah hati.
Angella Putri sering dipanggil Angel anak tunggal juga ayahnya seorang pengusaha terkenal.Dia terkenal dengan sebutan Dewi.Cantik, pintar dan seorang Baleria .Tetapi sayangnya dia mempunyai tubuh yang lemah karena mempunyai penyakit lemah jantung.Dan Angel paling dekat sama A-Four terutama Rayhan seakan A-Four pelindung Angel.Banyak siswa gadis yang iri dengan kehidupan Angel.
Fiona mendengar cerita Diana yang panjang lebarpun hanya manggut manggut.Disaat Diana menyebut Angel seperti dewi.Fiona merasa keberatan dan yang lebih membuatnya marah lagi katanya Rayhan hanya peduli dengan Angel ,Fiona tidak terima karena Angel hanya gadis yang baru dijumpai Rayhan dibandingkan dirinya yang sudah mengenalnya dari umur 7 tahun.
\*\*\*\*\*
Bel berbunyi semua siswa masuk ke kelas mulai pelajaran.Fiona melirik Rayhan berharap Rayhan melihatnya tetapi Rayhan acuh seakan tidak peduli.Begitu jauh jarak diantara mereka.Diam-diam Rio melihat Fiona yang menatap Rayhan dengan muka sedih.
\*\*\*\*\*
Pulang sekolah Fiona menunggu didepan gerbang sekolah.Saat sosok yang ditungguin muncul Fiona langsung lari menghampiri.
"Rayhan kita pulang bareng yuk?"ajaknya sambil tersenyum lembut.
"Tidak mau"jawabnya dengan nada cuek."Dan satu lagi tolong kamu bersikap biasa,seolah kita belum pernah bertemu."
Fiona terkejut mendengar jawaban Rayhan.Ia hanya memandang Rayhan dengan perasaan sedih.Ditatapnya dalam-dalam punggung Rayhan saat masuk mobil dan lebih mengejutkan didalam mobil ada Angel dengan senyuman mengejek Fiona.Tanpa terasa air matanya jatuh.
"Kenapa kamu berubah Ray?".
Ia ingin rasanya berhenti untuk mencintai Rayhan,melupakan semua kenangan manis bersamanya tetapi Fiona tidak bisa.
\*\*\*\*\*
Keesokan harinya Fiona terkejut saat membuka loker ia menemukan secarik kertas berisi ancaman.
__ADS_1
Gadis ****** mati saja kamu!.
Fiona mengernyitkan dahi membaca tulisan itu.Baru satu minggu pindah disekolah itu sudah ada yang tidak menyukainya.Disaat Fiona masuk ke kelas Diana sudah ribut melihat berita disekolah.
"Fiona "panggilnya dengan senyuman senang.Fiona duduk disebelahnya lalu merapikan buku dilaci.
"Fiona kamu masuk dalam trending berita disekolah.Banyak siswa yang membicarakan kecantikan kamu tidak hanya itu saja bahkan kamu disebut Dewi no dua"
Fiona hanya menatap Diana yang begitu senang."Kok kamu diam saja Fi. Apa kamu ada masalah?"Fiona kembali hanya menatap Diana dengan sedih tetapi dia tidak bisa bercerita.
Apa gunanya mereka mengagumi ku tetapi Rayhan menjauhiku bahkan dia membenciku.
"Pasti kamu merasa gugup tidak papa Fi .aku senang mempunyai teman seperti kamu sudah cantik,pintar, baik lagi."jelasnya yang membuat Fiona merebahkan muka diatas meja.Memikirkan Rayhan dan surat ancaman itu.
\*\*\*\*\*
Saat bel berbunyi Fiona mencari Angel ia ingin bertanya apa hubungan dirinya dengan Rayhan.Ia pun melihat Angel didepan koridor kelas sedang tertawa dengan temannya.
Iapun mengajak Angel kebelakang halamannya sekolah .Rayhan melihat Fiona yang diikuti Angel,dia pun membututinya.
"Kamu mau ngomong apa ?kenapa harus membawaku ke belakang sekolah?"tanya Angel angkuh.Fiona menarik nafas sebelum ia bertanya.
"Apa hubungan kamu dengan Rayhan?"
"Buat apa kamu ingin tau?!!"
"Aku cuma bertanya apa hubungan kamu denga Rayhan tingal jawab saja apa susahanya ?"Fiona sedikit kesal.
Rayhan langsung menarik Angel kesisinya.Fiona terkejut melihat Rayhan tiba-tiba datang.Sejak kapan dia dibelakang Fiona.Rayhan menatap Fiona dengan tatapan marah.
"Kamu tidak pernah berubah !masih sama seperti dulu selalu membuat masalah ."
"Ini tidak seperti apa yang kamu fikirkan Ray ?aku cuma mau bertanya"kata Fiona merasa gugup melihat Rayhan yang marah.Baru kali ini ia melihat Rayhan yang menakutkan seperti itu.Tiba-tiba Angel pingsan dipelukan Rayhan.Fiona yang melihatnya merasa kesal ,ia tau kalau Angel hanya berakting.
