
Jatuh....dan terbangun lagi
Inikah yang harus aku alami....
Bagaikan burung kenari dalam sangkar...
Aku...ya aku dengan kesedihan ini...
Menangis dalam diam....
Berjalan menelusuri mall hanya mencari sebuah gaun untuk kepesta pertunangan.Dia tidak pernah merasa sesemangat ini dan segugup ini.Yang harus membuat dirinya mengelilingin setiap toko baju di mall hanya demi gaun yang cocok seperti yang dia mau.Hanya demi tampil cantik di pesta karena baginya ini bukan sembarang pesta pertunangan yang biasa.
Melainkan pesta yang akan menguras hati dan perasaan nya.Bagaimana tidak?dia harus hadir di acara orang yang dia cintai.Melihat laki-laki dambaan hatinya memakaikan cincin ke jari manis ke wanita lain yang tidak lain adalah temannya sendiri.Oh...tidak sungguh menyakitkan bukan.
Dia pun memutuskan untuk tampil secantik mungkin.Bukan karena ingin merebut Rayhan darinya tetapi untuk tidak terlihat menyedihkan.Berpenampilan yang berbeda dan berkesan yang akan membuat hati laki-laki tersebut akan merasa bersalah.Mungkinkah harus berpenampilan cantik dan sexy agar membuat dia menyesal karena sudah mencampakan?atau hanya ingin memberitahukan kepada mereka kalau dirinya cukup bahagia.
Fiona menunjukan sebuah senyum tipis dibibirnya,senyuman kepahitan harus menerima kenyataan yang sangat menyakitkan.Matanya tertuju ke sebuah gaun yang terpajang di patung.Gaun pencil black vintage one soulder itu menarik hati Fiona.Gaun yang dia mau,diapun tersenyum akhirnya menemukan yang diinginkan.Lalu menyuruh pelayan tersebut untuk membungkus gaun tersebut.
Setelah itu dia pergi ke salon dan menyuruh pegawai disana membuat dirinya secantik mungkin.Bukan hanya cantik namun juga berkesan.Pegawai tersebut memulai dengan langkah baru lalu dia memberi texnik eye make up deep syadow pada matanya dengan eyeshadow berwarna coklat netral.Lalu eyeliner wings menggunakan eyeliner glitter tidak lupa juga maskara agar mempercantik bulu matanya dan terlihat lentik.Untuk wajahnya menggunakan make up soft dan smooth.dan terakhir untuk bibirnya memberi garis pada bibirnya membentuk bibir plump dan sentuhan lipstik warna merah terang.
Setelah selesai Fiona menatap pantulan dirinya disana tidak percaya.Dia merasa kagum terlihat sangat berbeda.Penampilan cantik dengan gaun vintangenya dan gaya rambut kucir kuda dan make up yang sexy dan tegas.Dengan langkah pasti Fiona turun dari mobil diantar oleh tante Stella.Ada sedikit rasa khawatir di wajah tantenya.
"Apa kamu akan baik-baik saja?"tante Stella bertanya sebelum Fiona turun.Fiona menatap tantenya lalu menghela nafas panjang membuang keraguan dalam hati lalu mengangguk.
1....
__ADS_1
2....
3...
Fiona berjalan memasuki pesta tersebut.Pesta out door yang mewah dan penuh bunga.Berkonsep modern rustic garden dengan pemandangan kolam renang ditengah-tengah acara tersebut menambah suasana indah.
Didepan kolam renang berdiri gapura venue amfiteater berdesain ala eropa.Bunga dominan putih menghiasi setiap sisi venue.Cahaya lilin yang bertata rapi disetiap sudut venue dan kursi tamu menambah suasana romantis.Dan ada beberapa juga lilin yang mengambang di kolam renang.
Membuat para tamu berdecak kagum,setelah menunjukan surat undangan.Mereka duduk dikursi yang sudah disediakan.Fiona duduk disebelah Diana.Tidak lama kemudian mc di acara tersebut memanggil para calon tunangan.Langkah anggun dan elegan Angel memasuki area tersebut dengan kebaya putih tanpa lengan dan rambut disanggul membuat dia terlihat seperti peri.
Disebelah kanan Rayhan melangkah maju dengan baju setelan jas berwarna putih senada dengan kebaya Angel.Menambah penampilan terlihat tampan dan fresh.Para tamu berdiri menyambut pasangan tersebut dengan tepuk tangan yang applause meriah.
"Mereka terlihat sangat serasi ya?"ujar Diana membuat Fiona terpaksa tersenyum tipis dari bibirnya sambil bertepuk tangan tidak semangat.
