
Dandi jengah ketika pertama kali menatap isi ruangan. Tak ada Bu Maharani di sana, hanya ada gadis-gadis centil dan seorang pria yang diperbudak jadi juru kamera.
Wajah kesal Dandi tak dapat disembunyikan. Dandi sudah tau apa yang akan terjadi selanjutnya, Dekor dan suasana romantis yang menyilapkan mata sudah memberitahu Dandi semuanya.
Bagaimanapun Dandi sudah sangat berpengalaman, 15 kali wanita mengungkapkan cinta padanya. Kurang lebih Dandi sudah hapal di luar kepala gelagat mereka. Walaupun ini kali pertama terniat sekali sampai mendekor ulang ruangan kelas. Namun malah norak di mata Dandi.
Dandi berbalik, setelah terdengar suara pintu di kunci dari luar, Dandi mencoba menggerakkan handel pintu 3 kali. Lalu mendengus kesal.
2 gadis mendekat, tangan mereka sudah terulur hampir menyentuh tangan Dandi.
"Berhenti!", Dandi menyadari apa yang akan dilakukan 2 gadis di sampingnya.
"Hehe, kak, ayo ke sana", gadis berpakaian mini tersenyum dan mengarahkan pandangannya ke tengah.
"Sudah, pergilah gua bisa jalan sendiri", Dandi berbicara lugas.
2 gadis itupun menyingkir tanpa melepaskan pandangannya sedikitpun dari wajah menawan milik Dandi.
Langkah kaki Dandi terhenti di depan seorang gadis yang kini hanya terlihat punggung dengan rambut blonde panjang terurai jatuh. Gadis itu membelakangi Dandi. Gadis dihadapannya menggunakan rok mini yang dipaduan jaket jeans. Tubuh gadis itu ramping, wangi dan memiliki kaki jenjang nan mulus nyaris tanpa noda.
Dandi berdehem.
__ADS_1
"Siapa kamu!" Dandi masih jutek.
***
Live streaming berjudul "bersatunya pangeran dan putri Univ Cendekia" berhasil menarik banyak perhatian, ya, adegan penembakan kali ini disiarkan langsung melalui akun sosmed milik Vanya. Itu dikarenakan Vanya sangat yakin Dandi akan menerima dan sekaligus menyatakan jika dia berhasil menegaskan dirinya sebagai wanita populer pendatang baru di kampus megah itu.
Namun ternyata, live streaming itu malah jadi hal paling memalukan yang menjadi bahan pembicaraan seantero kampus.
Karena Dandi malah mengatakan hal yang membuat pemirsa live streaming penasaran.
Vanya terus mengingat kejadian saat Vanya berbalik dan memperkenalkan diri. Harusnya Dandi terpesona, kan. Kenapa Dandi malah menyebalkan begitu.
Vanya deg-deg an sekali saat Dandi bertanya siapa dirinya. Vanya dengan senyum merona berbalik badan dan langsung memberikan buket bunga pada Dandi. Perlahan bibir mungil berlipstik coral constant itu memperkenalkan diri.
Lalu kata-kata Dandi bagai petir menyambar bumi, "Lo gak perlu repot-repot bikin beginian, karena gua udah nemuin seseorang yang lebih baik dari siapapun untuk hati gua, jadi will be better Lo fokus ke kuliah Lo yang masih panjang itu. Udah, gua pamit, permisi!" Dandi berbalik dan saat tangannya hendak memegang handel pintu, pintu itu sudah terbuka lebih dulu, Roby yang muncul dari belakang daun pintu.
"Thanks Rob," Dandi menepuk bahu Dandi lalu pergi tanpa menoleh. Roby yang bingung hanya meninggalkan senyum pada si gadis cantik sebelum mengikuti langkah Dandi.
Vanya membanting bunga di genggamannya, lalu berteriak marah ke arah kamera.
"Matiin", wajah Vanya sudah memerah karena emosi, bagaimana bisa dia dipermalukan seperti ini.
__ADS_1
"Siapa yang kemarin bilang kalau Dandi gak pernah nolak cewek?!!!" Vanya menuding 5 gadis yang ada di ruangan itu.
Gadis-gadis itu hanya diam dan saling pandang. lalu seorang gadis menjawab, "Kabar yang beredar begitu Nya, semua orang juga tahu, kan".
Vanya menarik keras bagian depan baju gadis itu, Vanya memang bukan gadis yang lembut, dia bisa sekasar itu pada orang lain karena orangtuanya tak pernah memarahinya sekalipun.
"Sekarang, Lo, beresin semua kekacauan ini, atau gua minta papa gua cabut beasiswa Lo," Ancam Vanya pada gadis berambut sebahu itu.
Mala hanya terdiam, dia mengingat bahwa Vanya sungguh bisa melalukan itu, tetapi kenapa hanya dia yang harus membereskan masalah ini, bukankah Vanya sendiri yang ngotot live streaming. Ngeselin.
Bagaimanapun live streaming sudah berjalan, sudah banyak yang merekam dan membagikan ulang, karena semua penasaran siapa wanita yang di maksut Dandi. Sebenarnya hanya 20% yang fokus ke wajah cantik dan amarah Vanya di akhir. Lainnya hanya fokus dengan pengganti Kimi di hati Dandi.
Siapa?
Siapa?
Siapaa?
Siapa yang mampu mematahkan hati ribuan cewek, awas aja kalau gak lebih cantik dari gue!
Tulis sebuah akun sosmed yang ikut membagikan rekaman ulang penembakan gagal itu.
__ADS_1
Rania, membaca status tersebut. Namun tak membuka video pendek di tautannya.