HER SECRET LIFE

HER SECRET LIFE
Tidur Bersama


__ADS_3

Seperti biasanya Fiona setiap tertidur selalu jiwanya melayang ke sesuatu tempat seperti pelepasan jiwa.


"Sial"umpat Fiona kesal,Dia berada dikamar Rio lagi.Ia merasa heran disetiap jiwanya melayang selalu ada ditempat Rio.Kesannya seperti gadis tidak baik malam-malam masuk ke kamar laki-laki tanpa permisi.Dilihatnya jam beker yang berada disamping tempat tidur Rio jam 11 malam .Rio pun sudah tidur kalau dilihat dengan saksama Rio tampan juga.


Fiona jongkok di samping ranjang sambil mengamati Rio yang sedang tidur terlentang.Ia tersenyum melihat muka imutnya.


"Kalau lagi tidur gini imut dan tampan juga tapi aslinya...hmm nyebelin "guman Fiona sambil memasang muka kesel.


Saat Fiona berdiri tanpa sengaja ia terpeleset dan sialnya.Bruuk! Fiona terjatuh terbaring diranjang Rio.


"Oh Tuhan!"pekik Fiona menutup mulutnya.Apa yang telah dia lakukan?Ia menyesali kenapa harus terpeleset?


"Dasar kaki sialan"Fiona mengumpat tidak habis-habis.Dengan pelan-pelan Fiona mencoba beranjak dari ranjang tapi sayangnya saat ia dalam posisi miring.Ada sebuah tangan tiba-tiba merangkulnya dan tidak sadar Rio memeluk Fiona dengan erat.Fiona sangat terkejut ingin berteriak tetapi tidak bisa .Ia langsung membungkam mulutnya.Ia menoleh kebelakang ternyata Rio masih dalam keadaan tidur.Ingin rasanya menangis melepas pelukan Rio.


Rio tolong dong singkirkan tanganmu.


Rasanya ingin menangis dan mati karena menahan nafas.Apalagi detakan jantungnya tidak karuan .Fiona merasa panas seperti terbakar ia tidak bisa membayangkan keadaanya untuk saat ini .Mungkin mukanya merah seperti tomat sudah merah menyala.


Semakin Fiona menyingkirkan pelukan tangannya Rio semakin erat memeluknya.


.


"Kamu fikir aku guling apa dipeluk erat banget?!!"lirihnya ingin menjitak kepalanya.Fiona mencoba mengatur detak jantungnya takutnya gara-gara ini ia menderita jantungan.


Diapun mulai menghitung"Ada domba 1 domba 2 domba 3 domba 4....."


berharap bisa cepat kembali.Ia juga berharap semoga ini hanya mimpi buruk.Kelamaan Fiona merasa hangat dari pelukan Rio.Ia merasa nyaman dan tidak lama kemudian jiwa Fiona kembali keraganya.


\*\*\*\*\*


Saat pagi hari Rio terbangun ia merasa tidurnya nyaman.Tidak seperti biasanya, ia tidur nyenyak seperti memeluk sesuatu.


"Apa aku bermimpi seperti aku tidur dengan seseorang ?Ah.. tidak mungkin.!"sambil mencoba mengingatnya namun ia tidak mengingat sama sekali hanya menggeleng kepala bingung.


\*\*\*\*\*

__ADS_1


Fiona yang masih terbayang kejadian semalam.Dia membenamkan mukanya diatas bantal merasa malu.Rasanya tidak ingin masuk sekolah.Tiba-tiba dia merasa malas bagaimana nanti kalau bertemu Rio.Dia tidak bisa membayangkan.


"Fiona bangun. nanti kamu telat masuk".teriak tante Stella dari luar kamar.Dengan langkah malas Fiona berjalan untuk mandi.Setelah selesai Fiona turun sarapan.Saat tante Stella melihat Fiona Ia terkejut melihat muka Fiona seperti zombie.


"Apa tidur kamu semalam tidak nyenyak ?"


"Hmm..tidak tante"jawab Fiona lesu.


\*\*\*\*\*


Didepan gerbang Fiona dihadang oleh tiga siswa cantik yang dari awal tidak suka dengan kedatangan Fiona.Tetapi Fiona hanya menatapnya menyuruh minggir.


"Maaf kalian menghalangi jalanku".


Namun tiga siswa itu malah tersenyum mengejek.Lalu salah satu dari mereka yang bernama Agni mendekati Fiona.


"Kamu fikir kamu cantik?? jangan mentang-mentang kamu anak pindahan bisa seenaknya disini!"katanya dengan gaya mengancam.


Fiona merasa kesal dengan mereka.Namun ia tidak mau mencari masalah karena ia baru dua hari masuk disekolah ini.Tanpa sengaja Fiona melihat pak Agus lewat .Fiona pun langsung memanggilnya.