"Angela Putri ..aku mengikat engkau sebagai tunanganku dan memberikan serta cincin ini sebagai tanda cintaku kepadamu"ujar Rayhan mengucap janji terlihat gugup,tetapi berhasil mengucapkan.Angel tersenyum bahagia terlihat jelas wajahnya yang merona sambil mengucapkan janji juga.
Angel dan Rayhan turun berhambur dengan para tamu.Diana menghampiri Angel dengan senyum bahagia."Selamat atas pertunangan kamu"
"Makasih Diana" sambil memeluk Diana.Fiona menghela nafas mengatur hatinya.Dengan langkah hati-hati dia menghampiri Angel dan tersenyum palsu.
"Selamat Angel akhirnya kalian bertunangan"
"Makasih Fiona"sambil memeluknya.
"Kalian di sini dulu saya mau kesana...semoga kalian menikmati acaranya"ujar Angel lalu pergi menemui calon mertuannya.
Apa aku salah merasa sedih diatas kebahagian orang lain?tanya dirinya dalam hati.Fiona mengambil minuman di atas meja.
"Itu wine tidak seharusnya kamu meminum itu"ujar suara yang menyakiti hatinya.Fiona menoleh memandang laki-laki tersebut.Dengan tatapan buruk sangka.Kenapa kau menghampiriku setelah bertunangan?apa kau akan mengatakan aku bahagia sekarang Fiona?.
__ADS_1
"Kamu meminum ini saja"kata laki-laki itu yang tidak lain Rayhan sambil menyodorkan segelas jus.Fiona hanya menatap lurus ke minuman tersebut.Apa yang kamu lakukan apa menghawatirkan aku akan mabuk dan mengacau acara pertunangan mu.Fiona hanya tersenyum mencibir.
"Tenang minuman ini hanya jus jeruk tidak ada apa-apanya"ujar Rayhan menyakinkan Fiona.Fiona mengambil minuman tersebut lalu membalik badan.
"Kamu terlihat sangat cantik dengan gaun itu"guman Rayhan pelan membuat langkah Fiona terhenti.Dalam hati berkata apa aku cukup cantik dan membuat kamu mengakhiri pertunangan ini?.Hah pertanyaan yang konyol.Deg!hatinya merasakan sakit yang amat dalam.
Sebelum Fiona pergi menjauh dari Rayhan dia menoleh sebentar lalu tersenyum tipis"Terimakasih atas pujianmu".
Matanya terasa panas dia tidak bisa menahan nya lagi.Cairan bening membasahi pipinya.Fiona duduk disebuah taman tidak jauh dari acara tersebut.Sambil memegang dadanya yang sakit.Dia merasa bodoh.Kenapa harus hadir dan bersikap tangguh ?padahal sudah tahu jika akan menghancurkan hatinya buat dirinya menyedihkan.Merasa percuma berpenampilan cantik dan sexy tetap saja itu tidak akan mengubah apapun.
"Apakah aku sangat bodoh?"sambil mengusap air matanya.Langkah sepatu mendekati Fiona.
"Bolehkah aku duduk disini?"tanyanya.Fiona menoleh merasa kecewa.Laki-laki tersebut duduk disamping Fiona.
"Aku ingin sendiri Rio.Lebih baik kamu masuk kedalam"
"Tidak baik membiarkan seorang gadis sendiri di taman"Fiona menatap Rio dengan tatapan apa-pedulinya-kamu?.Rio memalingkan wajahnya dia merasa gugup ditatap oleh Fiona.
"Rio apa aku terlihat cantik?"tanya Fiona secara tiba-tiba.Rio terkejut perluka aku menjawab dalam hati berkata.Kamu sangat cantik sehingga membuat diriku tidak berhenti melihatmu.Gaunmu yang sangat sexy menampilkan setiap lekukan tubuhmu membuat diriku ingin membungkus mu dan marah karena banyak laki-laki yang melirikmu.Apakah kamu puas membuat diriku tidak berdaya?tetapi hanya bisa diucapkan dalam hati.
"Kamu sangat jelek tidak cantik apa lagi gaunmu membuat sakit mataku?"ujar Rio terbalik dari suara hatinya sambil melepaskan jas lalu memakaikan ke Fiona.
Fiona cemberut kecewa mendengar jawaban Rio."Memang salah aku bertanya sama kamu?"ujarnya berdiri.
"Mau kemana?"
"Pulang"ketus Fiona.
Rio menarik tangan Fiona "Aku antar pulang"ujarnya lalu menuju parkiran mobil.
__ADS_1