
"Semua sudah kamu lakukan?"tanya seorang wanita menatap manager.
"Sudah dan para wartawan sudah menunggu"
"Bagus"kata wanita itu berdiri beranjak dari ruang make up.Dia tersenyum sinis dan juga matanya memancarkan sesuatu.
Dia adalah Agni.Dia sengaja memanggil wartawan untuk konferensi pers.Membahas tentang perselingkuhan Rayhan.Entah rencana apa lagi yang akan dia gunakan?Sepertinya Agni tidak pernah kapok melakukan hal-hal jahat.
Agni menghela nafasnya sebelum dia masuk ke ruangan tersebut.Dia mulai berakting memasang wajah sedih dan juga ia sengaja menyuruh make up stylelisnya untuk memakai make up tipis.Kemudian dia membuka pintu ruangan tersebut.
CEKRIIK...sengatan blitz dari camera mulai riuh.Para wartawan mengambil gambar Agni ketika dia memasuki ruangan tersebut.Lalu duduk di kursi yang sudah disediakan disana.Dan juga ditemani oleh manager.
***
Disisi lain ada sebuah keributan.Sebuah mobil mewah BMW datang kekantor.Lalu sang pengemudi tersebut keluar.Lelaki tersebut langsung menghampiri wartawan yang langsung menyerbu.Lelaki tersebut Rayhan.
Dia mengangkat tangannya menyuruh para wartawan itu berhenti mengambil gambar.Satu-satu blitznya mulai redup hingga tak ada lagi,pertanda wartawan paham yang dimaksud lelaki itu.Natasha mendengar keributan tadi dia mengintip dari jendela ruangannya.
Dia menyipitkan mata memperhatikan lelaki tersebut.Lelaki berjas terlihat keren dan tampan.Mata berbentuk almond berwarna ke coklatan,bibir peach membelah di bagian bawahnya terlihat sexy dan juga hidungnya mancung.
"Rayhan.."guman Natasha mematikan handphone mengurungkan niat menelfon Rio.
"Ngapain dia disini?Dan kenapa wartawan mengelilinginya?"
***
Seorang wanita cantik bertubuh kurus,manager Agni itu mulai berkata."Kita mulai konferensi persnya."
"Apa benar anda semalam memergoki Rayhan bersama wanita lain?Boleh anda ceritakan...."
Agni menghela nafas kecil sambil merubah mimik wajahnya."Iya benar semalam saya....".Suaranya mulai terdengar berat,seakan sulit untuk menceritakan.
__ADS_1
"Sesungguhnya saya tidak ingin memberi tahukan kepada media tetapi....Saya sudah tidak sanggup menahan rasa sakit ini.".Air matanya mulai menetes,dia mengusap air matanya.
"Akhir-akhir ini saya sudah mulai curiga kalau mereka memang ada hubungan.Sudah sering kepergok foto mereka bersama oleh wartawan.Sampai akhirnya ada gosip seperti ini.Tetapi mereka berdua selalu mengelak dan awalnya saya juga percaya.Sampai akhirnya semalam saya melihat dengan mata kepala saya sendiri.Kalau mereka sedang ditaman bermesraan."ujar Agni dengan air mata yang terus menetes.
Para wartawan juga merasakan kesedihan yang dirasakan Agni.Mereka juga tidak menyangka kalau Rayhan akan seperti itu.Padahal Agni wanita cantik,mandiri dan juga model.
"Dan saya juga sangat terkejut dengan apa yang saya lihat dan betapa marahnya Agni.Sehingga ia menyiram wajah Natasha dengan minuman."timpal managernya dia ikut bicara.
"Sungguh tidak disangka tuan Rayhan yang sangat terhormat melakukan hal yang tidak baik seperti itu".Mereka saling berbisik mengangguk.
"Padahal nona Agni sudah cantik dan baik seperti ini malah kencan dengan wanita yang belum jelas."
"Iya sungguh disayangkan."
"Lalu apa yang anda lakukan?"tanya seorang wartawan bertubuh gempal."Apakah anda ingin berpisah dari tuan Rayhan?Dan herannya kenapa tuan Rayhan tidak hadir di konferensi pers untuk meminta maaf kepada anda?"
Semuanya menjadi riuh."Tolong berhenti!"teriak manager dengan tegas.
