HER SECRET LIFE

HER SECRET LIFE
Do you miss me?


__ADS_3

Setelah selesai dari toilet,Fiona merasa aneh lampu ditoilet tersebut berkedip -kedip sendiri seperti sudah rusak.Tetapi dia mencoba tidak menghiraukan dan tiba-tiba terdengar suara seseorang meminta tolong.Cepat-cepat Fiona memutar ganggang pintu tersebut dan mencari sumber suara.


Berjalan disepajang koridor sekali mengedar pandangan ke sekeliling dan saat di belokan kanan dibalik tembok berdiri seorang gadis.


Fiona memanggilnya"hai...kamu"tetapi gadis tersebut hanya menoleh tersenyum kearahnya lalu berlari pergi.


Fiona berfikir sejenak,mencoba mengingatnya tetapi,dia tidak begitu familiar dengan gadis barusan.Dengan langkah hati-hati Fiona mengikuti gadis tersebut sampai didepan gudang sekolah.Gadis itu berhenti lalu masuk kedalam gudang.Dengan perasaan takut Fiona juga masuk kedalam namun sampainya disana tidak ada siapa-siapa.Dan juga pandangannya kurang jelas karena tidak ada lampu hanya sebuah sinar pantulan lampu dari luar jendela.


Akhirnya Fiona mencoba untuk membalik badan dan keluar dari gudang tersebut ,namun ketika kakinya melangkah kearah pintu.Tiba-tiba BAAAAM!suara keras dari pintu yang tertutup dan terdengar seseorang mengunci.Fiona terkejut dia gemetar ketakutan.


"Do you miss me?"suara itu menggema diruangan menambah rasa ketakutan Fiona.Dia mencoba menggedor-gedor pintu tersebut dan meminta tolong.


"Toloooooong...!"teriak Fiona sekuat tenaga tetapi tidak ada yang datang menolongnya.

__ADS_1


Letak gudang tersebut juga jauh dari halaman dimana tempat yang sedang diadakan acara malam perpisahan.Gudang tersebut ada di ujung belakang sekolah.Jarang ada orang yang melaluinya.Jadi sulit untuk orang-orang menemukan dirinya.Fiona berteriak kembali meminta tolong.Dia berharap ada orang yang datang menolong.


Hawa dingin merasuk kedalam tubuh Fiona apalagi dengan pakaian seperti itu,sudah pengap,berdebu dan juga gelap.Benar-benar menakutkan.


"Tolong....!siapa saja tolong aku...!"teriak Fiona sambil menangis dia merasa putus asah sambil terus menggedor pintu.Dia tidak memperdulikan lagi rasa sakit ditangan bekas memukul pintu terlalu keras.


"Hi.....hii....hi..."suara tawa yang terdengar dari luar pintu terdengar sangat mengerikan membuat Fiona merinding.Jantungnya berdetak tidak karuan,badannya juga bergetar hebat karena tidak sanggup lagi berdiri tiba-tiba Fiona terjatuh pingsan.


Keesokan paginya Fiona terbangun,dia sudah berada dikamarnya lalu berteriak.


"Ada apa Fiona?"tanyanya sambil mendekati,Fiona menutup mata dia masih merasa takut.


"Tenang Fiona kamu sudah dirumah"ujar tante Stella sambil memeluk Fiona menenangkan Fiona.

__ADS_1


"Aku takut tante.."ujar Fiona.Kejadian semalam seperti mimpi buruk baginya.Dia tidak menyangka kalau akan mengalami kejadian seperti itu.


Tante Stella juga bertanya-tanya sebenarnya apa yang sudah terjadi.Dia terkejut saat Rio datang sambil menggendong Fiona sudah gitu dress yang Fiona pakai sangat berdebu.


Rio hanya bilang kalau,dia menemukan Fiona terkunci didalam gudang sekolah.Dalam hati tante Stella bertanya-tanya.Siapa yang membully Fiona?ini sudah keterlaluan.Teganya melakukan ini kepada keponakan tersebut sampai membuat dirinya ketakutan seperti ini.


Setelah cukup tenang tante Stella meninggalkan Fiona untuk istirahat dulu.


"Fiona nanti jangan lupa makan...tante sudah siapin bubur buat kamu.kalau ada perlu apa-apa panggil tante ya.."ujarnya dengan lemah lembut.


"Tante ga kerja?"


"Tidak hari ini tante jagain kamu"

__ADS_1


"Makasih tante dan maaf sudah repotin tante"tante Stella menggeleng,dia tersenyum lalu membelai rambut Fiona.


__ADS_2