"Sial !"umpat ketiganya sambil menendang pagar sekolah.Fiona tersenyum melihat mereka kesal.


"Mau sekalian bareng boleh pak?"tanyanya basa-basi.


"Boleh".


Pak Agus menuju ruangan guru sedangkan Fiona belok kanan menuju kelasnya.Diana tadi yang melihat Agni cs menghentikan Fiona pun jadi penasaran takut Fiona dibully mereka.


"Kamu di apain tadi sama Agni cs"dengan muka penasaran.Fiona duduk disampingnya sambil merapikan bukunya dilaci.


"Tidak ada "


"Kamu harus hati-hati sama mereka?"dengan nada cemas Diana memperingati Fiona.Fiona mengangguk mengiyahkan.


"Kalau kamu sampai berurusan sama mereka kamu bisa gawat"kata Diana sambil memperagakan tangan keleher.Fionapun merinding melihatnya.Segitu parahnya kah mereka membully.

__ADS_1


\*\*\*\*\*


Tiba- tiba ada suara keributan semua siswa berlari ke koridor kelas.Fiona yang belum terbiasa dengan sekolah barunya merasa heran.Diana yaang melihat Fiona hanya diam ditempat duduk lalu menariknya.


"Ada apa si Din?"tanyanya dengan muka bingung.


"kamu tidak tahu ya kalau di sekolah kita ada AFour ".Makin tidak mengerti Fiona hanya mengaruk kepala siapa itu AFour?


"AFour seperti di drama korea saja"sambil tertawa merasa konyol dengan kata Diana.


"Bukan gitu Fi..AFour sebutan untuk grup siswa lelaki yang paling tampan disini"


Apa AFour itu idola k-pop


Saat Fiona sedang berfikir keras. Ternyata AFour itu terdiri dari Rayhan sebagai leadernya dengan gaya charming memang dia berkarisma lalu disebelahnya ada Rio tidak kalah juga dia sangat berkarisma juga.dibelakang ada Kevin dengan gaya coolnya dan satu lagi Cakka dengan senyuman mautnya yang terkenal playboy.


Saat AFour lewat didepan Fiona,Rayhan meliriknya.Fiona ingin tertawa merasa konyol tidak menyangka tidak disini dan juga di Australia ternyata Rayhan populer.Ia pun akan merasa berat banyak saingan siapa sangka orang yang menurut Fiona cinta pertamanya sekaligus teman masa kecilnya banyak digemari para gadis.Saat pandangan Fiona terjatuh ke Rio dengan sekilas Rio menatapnya membuat Fiona malu lalu mengalihkan pandanganannya.


"Duh Fiona apa yang kamu lakukan?kenapa detak jantungnya berdetak begitu cepat "gumannya lalu balik badan sambil memegang dadanya.


\*\*\*\*\*


Saat istirahat Fiona dan Diana mau menuju keperpustakaan dari arah lawan dilihatnya Rio sedang jalan kearahnya.Ia langsung menarik Diana kembali tidak jadi keperpustakaan.Lama -lama ia heran sendiri kenapa seakan dia yang aneh .Menghindari Rio yang jelas Rio tidak akan tau kejadian semalam.Ia pun mengatur nafasnya kemudian menghirup lalu keluarkan.Diana pun heran dengan tingkah aneh Fiona.


\*\*\*\*\*


Langit yang cerah Rayhan sedang bersama gadis duduk di halaman sekolahan.Fiona pun merasa penasaran lalu mendekatinya mencoba menyapa Rayhan.


"Hai Rayhan.."sapa Fiona tersenyum renyah lalu duduk disebelahnya dan gadis disebelah Rayhan menatap Fiona dengan tatapan tidak suka.Rayhan menatap Fiona lalu pergi dengan cueknya.Lalu diikutin gadis itu lalu menoleh ke arah Fiona dengan senyum mengejek ditambah lagi gadis itu menggandeng tangan Rayhan.Membuat Fiona marah iapun mengepal tangannya .


"Dasar gadis genit sialan"umpatnya.


Fiona merasa kesal dengan sikap Rayhan yang dingin banget.Begitu cepat Rayhan berubah seolah tidak mengenal dirinya.


"Mungkin dia amnesia ?" guman Fiona sambil memandang punggung Rayhan pergi.

__ADS_1


Fiona pun teringat dengan gadis yang ia lihat di rumah Rayhan dan ternyata gadis itu gadis yang bersama sekarang dengan Rayhan.Ia pun merasa kesal karena cemburu lalu Fiona mencari Diana untuk bertanya siapa gadis yang bersama Rayhan.Dan dari kejauhan ada sepasang mata mengamati gerak-gerik Fiona,kemudian membisikkan sesuatu ke temannya.


__ADS_2