"Mohon maaf saya rasa cukup sampai disini saja.Karena nona Agni tidak bisa melanjutkan lagi.Dia terlihat sangat sedih dan juga sedang tidak enak badan."
"Ya...Bagaimana dengan konferensi persnya?".Para wartawan merasa kecewa dengan keputusan manager yang secara tiba-tiba menyudahi nya.
Agni berdiri dibantu manager,mereka berjalan keluar dari ruangan tersebut.
***
"Tuan Rayhan kenapa anda datang kemari?"
"Apa anda ingin bertemu dengan nona Natasha ?"
"Apa benar anda berselingkuh dengan nona Natasha?"
__ADS_1
"Jadi benar foto yang beredar kalau anda diam-diam kencan dengan nona Natasha?"
"Lalu bagaimana dengan Agni ?Apa anda tidak kasihan dengan Agni?Padahal Agni sangat mencintai anda dan sangat setia."Banyak pertanyaan bertubi-tubi membuat Rayhan mengangkat tangannya menyuruh para wartawan untuk diam.
"Jujur saya sangat tersinggung dengan pertanyaan kalian dan berita yang kalian tulis.Agni bukan kekasih saya dan saya tidak kencan dengan sesiapa."Rayhan berkata dengan tenang tetapi matanya memancarkan aura gelap.
"Tetapi berita yang beredar kalau anda kekasihnya nona Agni?"
"Tetapi dia bukan kekasihku.Saya dan Agni hanya rekan kerja."
"Kenapa anda dulu tidak membantah ketika berita itu beredar?".Rayhan mendengus kesal sambil menatap tajam wartawan itu.
"Apa perlu saya memberitahukan kalian disetiap gosip yang dibuat oleh Agni?".Kali ini dia terlihat sangat marah.
"Saya sangat kecewa karena kalian terlalu mencampuri urusan pribadi saya.Saya dekat dengan siapapun itu hak saya.Jadi tolong kalian stop untuk menyebarkan gosip murahan seperti itu yang akan merugikan orang lain.Dan saya dengan Natasha kami hanya berteman bukan kencan atau semacamnya.Apa kalian tahu saya bisa menuntut kalian dengan berita ini dengan atas nama pencemaran nama baik"
Semua wartawan terdiam,mereka tidak dapat berkutik.Mereka mengeluh merasa sudah di rugikan.Semua ini gara-gara Agni yang telah membuat gosip yang tidak sesuai.Ternyata selama ini Agni hanya mengaku-ngaku menjadi kekasihnya hanya untuk menambah popularitasnya.
Merekapun bubar pergi.Natasha yang melihat dari atas merasa bingung.Apa yang sudah terjadi dan kenapa para wartawan itu membubarkan diri?Apa yang sudah dikatakan oleh Rayhan.Karena merasa penasaran Natasha turun menghampiri Rayhan.
"Pak Rayhan"panggil Natasha.Rayhan menoleh lalu tersenyum melihat Natasha.
"Kebetulan sekali ada yang ingin saya bicara"ujar Rayhan.
"Oh..kalau begitu kita pergi ke cafe terdekat sini".Mereka pergi ke sebuah cafe dipinggir kota dekat dengan kantor.
Cafe klasik dengan cahaya redup dan dinding beton menambah suasana tersendiri.Tempatnya cukup luas dan di jam-jam begini para pelanggan datang ke cafe itu.Menikmati secangkir coffe dan makanan disana juga enak dan sesuai dengan kantong.
Natasha sering datang ke cafe tersebut menikmati caffelatte dingin ataupun panas dengan sepotong tiramisu.Dicafe tersebut juga menyediakan steak Tenderloin yang cukup populer disana.Karena rasa steak dari daging sapi yang terbaik dengan bumbu steak dan berbagai saus.Ada BBQ sauce,mushroom sauce,balckpeper sauce.Dan juga wine,banyak pelanggan yang menikmati steak dengan minum red wine.
Natasha mengedar pandangan sekeliling sepertinya hari ini tidak begitu rame.Kemudian seorang pelayan laki-laki muda datang menghampiri mereka dan dia menatap meja dipojokan dekat jendela.Lalu mempersilakan Natasha dan Rayhan duduk disana.
__ADS_1