
Kabar penembakan gagal tadi sudah sampai di telinga Rania. Rania tak menyangka status yang ia baca kemarin adalah momen dimana Dandi menyatakan perasaan padanya secara tidak langsung.
Rania terus mengulang-ulang video penembakan gagal itu berkali-kali. Dalam hati Rania musim bunga sudah tiba, bermekaran dimana-mana. senyumnya terpancar sangat cantik, begitu mempesona.
Rania berada di taman kampus hari ini, ia bersama Oci, kawan satu jurusan. Barusaja teman Rania menunjukkan fakta mengejutkan, pertama kalinya Dandi nolak cewek. Dan berdasarkan gosip yang beredar, sosok yang ditolak Dandi adalah seorang gadis cantik adik tingkat Rania.
Rania sangat antusias menonton ulang video yang diperlihatkan Oci, lalu menggunakan akun dan ponselnya sendiri menjelajahi dunia maya untuk menemukan video itu. Setelah ketemu, Rania mengulang hanya di menit Dandi mengatakan jika Dandi sudah menemukan tambatan hati, yang Rania yakini adalah dirinya. Hati Rania meleleh, saking senengnya.
Sementara Oci yang memperhatikan mulai khawatir.
"Ran... Dandi beneran deketin kamu?" Oci menanyakan rasa penasarannya.
Rania hanya mengangguk, dia masih memperhatikan video di ponselnya.
"Apa gadis yang dimaksut Dandi itu kamu?" Oci kembali melayangkan pertanyaan.
Rania menjawab dengan senyuman sejuta watt. "Umm... gimana ya, iya kayaknya. hehe"
Mimik wajah Oci tak terlihat terkejut, justru menampakkan mimik wajah penasaran dan ragu.
Rania menjawab tatapan Oci dengan cerita tentang Dandi. Dari Dandi yang tiba-tiba ada di area kosannya, di toko tempat biasa Rania membeli barang, stalking medsos dan banyak lagi cerita yang sedikit hiperbola.
__ADS_1
Oci mendengarkan dengan hikmat, responnya kali ini lain dari biasanya. Apa benar Dandi sudah bisa move on dari pacar pertamanya?
Oci dengar dari teman nongkrong yang dulu dekat dengan Kimi, dan membandingkan apa yang ada di diri Rania saat ini, Rania sangat jauh berbeda dengan wanita yang dicintai Dandi. Dari segi apapun.
Justru wanita yang viral di video kemarin yang punya sedikit kesamaan fisik dengan Kimi. Atau Dandi menolak wanita kemarin karena mirip dengan mantannya itu, ya. Oci menerka-nerka.
Oci menghormati Rania dan menyimpan rapat-rapat informasi dipikirannya saat ini. Oci tak mau Rania kecewa. Tapi yang jelas untuk Oci, sosok Rania jelas meragukan untuk jadi wanita pengganti Kimi. Atau Dandi mengubah seleranya, ya, kali ini. Oci pun berharap, jika memang Rania dipilih Dandi kali ini, itu bukan untuk pelarian. Tapi benar-benar seperti apa yang Dandi ucapkan di video viral itu.
***
Pukul 15.00 di kosan Alaka.
"Mikaaa...", Rania menuju kamar Mika yang terbuka. Mika barusaja kembali dari kebun belakang. Hari ini Raka tak masuk sekolah, jadi sudah dipastikan Raka gak akan main bola di lapangan belakang.
"Kak, Raaaaaaan...." Mika menjerit.
"Hahaha... Mika... lihat deh, lihat deh", Rania menyodorkan ponsel, layar ponselnya menyala. Di sana ada video yang sedari pagi menyita perhatian Rania.
Mika memperhatikan isi video, tapi Mika tak paham video apa itu. Mika menatap Rania sambil mengernyit.
"Ya ampuuun. Mika, masak kamu gak inget cowok yang ada di video itu? Yang ketemu di Toko Pojok waktu sore tempo hari itu, lho... Dandi," Rania menjelaskan.
__ADS_1
"Hah?" Mika kembali menatap layar ponsel..
"Ih, dasar kamu, tu, ya" Rania mencubit gemas Mika.
Mika mengusap bekas cubitan Rania. "Yaelah kak, aku kan gak sedeket itu sama kak Dandi, jadi ya gak mudenglah wajahnya seperti apa kalau nampak samping gini, apalagi dari layar sekecil ini. hehe" Mika beralasan. Padahal tadi saat pertama kali melihat Mika sudah tahu itu si kakak resek yang suka banget ngejahilin Mika. Cuma Mika tak tertarik sedikitpun saat melihat videonya.
"Jadi Dandi udah nemuin pengganti Kimi", Rania tersenyum.
"Apa? Loh, kenapa kakak malah senyum? Bukannya kakak harusnya patah hati, ya?" Mika asal saja ngomong.
"Karena, pengganti Kimi itu kakak," Rania pede luar biasa.
Mika yang tadinya sedikit antusias jadi malas meneruskan pembicaraan. Kalau sudah kepedean gini, panjang urusannya, bisa-bisa sampai besok pagi Mika harus dengerin celotehan Rania. Namun, Mika jadi penasaran lebih dalam soal Kimi. Rania hanya pernah cerita sedikit tentang Kimi.
"Kak, emang kakak udah tau kenapa dari sekian banyak pacar kak Dandi, cuma kak Kimi yang kayaknya membekas banget gitu. Sampe dicariin gantinya segala." Mika penasaran.
"Umm... katanya sih Kimi itu pacar Dandi sejak kelas 1 SMA, mereka di sini kuliah bareng. so sweet ya" Rania membumbui kisah manis Dandi dan Kimi dengan senyuman.
Mika mengangguk. "Lah, terus kenapa putus? Terus kak Kiminya dimana sekarang?"
"Katanya Kimi ke Ibu kota, waktu itu emang ada kontes kecantikan di kampus, si Kimi juara I, waktu itu kakak ikut nonton acaranya. Kimi cantiknya luar dalam, kakak aja dulu sampai terpesona sama cantik dan anggunnya dia. Setelah kontes itu, kata gosip yang beredar, Kimi ikut Agensi model ke Jakarta, dan denger-denger dia nikah sama si agen itu. Makanya Dandi kecewa banget." Rania menyudahi cerita panjangnya.
__ADS_1
"Oh, gitu ya... menyedihkan juga ya kisah kak Dandi," Mika merespon.
Karena kisah kamu begitu pelik, kak, besok aku akan bersikap agak baik dikit ke kamu, deh. cuma rasa prihatin tapi ya, gak lebih. Mika.