HER SECRET LIFE

HER SECRET LIFE
KECELAKAAN


__ADS_3

3 tahun kemudian,secara tiba-tiba Rayhan pergi meninggalkan Fiona tanpa menberitahu.Siang itu saat pelajaran dimulai kepala sekolah datang kekelas memanggil Rayhan.


"Rayhan boleh ikut bapak keruangan?"kata Pak Kepala sekolah lalu diikuti Rayhan.Fiona memandang Rayhan dengan muka bertanya .Rayhanpun hanya mengangkat bahu tidak tahu.Saat Rayhan kembali dia hanya diam lalu mengambil tas dan pergi.Padahal Fiona masih penasaran ada apa?.Tetapi dia tidak bisa bertanya soalnya masih ada pelajaran.Setelah pamitan dengan guru wali kelas Rayhan pergi .


Fiona memandang jendela melihat Rayhan dijemput ayahnya .Yang anehnya lagi ada ibunya Rayhan juga.Dan Rayhan membawa semua barang- barangnya .Tanpa berpikir panjang Fiona langsung lari keluar meskipun guru wali kelas berteriak memanggilnya.Fiona tidak memperdulikan dia terus berlari menuju ruang kepala sekolah.Menerobos tanpa mengetuk pintu dulu.Setelah mendengar jawaban .Fiona terkejut tidak percaya kalau Rayhan akan pergi dan tidak sekolah lagi disini.


Hati Fiona berkecamuk marah,sedih dan kecewa menjadi satu.Begitu teganya Rayhan pergi tanpa pamitan dahulu.Fiona langsung lari mengayuh sepeda dengan kecepatan tinggi mengejar Rayhan .Namun naas Ditengah jalan ada sebuah mobil dengan kecepatan tinggi menabrak Fiona. Dia tertabrak mobil.BRUUUUG!suara benturan mobil.Fiona terpental jauh ,kepalanya membentur trotoar dan darah segar mengalir dengan deras.Pandangannya kabur lama- kelamaan ia tidak sadarkan diri.


\*\*\*\*\*


Saat Fiona sadar tiba- tiba dia di pinggir jalan tidak pake sepatu.Hanya suara kerumunan orang-orang kemudian dia mendekati kerumunan tersebut dan betapa terkejutnya.Dia melihat diri sendiri dengan berlumuran darah tergeletak di trotoar.Dengan wajah terkejut dan shock Fiona hanya mengangah sambil tangannya menutup mulut.


"Apakah aku sudah mati??"tanyanya dengan nada sedih.Namun seketika itu dia menghilang tidak tahu kemana, dia mencoba melihat sekelilingnya lagi dan terlihat asing .


"Apa aku ada disurga?oh TIDAAK!"


Fiona masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.Seingatnya ia sedang mengayuh sepeda lalu tertabrak mobil saat mau mengejar Rayhan.


"Heh!tunggu-tunggu tidak mungkinkan kalau disurga mereka bicaranya pakai bahasa Indonesia?"iapun makin bingung sambil memperhatikan nada bicara mereka,orang-orang yang lalu-lalang disana.Bukannya Dia di Australia lho kenapa bisa sampai di Indonesia?


"What the hell?!!"


Fiona mencoba menyapa orang yang setiap lewat tapi anehnya tidak ada satupun orang yang bisa membalas sapaanya.Dia ingin bertanya ini dimana ?tempat yang asing yang baru pertama kali dijumpainya.


"Halo kak boleh nanya ini dimana?"orang tersebut terus berjalan tanpa menghiraukannya padahal dia juga pake bahasa Indonesia juga.Fiona berteriak -teriak sampai suara serak tapi tidak ada yang mendengar dan melihatnya.Benar- benar membuatnya frustasi.


Dengan wajah putus asa Fiona tertunduk dengan wajah sedih.Apalagi dengan penampilan Fiona yang sekarang masih memakai seragam tetapi tidak memakai sepatu.Namun dari kejauhan ada satu laki-laki sedang memperhatikan dari dalam cafe.Lalu tersenyum melihat tingkahnya seperti orang gila.


"Gadis aneh"gumannya


"Wow- wow kamu tersenyum?ada apa ini?"ledek temannya.Dia hanya menggeleng kepala.Temannya melihat keluar tapi tidak melihat ada siapa- siapa.Dia pun menatap dengan perasaan aneh dan tiba-tiba bergidik ngeri.


Lelaki tersebut adalah seorang barista,sekaligus pemilik cafe namanya Rio.Dia masi anak SMA kelas 3 sekarang lagi liburan semester.Seperti biasa Rio habiskan liburnya di cafe menjadi seorang Barista membantu 2 temannya yaitu Faizal umurnya 23 tahun dan yang satunya Igun umurnya 26 tahun.Mereka sudah lulus kuliah,lalu kerja ditempat Rio yang sudah di anggap seperti kakaknya sendiri.

