HER SECRET LIFE

HER SECRET LIFE
Kiss


__ADS_3

Malam itu Natasha masih terdiam terpaku sambil menatap cermin di kamar mandi.Dia memegang bibirnya,masih terasa hangat ******* bibir Rio.Pipinya merona teringat kejadian tadi.Suhu tubuhnya panas seperti ada sesuatu yang bergejolak di dalam hati.


"Kenapa jantungku berdebaran?"gumannya sambil mengegeleng kepala dan anehnya kenapa ia tidak marah terhadap Rio?.Mungkinkah kalau ia sudah jatuh hati terhadapnya?.


Dia memegang dada,jantungnya masih berdebaran.Ini yang membuat dirinya tidak suka jika dekat dengan Rio.Disetiap bersama pasti dia selalu melakukan sesuatu yang jantungnya tidak bisa berhenti berdebaran.Rio lelaki yang dominan dan arogan.Lelaki yang suka memaksa tatapi KENAPA membuat hatinya mulai goyah?.


"Sial!Kenapa aku menjadi seperti ini?"kesalnya lalu menyalakan air pergi mandi.


Selesai mandi seperti biasa,dia menyeduh secangkir cokelat panas.Menikmati aroma cokelat membuat perasaannya menjadi tenang.


Dia melangkah ingin pergi ke balkon kamar untuk menikmati langit malam.Tetapi ketika dia hendak melangkah menuju pintu kamar balkon,Natasha melihat seluet bayangan Rio.Lelaki itu sedang berdiri di teras balkon kamarnya sambil menatap langit malam.


"Sial!"umpat Natasha kecewa.Dia menghela nafas kesal,dia mengurungkan niatnya.


Deg!


"Kenapa juga aku deg-degan seperti ini?"ujarnya.Kemudian dia menikmati cokelat panasnya di dapur.


Ketika cokelat panas itu habis dia masuk ke kamar.Mematikan lampu dan tidur.Tetapi dia tidak dapat tidur terlihat gelisah.Pikirannya masih melayang dan tiba-tiba dia memikirkan Rio.


"Ayolah tidur!berhenti memikirkan lelaki seperti dia!"kesal nya sambil memejamkan mata.


Apa mungkin kalau Natasha mulai jatuh hati kepadanya?Padahal baginya Rio adalah lelaki yang paling menyebalkan.Tidak lama kemudian dia tertidur.


***


BRUUUUG!Terdengar suara hantaman keras.Natasha terkejut ketik ia membuka mata.Tiba-tiba gelap bahkan dia sampai menabrak sesuatu dan terjatuh.

__ADS_1


"Ya ampun aku ada dimana?"gumannya bingung.Bukannya tadi dia pergi tidur dikamar?Tetapi kenapa sekarang dia ada di ruangan yang sangat gelap?Apa mungkin sedang mati lampu?.


"Gelap sekali !"Natasha berjalan dengan langkah tertatih- tatih mencari sakelar.


Namun seketika terdengar suara klik!lampunya menyala.


"Haaa..!"teriak Natasha terkejut dan tanpa sengaja langsung memeluk Rio.Rio hanya terdiam dengan reflek dia membalas pelukan Natasha.


"Kamu!!"tunjuk Natasha sambil melangkah mundur.


"Ngapain kamu disini ?"tanyanya dengan nada tinggi.


Rio menghela nafas dia tidak mengerti."Seharusnya aku yang tanya,ngapain kamu di apartemen ku?"


"Dasar Rio kamu memang lelaki yang kurang ngajar!Ini jelas-jelas apartemen ku"


Natasha mengedar pandangan melihat sekeliling mengamati ruangan tersebut.Dan betapa terkejutnya,dia di dapur yang jelas itu bukan miliknya.


"Bagaimana bisa aku berada disini?"ujarnya merasa malu.Bodoh!umpatnya dalam hati.


Rio tersenyum tipis,"Aku tahu sebenarnya kamu sangat merindukan aku.Sehingga kamu diam-diam datang kemari"


"Hah!Aku.."tunjuknya kepada diri sendiri."Aku sama sekali tidak merindukan kamu"


"Jangan bohong !Mata cantikmu berkata lain"


Natasha mengerutkan dahi mencoba tidak memperdulikan Rio,dia mencoba melangkah menjauh.Namun sial dengan sigap Rio melangkah mendekati Natasha membuat dia terpojok.

__ADS_1


"Dasar tembok sialan!"gumanya ketika dia terpojok disana.Dia tidak berani menatap Rio.Wajahnya yang hanya beberapa cm darinya.Jantungnya berdebaran yang jelas pipinya juga merona.


Hmmm Aroma ini guman Natasha dalam hati.Aroma lelaki membuat bulu kuduknya berdiri.


"Aku suka menatapmu seperti ini"Rio berkata sambil tersenyum manis,terlihat sangat menyilaukan.


"Dasar Rio sialan!"teriaknya sambil menutup mata.Dan kemudian dia terbangun sambil berteriak.Masih terasa jantungnya yang berdebaran.


"Tunggu! ini dimana?"tanya sambil mengedar pandangan.


"Syukurlah ini dikamarku"sambil mengelus dada."Apa mungkin aku hanya mimpi?"dia berpikir.


"Ah sulit sekali,sangat membingungkan !"kembali tidur lagi.


***


Disisi lain Rio terdiam membeku.Dia sangat terkejut secara tiba-tiba Natasha hilang dari hadapanya.Yang jelas-jelas tadi ada di dekapanya.Kecurigaan dia terhadap Natasha yang seperti Fiona.Yang bisa melakukan pelepasan jiwa.


"Apa ini kebetulan ?"dia berjalan sambil berpikir."Orang yang bisa melakukan pelepasan jiwa tidak hanya Fiona tetapi Natasha.Apa ini ada kaitanya dengan hilangnya Fiona?Aku harus menyelidikinya"


***


"Sial!Natasha memang kurang ngajar!"teriak Agni di pagi hari dia mengamuk di kamar.Rencana yang dia rencanakan untuk menghancurkan Natasha malah berbalik.Semuanya berantakan.


"Aku tidak habis pikir!Kenapa Rayhan membela Natasha dan mengabaikan ancaman ku?"dia mengambil nafas kesal.Kemudian dia menelfon seseorang.


"Haloo"dia berbicara dengan seseorang di telepon dengan mata marah..

__ADS_1


__ADS_2