
*Kadang ingin kutinggalkan semua pedih hati..
Menahan dusta,diatas perih ini...
Sendiri.....dan selalu sendiri* ...
"Aku ingin bicara sama kamu"kata gadis cantik yang tidak lain adalah Angel.Dia menerobos masuk ke kelas 12-C dan atas kehadirannya membuat kelas tersebut heboh apalagi yang ia cari Fiona.Padahal mereka fikir akan mencari Rayhan karena mereka berdua pasangan yang serasi.Namun ternyata dugaan mereka salah Angel datang mencari Fiona dan sepertinya mereka berdua sedang bermasalah.Sebelum Fiona menjawab ia melihat sekeliling kelas banyak mata yang memandang mereka.Namun Rayhan tidak ada disitu dia sudah pergi entah pergi kemana.
Ternyata kehadiran Angel membuat mereka heboh batin Fiona.Secara Angel gadis cantik yang disebut dewi sekolah karena kecantikan dan kelembutannya.Namun siapa sangka dibalik kecantikan tersebut Angel adalah sosok gadis yang menakutkan.
"Bisakah bicara disini saja"jawab Fiona dengan cuek tanpa memandang Angel.Atas sikap Fiona yang jutek membuat Angel kesal ia pun menatap tajam kearah Fiona.
"Aku ingin bicara empat mata dengan mu!"kata Angel dengan nada keras.
Diana temannya Fiona melihat tatapan Angel yang tajam ke arah Fiona.Iapun menjadi marah.
"Jika ada yang ingin di bicarakan katakan saja disini"ujar Diana.
"Aku tidak ada urusan sama kamu jadi jangan ikut campur!"bentak Angel.
"Hiss...kamu..!"kesal Diana langsung dihalang Fiona menggeleng kepala agar tidak ikut terlibat dengannya.
"Ok... kita pergi ke halaman belakang sekolah"tawar Fiona diikuti anggukan Angel menerima tawarannya.Mereka pun pergi kehalaman belakang sekolah.Disepanjang jalan semua siswa memperhatikan sambil begunjing.
__ADS_1
"Sepertinya akan ada pertarungan yang seru nih"jeletuk seorang siswa laki laki.
Sampainya disana PLAAAK!!!suara tamparan yang keras mendarat dipipi mulusnya Fiona.Rasa perih bekas tamparan itu.Fiona masih terkejut dengan apa yang dilakukan Angel.Kenapa secara tiba-tiba ia menamparnya?Apakah dia sudah gila.Dan apalagi dilantai dua banyak mata yang melihat mereka.Atas sikap Angel mereka terkejut dengan apa yang mereka lihat.
"Tidak salah Angel menampar Fiona?"tanya seseorang dengan nada terkejut.
"Itu balasan karena kemarin menampar Rayhan."jelas Angel.Fiona tidak terima dengan perlakuan Angel iapun mendekat lalu PLAAK!membalas tamparan Angel.Saat Fiona membalas tamparan semua siswa yang melihat menjadi heboh dan saling berbisik.
"Yaaaa..!!!.beraninya kamu menamparku?!"teriak Angel sambil memegang pipinya yang sakit bekas tamparan.
"Kamu fikir aku tidak berani..?selama ini aku cukup sabar dengan kamu.Ternyata kamu tidak pernah sadar dengan apa yang kamu lakukan"
"Huh!..memangnya kamu siapa ?dan punya bukti apa dengan kejadian itu?"
Fionapun mengeluarkan handphonenya lalu menunjukan vidio atas kejadian dikolam renang.Angelpun terkejut melihatnya darimana dia mendapatkan vidio itu bukannya vidio tersebut sudah dihapus?.Dia melangkah mundur merasa takut ,jika Fiona memberikan bukti tersebut ke Kepala Sekolah apa yang akan terjadi dengannya.
"Kamu fikir aku tidak punya bukti hah..!Dengan bukti ini bisa membuat kamu dapat hukuman ,oh mungkin bisa membuat kamu dapat skor dari sekolah"
"Tunggu...Fiona.."panggilnya dengan suara lirih tiba-tiba dadanya sakit.Dia mencoba memegangin dadanya, nafasnya terasa berat.Bayangannya menjadi buyar.
