
Awal sebuah pertemuan yang tidak disengaja adalah awal dari sebuah kisah.Bau sparkling wine menari-nari disekitar hidungnya.Dengan langkah anggun dan feminin wanita itu memasuki ruangan sekali matanya mengedar pandangan sekeliling.Tampak para tamu menikmati pesta yang begitu megah.
Gaun vintage berwarna nude melekat ditubuh wanita itu sambil tersenyum sedikit nervous.Masih teringat jelas ketika tantenya menyuruh untuk hadir ke pesta tersebut.
"Ingat kamu disana harus terlihat cantik dan anggun.Siapa tahu nanti ada laki-laki yang memikat hatimu" dia hanya menggelengkan kepala merasa aneh dengan ucapan tante laki-laki yang memikat hati.Sepertinya tidak mungkin.Karena selama ini dia selalu menjauh,setiap ada laki-laki yang mencoba mendekati.
Padahal banyak laki-laki yang sudah mengutarakan isi hatinya tetapi dia hanya acuh tak acuh tidak memperdulikan.Perasaannya merasa aneh disetiap ada laki-laki yang mendekati.Dia merasa tidak suka karena cinta itu merepotkan.
Dirinya seakan tidak mengenal cinta mungkin karena dulu pernah trauma.Sehingga membuat hatinya menutup diri.Dan yang membuat dia tidak habis fikir lagi kenapa juga harus mengganti nama yang terdengar asing ditelinganya.Dan ketika para tamu sudah turun ke lantai dansa dengan pasangan masing-masing.Wanita itu hanya menonton dari sudut ruangan.Berdiri sendiri tanpa ada seorang pun yang menemaninya.
Dia pun mengutuk diri sendiri. Bodoh...bodoh kenapa harus menuruti kata-kata tante dan datang dipesta seperti ini.Yang sudah jelas akan membuat dirinya tidak terbiasa dan malu.
Dia masih terdiam sambil menonton yang lain berdansa dan sedikit membuat dirinya merasa iri.Bukan iri karena mereka mempunyai pasangan tetapi merasa iri karena mereka sangat menikmati pesta dansa tersebut.
Sebelum akhirnya dia menyadari bahwa ada sosok lelaki yang memaki setelan tuxedo berwarna hitam sedang memperhatikan.Wanita itu melirik kearahnya dan matanya saling bertemu.Lelaki itu tersenyum kearah wanita itu sambil meminum sparkling wine.
Senyuman yang menawan yang membuat wanita itu merinding.Wajah yang tampan dan penampilan nya yang cool yang pastinya membuat para hati wanita meleleh.Wanita itu langsung memalingkan pandangannya ke arah yang berlawanan.Mencoba menyembunyikan perasaan nya dan tanpa sadar dia tersenyum.
__ADS_1
"Tunggu ...aku tersenyum"dia merasa aneh."Ah..ga mungkin."
"Mau berdansa dengan ku?"tanyanya dengan tiba-tiba.
Dengan reflek wanita itu menoleh dan menatapnya.Tangannya telah terjulur kearah wanita itu.Dia menatapnya dengan pandangan heran dahinya berkerut.
"Dari tadi aku perhatikan sepertinya kamu tidak bersama pasangannya.Aku rasa kamu datang sendiri,jadi nggak ada salahnya kan aku mengajak kamu turun kelantai dansa."
Pandangannya mengedar keseluruh ruangan.Apa-apaan ini ?bukannya masih banyak wanita lain yang dari tadi memperhatikan lelaki itu.Kenapa dia memilih dirinya mengajak berdansa?dan lelaki itu sama sekali bukan pasangan.
Oke,mungkin ini bukan ide yang buruk.tiada salahnya menerima ajakannya.Wanita itu menghela nafas terasa berat sebelum menyambut uluran tangan darinya.Lelaki itu menuntun wanita tersebut berjalan ke lantai dansa,sambil tangannya melingkar di pinggang wanita itu.Hmm...lelaki ini terlalu berani.wanita itu mencoba bersikap biasa padahal dalam hatinya ingin mematahkan tangannya yang terlalu berani secara sembarangan melingkar di pinggang.
Padahal baru beberapa menit yang lalu mereka bertemu.Tetapi tangannya sudah berteger disekitar pinggang tersebut.
"Aku tidak terlalu mahir"bisiknya pada lelaki tersebut.Saat tangannya menyentuh bahu lelaki itu.
"Ikuti irama saja pasti kamu bisa"lelaki itu berkata sambil tersenyum,dalam hati wanita itu berhenti tersenyum menebar pesona.Kamu tahu para wanita disana menatapku seakan ingin memakan ku bulat-bulat.
__ADS_1
Merekapun memulai langkah pertama dan selanjutnya cukup mengalir dengan sendiri.Tiba-tiba perasaan nya merasa terbiasa dan sedikit nyaman seperti dia sudah pernah berdansa seperti ini.
Wanita itu pun menatap lelaki tersebut,sebuah senyum yang membuat lelaki itu merasa senang .Wajah cantiknya memancar,matanya yang bening seperti seseorang yang terlihat familiar.Fiona batinnya dalam hati.
Setelah musik itu berhenti mereka saling melepaskan diri dan memberi hormat.Lalu wanita itu pamit mencari toilet.Saat wanita itu pergi ada seseorang yang mengikuti dia dari belakang.Wanita itu mencuci tangannya lalu menatap cermin takut ada yang aneh dengan make upnya.Tunggu apa yang dia lalukan .Kenapa sekarang peduli dengan penampilan...?Oh...apa karena baru bertemu dengan lelaki itu.
Wanita itu menatap dirinya di cermin sambil tersenyum saat teringat wajah lelaki tersebut.Lalu dia menepuk jidatnya kerena lupa tidak menanyakan namanya.
"Oh tidak ....!Kenapa tadi aku tidak tanya namanya..?"wanita itu berkata sambil bergegas keluar dari toilet,tetapi saat dia memutar ganggang pintu tersebut pintunya terkunci tidak dapat dibuka.Dug...Dug...
"Haloooo....ada orang diluar!???"teriak dia sambil mencoba membuka sesekali menggedor pintunya.Tetapi sayang tidak ada satupun yang datang membukanya.Dan ketika itu suara seorang gadis remaja.
"Do you miss me..?"
"HAHHHHHHHHHHHHHGGG..."Wanita itu berteriak ketakutan.Kreak pintunya terbuka.
"Apakah anda baik-baik saja ?"tanya seorang lelaki menghampiri wanita itu.Wanita itu ketakutan sampai tubuhnya bergetar lalu tiba-tiba dia memeluk lelaki tersebut dan jatuh pingsan.
__ADS_1