Hey, My Sweet Window!

Hey, My Sweet Window!
Obrolan Pagi


__ADS_3

Tidur pertama Dandi di kosan baru ternyata membuatnya lelap. Karena memang kamar ini dibuat senyaman mungkin oleh tantenya.


Dandi menguap menyapa pagi. Sinar mentari pagi menerobos masuk melalui jendela kaca permanen. Dengan malas Dandi keluar menuju kamar mandi, menyelesaikan mandi lalu berganti pakaian.


Dia mengecek Hp, hari ini free, tidak ada mata kuliah, jadi dia ingin bermalas-malasan saja sepanjang hari.


Dandi membuka aplikasi pengantar makanan, memesan sarapan favorit, setelah sebelumnya mengotak-atik alamat penerima yang sekarang.


Setelah selesai Dandi menuju jendela permanen dan melihat beberapa gadis mondar mandir di kebun sebelah, ada yang sedang menjemur pakaian, menjemur sepatu, menyapu halaman dekat pohon jambu, dan satu sosok tertangkap, Dandi familiar dengan wajah itu, Gadis Pohon Jambu. Gadis itu bersandar di tembok dengan sebelah kaki menekuk menempel di tembok. Selembar handuk tersampir di bahu. Rambut yang nampak berantakan di kucir tinggi, khas rambut bangun tidur. Dia juga memegang gayung berisi sikat gigi dan sabun. Gadis itu bengong sambil memperhatikan teman-teman kos mondar-mandir. Seperti terlihat dia sedang antri kamar mandi.


Namun, Dandi tak melihat ada kamar mandi di luar, mungkin seluruh aktivitas kosan wanita di sebelah ada di dalam, tapi kenapa anak ini di luar, nampak berantakan pula. Seperti apa rupa dalam kosan itu, kenapa sampai menunggu di luar, pikiran dia berkelana. Hal yang mengejutkan terjadi, seseorang menyapa gadis tanpa nama itu. Dandi mengernyitkan dahi, "Bukankah itu Rania?", gumamnya.

__ADS_1


Apa dia juga ngekos di sana?


Setelah terlihat berbincang beberapa saat, Rania dan gadis pohon jambu itu masuk. Kemudian tidak terlihat aktivitas lagi di kosan samping, Dandi melirik jam, 06.30. Mungkin semua penghuni kos sebelah sudah pergi ke kepentingan masing-masing.


Lokasi kos Dandi saat ini memang terletak di antara 3 gedung pendidikan favorit. SMP 1 Kota xx, SMA 1 Kota XX dan Universitas Cendekia. Tak heran jika Kosan di sini sudah seperti rumput liar yang tumbuh di setiap ruang kosong. Warung makan menjamur, toko/kios kecil juga nampak di beberapa sudut. Penjaja makanan kaki lima pun tak kalah banyak, cilok, siomay, batagor, tekwan, bakso, mie ayam, nasi goreng setiap hari lewat di kawasan ini.


Sebelumnya Dandi ngekos di Area belakang kampus, yang cenderung sepi dan mudah menemukan kamar kosong di sana. Tapi untuk di Area ini, jika bukan karena kosan ini milik tantenya mustahil dia bisa pindah di pertengahan tahun pelajaran berjalan. Karena sudah dipastikan seluruh kosan full dari hari pertama tahun ajaran baru dimulai. Rata-rata penghuni kosan di area ini siswa-siswi SMP, SMA, dan sebagian kecil mahasiswa.


Dandi menyambar HP dan memutar video konyol kemarin. Lihat, enggak mungkin, kan, dia anak SMP. Ah, masa iya aku tertarik sama anak SMP. Cekikikan memandangi HPnya berulang, sampai sebuah panggilan dari nomor tak dikenal masuk, Dandi menjawab.


"Iya Bang, saya keluar", suara Dandi membalas suara di seberang.

__ADS_1


Bang Ojol pengantar makanan datang.


"Masnya pindah ke sini, ya, sekarang?"


Dandi hanya menjawab dengan senyuman sembari memberi ongkos tips tukang Ojol tersebut. Ternyata dia tukang ojek online yang beberapa kali mengantar makanan pada Dandi di beberala lokasi berbeda.


"Mas, mas ini pindah-pindah terus kayak kucing beranak aja... haha", garing. Dia mencoba bercanda dengan Dandi yang sebelum-sebelumnya tidak pernah menggubris obrolan ojol. Kali ini Dandi menjawab dengan tergelak. Pesona pria muda itu langsung terpancar, hidung mancung dan wajah halus memperjelas garis ketampanan hakiki Dandi Hilman.


"Makasih, ya, Bang," seru Dandi kemudian.


Ojol itupun berlalu.

__ADS_1


Dandi masih mengingat kata, 'kucing beranak'. Tergelak lagi ketika mengingat kebiasaannya pindah-pindah kosan. Penyebabnya tentu mantan-mantan pacar Dandi yang selalu saja merengek di depan kosan meminta balikan. Membuat Dandi risih, sehingga Dandi pikir dengan dia berpindah tempat maka akan mempertegas status mantan yang hanyalah MANTAN, sudah ditinggalkan, baik diri maupun kenangan manis, seperti kamar kosnya.


__ADS_2