Fiona menoleh melihat Angel sedang memegang dadanya .Terlihat pucat wajah Angel namun ia takut kalau Angel hanya akting seperti sebelumnya.
"To..tolong..aku ..Fi"kata Angel lalu kemudian pingsan.Rayhan langsung lari menangkap Angel ternyata dari tadi ia memperhatikan mereka berdua dibalik tembok dan juga ia mendengar semua pembicaraan.
"Angel bangun"panggil Rayhan sambil menepuk pipinya Angel.lalu menatap tajam Fiona.
"Bukan...bukan aku ..aku gatau dan aku tidak melakukan apa-apa"kata Fiona gugup dia masih shock dengan apa yang dilihatnya.Apalagi wajah Angel saat meminta tolong masih terngiang di dalam ingatan Fiona.
"Apa yang kamu lakukan...cepat panggil Bu Wita ke UKS!?!!"teriak Rayhan sambil menggendong Angel.Fiona pun langsung berlari keruang guru mencari Bu Wita.
__ADS_1
Sampainya Bu Wita di uks dia menyuruh Fiona dan Rayhan keluar.Bu Wita ingin memeriksa Angel dan seketika itu suara bel pelajaran dimulai semua siswa kembali kekelas masing-masing.namun Rayhan dan Fiona masih menunggu diluar.
Fiona masih shock dengan kejadian tadi yang dia fikir Angel hanya pura-pura ternyata dia sedang merasa kesakitan.Wajahnya terlihat pucat dan disaat Angel meminta tolong terngiang di ingata Fiona.Ia hanya bisa menggigit jarinya rasa cemas dan takut jika sesuatu yang buruk terjadi kepada Angel.
Fiona memandang Rayhan yang jalan mondar -mandir tidak tenang.Dia melihat wajah Rayhan terlihat sangat cemas terlihat begitu sangat mengkhawatirkan.Sesekali dia mengintip dari kaca pintu UKS.Apa kau sangat menghawatirkan Angel,Ray??batin Fiona.
Cakka,Kevin dan Rio datang menghampiri mereka.Fiona menatapnya bukannya ikut pelajaran malah datang kesini apa mereka juga menghawatirkan Angel?Betapa senangnya Angel mempunyai teman yang juga menghawatirkan dirinya.
Kevin menghampiri Fiona lalu menariknya.Dia membawah Fiona kelorong sekolah suasana disana begitu sepi.Fiona merasa takut jika Kevin akan berbuat yang tidak diinginkan.Karena terlihat jelas diwajahnya kalau ia terlihat marah.Apalagi Kevin teman masa kecilnya Angel.
"Apa kamu puas sekarang melihat Angel terbaring lemah?"sambil melepaskan tangannya.
"Maaf Kevin aku tidak mengerti dengan apa yang kamu katakan?dan aku juga tidak tahu jika akan seperti ini"
"Bukannya kamu yang membuat Angel seperti ini.Aku tahu apa yang telah Angel lakukan kepada kamu?"
"Maksud kamu...?kamu tahu kalau Angel yang mendorong aku"sambil menunjuk dirinya.
"Iya..."jawaban Kevin menohok hati Fiona jadi selama ini ia tahu tapi sama sekali tidak menghiraukan dan pura pura tidak tahu.
"Oh... jangan-jangan kamu kerja sama dengan Angel untuk mencelakai aku...sama saja kamu brengsek!"kesalnya dan kata-kata Fiona membuat wajah Kevin marah.
"Meskipun dia teman kecil aku tetapi aku sama sekali tidak bekerja sama dengannya jadi jangan panggil aku Brengsek"sambil menekan kata brengsek dan mencondongkan wajahnya.
"Asalkan kamu tahu Angel melakukan ini karena ia takut kamu akan merebut Rayhan darinya"
"Apa karena alasan itu ia sampai melukaiku?"Kevin mengangguk membetulkan pertanyaan Fiona.Oh jadi kerena rasa takut kehilangan sampai ia melakukan hal jahat tersebut.Dan menganggap dirinya saingan.Seperti apa yang ia lakukan dulu kepada setiap gadis yang mencoba mendekati Rayhan.
"Apa ini karma?"gumannya.Kevin mengernyitkan dahinya mendengar gumanan Fiona.
__ADS_1
"Oh bukan apa apa"ujarnya mengalihkan pembicaraan.