"Angel ..Angel "panggil Rayhan cemas.
"Ray dengerin penjelasan ku."Fiona berkata meminta Rayhan untuk mendengarkan penjelasanannya.
"Cukup Fiona!aku sudah muak dengan kamu ..dari dulu kamu selalu mengganggu setiap perempuan yang mendekati aku.Tetapi sekarang jangan harap kamu bisa mengganggu Angel"bentaknya membuat Fiona bergetar hebat seperti disambar petir.Matanya merasa panas ia tidak menyangka kalau Rayhan setegah itu.Rayhan menggendong Angel lalu dibawa pergi.
"Tunggu!"teriak Fiona.Rayhan pun berhenti.Fiona menarik nafas menguatkan diri.
"Apa hubungan kamu dengan Angel?dan kenapa kamu berubah seakan tidak pernah kenal aku?.Apa ini alasan kamu ninggalin aku tanpa kabar?"tanya Fiona sambil meneteskan air mata,hatinya benar-benar sakit.Rayhan hanya diam lalu pergi meninggalkan Fiona.
Fiona pun menangis badannya tidak bisa menopang lagi ia pun terjatuh.Tubuhnya merasa lemas tanganya bergetar hebat.Lalu memukul dadanya yang terasa sakit dan sesak .Dari jendela atas lantai dua ada sepasang mata yang memperhatikan Fiona.
__ADS_1
"Sepertinya Rayhan habis mematahkan hati sorang gadis.Sayang sekali gadis itu cantik tapi Rayhan tidak menyukai nya"guman Cakka tersenyum misterius.
\*\*\*\*\*
Fiona pergi ketoilet untuk menenangkan diri.Tetapi siapa sangka malah ia terkunci didalam toilet.
"Sial"umpat Fiona menendang pintu,sambil berteriakpun percuma karena sekarang sudah bel masuk.Semua siswa pastinya ada di dalam kelas.
Ternyata aku tidak bisa menutupi sifatku .Tadinya aku bingin menjadi gadis yang lembut agar Rayhan tertarik denganku namun malah membuat mereka berfikir aku lemah.Jangan salahkan aku jika mencari gara-gara denganku,aku akan membuat perhitungan .
Fionapun bertekad akan mencari siapa pelaku yang sudah berani mengunci dirinya di toilet.Dan ia pun tidak takut dengan ancaman ,siapapun itu salah telah memilih Fiona orang untuk dibully.
Fionapun menatap jendela Ia mempunyai ide jalan satu-satunya keluar dari jendela.Iapun membuka jendela cukup tinggi karena berada dilantai satu.namun bukan masalah bagi Fiona Ia bisa terjun kebawah.Iapun terjun kebawah tetapi sialnya kaki Fiona terkilir.
"ouch"Fiona merintih kesakitan.Ia menatap langit betapa sialnya hari ini.
Takut ketinggalan pelajaran Fiona menahan sakit lalu berlari kekelas.Harus menaiki tangga karena kelasnya berada di lantai dua juga dalam hatinya Ia mengutuk orang yang mengucinya.Jika dia nanti menemukan orangnya, akan dibalas dengan setimpal.
Sampai di kelas ia berlagak berjalan seperti biasa.
"Kamu kemana saja kok telat masuk kelas?untung pak Agus belum datang"lirih Diana cemas.Fiona hanya tersenyum agar Diana tidak cemas.Fiona melirik Rayhan ,Rayhan menatapnya lalu memalingkan muka.Rio yang melihat Fiona seperti menahan sakit dan tangannya memegang kakinya.Dia merasa cemas.
\*\*\*\*\*
Bel berbunyi pelajaran pun selesai semua siswa bersorak senang."Fi ayo pulang "ajak Diana.
"kamu duluan aja Din aku mau cari sesuatu"alabil Fiona mencari alasan ia tidak mau Diana tau kalau kakinya terkilir.Diana pun pergi meninggalkan Fiona.Merasa sudah cukup sepi Fiona berjalan dengn terpincang.Ketika didepan gerbang ia dikejutkan dengan Rio .
"Kakimu terkilir?"tanyanya secara tiba-tiba.Fiona salah tingkah karena terkejut .
"Siapa bilang?"angkuh Fiona pura-pura berjalan seperti biasa.Padahal kakinya sakit banget.
Sialan kamu Rio
Fiona menggerutu kesal.Rio yang tidak bisa dibohongi Fiona lalu menarik tangan Fiona.Meyuruhnya duduk di teras dekat gerbang .Fiona terkejut dengan sikap Rio,ia jongkok didepan Fiona lalu membuka sepatu sebelah kirinya .
"Apa yang kamu lakukan?"tanyanya merasa risih.
"Kaki bengkak gini kamu bilang tidak apa-apa"
"Bukan urusan kamu"
"Sudah jangan ngeyel "sambil menarik kakinya Fiona kemudian mengurutnnya sampai berbunyi kretek.Fiona berteriak kesakitan.
"gila kamu Rio mau mematahkan kakiku ya!?"bentak Fiona.
__ADS_1