
Seusai upacara bendera, Mika langsung masuk kelas dan duduk menatap buku cetak Bahasa Indonesia. Membolak-balik halaman sebentar lalu membatu di satu halaman terpilih. Mika tidak sedang membaca buku, tapi ia sedang mencoba membaca gelagat aneh Raka pagi ini saat Upacara Bendera.
Raka terlihat jutek pada Mika, tidak seperti biasanya. Bahkan 3 kali bersitatap dengan Raka, tapi Raka tak sekalipun membalas senyum Mika. Ini sungguh, aneh.
Apa Raka sedang bad mood, ya. Tapi tadi aku lihat Raka masih ngobrol dengan senyuman manisnya sama Miko. Aduh, mana aku jadi canggung gini, gak berani nengok ke arah Raka. Gimana ini, masak iya aku cuma nengok ke kiri doang seharian, bisa kram leherku. hiks.
Mika masih terdiam cukup lama, sampai seorang guru masuk dan mulai menjelaskan pelajaran Bahasa Indonesia. Mika masih menatap ke depan dengan pandangan kosong, Mika masih penasaran perubahan sikap Raka padanya pagi ini.
__ADS_1
Mika tiba-tiba teringat sosok Dandi tadi pagi, cowok nyebelin yang sangat mengejutkan Mika. Datang darimana coba cowok tadi. huft. Karena kecerobohan Mika kemarin sore, Dandi jadi tau kosan Mika dimana. Dan kemungkinan Dandi memang sengaja menguntit Mika tadi pagi.
Coba kalau Mika kemarin berpikir lagi, dia bisa saja kan pura-pura ngekos di kosan Caca di ujung jalan, atau belok ke kiri ke arah kosan Leni. Kalau begini cowok ngeselin itu pasti bisa aja tiba-tiba nongol kayak tadi. Mengerikan.
Eh, apa Raka ngeliat aku sama Dandi tadi pagi, ya. Makanya dia jutek begini. Duh, aku tadi sampai lupa sama Raka. Gegara Lalat ganteng tadi, aku melewatkan momen yang mungkin akan membahagiakan sepanjang hariku sama Raka. Kalau benar Raka tadi badmood setelah liat aku sama cowok lain. Apa dia sedang menunjukkan kalau dia cemburu sekarang?
Senyum sumringah memenuhi wajah Mika, Mata Raka yang memperhatikan Mika sedari tadi menyipit kesal.
__ADS_1
Mika saat ini malah berpikir bahwa kedatangan Dandi ada gunanya juga di hidup Mika. Mika teringat kata dari seorang teman, terkadang seseorang butuh pancingan kecemburuan dulu baru bisa menyatakan cinta. Ternyata lalat ganteng itu berguna juga, sekarang aku jadi tau perasaan Raka sebenarnya. Raka pasti sedang cemburu makanya jutek sama aku. hihihi. Ya Tuhan, apakah secepat ini doaku terkabul? Cintaku tak bertepuk sebelah tangan lagi.
Wajah Mika merona saat memikirkan gaya Raka menyatakan cinta, otak Mika memutar beberapa adegan impiannya.
Akhirnya walaupun wajahku begini aja, aku bisa menggapai impianku dekat dengan cowok keren. Nancy pasti akan sangat kesal kalau aku jadian sama Raka, secara dia adalah orang yang sudah memastikan wajah sepertiku tak mungkin akan punya pacar. Mika tersenyum penuh kemenangan. Padahal apa yang Mika bayangkan belum tentu terjadi dimasa depan, tapi jika sudah menyangkut Nancy, Mika pasti akan memperjuangkan harga diri. Mika akan berjuang untuk bisa jadian dengan Raka. Mika akan memanfaatkan Dandi.
Rencana sempurna, Mika akan membantu Rania dekat dengan Dandi, sementara Dandi akan dimanfaatkan Mika untuk membuat Raka cemburu, akhirnya Raka menyatakan cinta pada Mika.
__ADS_1
Baiklah Raka, aku tak akan mengganggumu hari ini, aku akan memberimu kesempatan menikmati rasa cemburumu. Semoga kamu segera menyadari kalau kamu suka sama aku. Mika
Huft, apa Mika segitu bahagiannya, dia bahkan tak menolehku sama sekali, dan wajahnya merona bahagia sepanjang hari. Baiklah, semoga kamu bahagia dengan lelaki itu Mika yang manis. Raka