__ADS_1


"Kamu buat caffelate buat siapa?"tanya Faisal.Rio hanya tersenyum.


"Hah.. hari ini kamu sering tersenyum"timpal Igun heran.karena Rio lelaki yang dingin dan jarang tersenyum.


"Apa kamu sedang jatuh cinta?"candanya sambil menyenggol lengan Rio.


Uhuk !!Rio terbatuk mendengar pertanyaan Faisal yang menurutmu konyol.


"Ngaco kalian !"teriak Rio dengan wajah memerah.


"Soalnya tampang kamu aneh hari ini.berseri -seri terus jidat kamu ada tulisan Im in love!"canda Faisal dengan tertawa kecil.Igunpun tertawa sedangkan kan Rio kesal dengan kedua temannya.Kemudian memukul mereka pelan.


Rio menghampiri Fiona memberi caffelatte.Fiona mendongak keatas dilihatnya seorang lelaki tetapi mukanya tidak terlihat dengan jelas karena sinar matahari yang membuatnya berkilau,menyilaukan.


"Ambil pasti kamu haus habis teriak teriak?"


Fiona langsung berdiri apakah dia bisa melihatnya?."Apa kamu bisa melihat aku?"tanyanya dengan antusias.Rio heran kenapa gadis itu bertanya kalau dia bisa melihatnya.


"Kamu pikir aku buta?masa segede ini aku tidak bisa melihat"


Riopun hanya menggeleng kepala aneh.Benar-benar gadis gila gumannya dalam hati.


"Apa kamu tahu ini dimana??".Rio terdiam ditatapnya gadis didepannya itu dari bawah ke kepala.Tidak memakai sepatu tetapi masih memaki kaus kaki dan memakai seragam.


Jangan bilang dia gila beneran..atau Dia kabur dari rumah?.


"Hei!aku tanya sama kamu ini dimana?Malah bengong".tanya Fiona sambil tangannya mengibaskan di depan wajah Rio.Rio tersadar dia terhenti memandangi gadis didepannya itu.


"Di Jakarta"


"Ja..kar..ta???"diulang ulangnya kata-kata itu.Rio mengangguk mengiyakan.Fiona benar -benar bingung.


Kok bisa aku terdampar sampai kejakarta??Apa aku terpental sampai kesini?

__ADS_1


Fionapun membayangkan dirinya yang tertabrak lalu terpental sampai ke Jakarta.Iapun menggeleng kepala lagi terlihat absurd.


"Jangan bilang kamu depresi karena sekolah ?atau kabur dari rumah?"


"Heh!!sembarangan."teriaknya emosi,ia tidak terimah dibilang depresi.Rio memandangnya dengan tatapan aneh.


"Apa kamu lihat?"tanyanya saat melihat Rio menatapnya.


"Kalau tidak depresi kenapa berdiri dijalan teriak- teriak tidak pake sepatu lagi?."


Fiona pun melihat diri sendiri memang benar tampilannya acak- acakan terus telanjang kaki cuma pake kaus kaki masih berseragam sekolah.Diapun menepuk jidatnya.


"Ini bukan yang kamu kira aku itu habis kecelakaan"jelasnya sambil meminum caffe latte.


"Kecelakaan dimana?kok aku tidak lihat ada kecelakaan?"tanyanya penasaran.


"Di Australia terus aku terdampar kesini"


"AUSTRALIA?ha ha ha"Riopun tertawa.


"Benar-benar gila kamu "timpal Rio lalu pergi.


"Aku ga GILA!!"teriak Fiona penuh emosi.Memang benar tidak akan ada orang yang percaya dengan penjelasannya,mana ada orang yang kecelakaan terus tiba-tiba ada di Indonesia.


"TAPI AKU GA GILA!!!"teriak nya lagi.


Tunggu jangan- jangan karena ingin ngejar Rayhan .Aku jadi hantu gara- gara tertabrak!


ahh....!tidak mungkin aku jadi hantu.Mana masih jomblo lagi ngenesnya....


\*\*\*\*\*


Fionapun hanya mondar mandir kebingungan.Otaknya tidak bisa buat mikir lagi.

__ADS_1


Masa iya aku disini jadi gelandangan??gimana dong?!caranya aku bisa kembali.Mama.... Papa hik ...hik Fiona terdampar.


Fiona menangis meratapi nasibnya,ia kebingungan .Wuuuuush..suara angin kencang.Tiba-tiba didepan Fiona ada lubang hitam besar.Iapun tersedot kedalam.


__ADS_2