Jangan Bilang Aku Selingkuh

Jangan Bilang Aku Selingkuh
Part 36


__ADS_3

Flashback on Andes


Andes merupakan pemilik dari Abyan gadget yang cukup terkenal dan sudah memiliki cabang dimana - dimana. Abyan singkatan dari nama Andes dan Brian, karena dari gabungan nama itu lah membuatnya menjadi semangat menjalankan usahanya.


Andes memilih usaha di bidang Gadget karena gadget termasuk jenis dagangan yang saat ini paling laris untuk diperjual belikan, seperti aneka macam handphone, komputer, tablet, serta peralatan elektronik lainnya yang tentunya tidak terlepas dari minat masyarakat di berbagai kalangan.


Andes adalah seorang pemuda pekerja keras, dan memiliki paras yang cukup tampan. Andes merupakan pemuda yang memiliki kepribadian yang sangat baik serta taat dalam beribadah, ia pun sama sekali tidak pernah dekat dengan perempuan mana pun karena hari - harinya, ia gunakan untuk bekerja dan bekerja.


Andes sedari kecil hidup serba kekurangan semenjak orang tuanya meninggalkannya dan menjadi tulang punggung keluarga semenjak usianya yang masih kecil. Namun Andes sama sekali tidak menyesali dan mengeluh sedikit pun, karena nasibnya yang begitu malang harus hidup serba kekurangan dan harus memintanya untuk bekerja keras demi bertahan hidup.


Andes begitu sangat menyayangi adiknya karena Brian lah keluarga satu - satunya yang ia punya, dan Brian lah yang menjadi motivasinya untuk menjadi pengusaha yang di bilang cukup sukses saat ini.


Andes merintis usahanya dari nol, dari yang tidak punya apa - apa. Bahkan apapun pekerjaannya, ia akan kerjakan dengan baik dan Andes dalam bekerja mengutamakan kejujuran sehingga ia sangat di sukai dalam bekerja. Andes bekerja siang malam agar Adiknya bisa hidup mewah tanpa kekurangan seperti teman seumurannya. Andes pun tidak pernah mengeluh sedikit pun meskipun terkadang letih melanda di tubuhnya.


Andes yang saat itu memiliki tabungan dari hasil kerja kerasnya yang ia kumpulkan bertahun - tahun, memulai usaha kecil - kecilan sehingga sedikit demi sedikit menjadi berkembang dan maju. Maka oleh sebab itu lah usahanya diberi nama Abyan Gadget yaitu gabungan nama Andes dan adiknya.


Andes menikahi Andin 7 tahun yang lalu atas permintaan orang tua Andin yang memohon kepada Andes untuk menutup aib keluarganya.


Andes kala itu pernah berutang budi dengan orang tua Andin, saat Brian sakit parah dan membutuhkan banyak uang untuk membiayai Rumah sakitnya. Karena saat itu, Andes belum memiliki cukup uang untuk biaya Rumah sakit adiknya Brian.


Orang tua Andin pun waktu itu bersedia membantunya dengan ikhlas tanpa meminta di kembalikan uang biaya Rumah sakit yang telah ia keluarkan. Andes pun menyetujuinya dan mengucapkan terimakasih sebesar - besarnya kepada orang tua Andin dan Andes berniat apabila suatu saat orang tua Andin membutuhkan bantuannya, akan segera membantunya apapun itu.


Sehingga dari itu lah Andes ingin membalas budi atas kemurahan hati orang tua Andin beberapa tahun yang lalu dengan cara menikahi Andin meskipun dengan sedikit terpaksa.

__ADS_1


Andes pun ikhlas dan berusaha menerima segala kekurangan yang dimiliki istrinya, walaupun saat itu Andin pernah di perk**a oleh seseorang yang tidak Andin kenal sebelumnya bahkan anak pertama dari pernikahannya dengan Andes bukanlah anak Andes. Namun Andes dengan lapang hati menerima anak tersebut sebagai anak kandungnya dan tidak membeda - bedakan kasih sayangnya sedikitpun.


Andes menikahi Andin tidak berdasarkan cinta sama sekali, namun seiringnya waktu dan seringnya bertemu akhirnya ia bisa mencintai istrinya meskipun istrinya sama sekali tidak mencintainya.


Usaha Andes awal pertama ia menikah dengan Andin sudah mengalami kemajuan, dan semenjak lahir anak pertamanya Andin lah usahanya lama kelamaan menjadi maju, itu pun tanpa bantuan orang tua Andin.


Andin merupakan kakak kelas Brian, Andin sewaktu sekolah pun pernah terang - terangan mengungkapkan perasaannya kepada Brian, namun Brian sama sekali tidak menanggapinya dan selalu menolak cintanya Andin. Oleh sebab itu, Andin bertekat untuk membuat hidup Brian menderita karena telah menolak cintanya.


Setelah menikah Andin meminta Andes untuk membelikan rumah untuknya karena ia beralasan ingin hidup mandiri berdua tanpa ada Brian. Andes pun menuruti semua keinginan Andin dengan syarat ia masih tetap membiayai uang sekolah adiknya.


Flashback off


****


Andes saat ini sedang menjemput anaknya Andin yang bernama Raka ke sekolah. Raka yang baru keluar dari kelasnya segera berlari mendekati Andes yang sudah berada di gerbang sekolah untuk menjemput anaknya.


"Maafkan Papa sayang," ucap Andes menggendong Raka lalu segera menciumnya.


"Papa ....! Mama kemana Pa? kenapa Mama tidak pernah sama sekali menjemput aku ke sekolah," ucap Raka sedih.


Andes menatap Raka dengan begitu iba, ia merasakan apa yang ia rasakan sewaktu kecil maka dari itu, ia sama sekali tidak pernah membedakan kasih sayang anak kandungnya dengan Raka.


"Mama lagi sibuk sayang karena mengurus adik bayi kamu, makanya Mama tidak bisa menjemputmu," ucap Andes mengingatkan Raka agar tidak terlalu bersedih. "Lagian anak Papa tidak boleh sedih, sekarang Papa akan ajak Raka jalan - jalan ya, agar Raka tidak sedih lagi," hibur Andes.

__ADS_1


"Hore, terimakasih Papa sayang," ucap Raka meloncat kegirangan.


Andes membawa Raka ke tempat bermain anak - anak, disana ia dapat melihat Raka yang begitu kegirangan mencoba setiap permainan yang ada disana. Setelah sekian jam lamanya dan Raka pun sudah sedikit bosan.


"Kita makan ya sayang, Papa lapar," ucap Andes yang saat itu memang belum makan siang sama sekali.


"Oke Papa," ucap Raka.


Andes melangkahkan kakinya meninggalkan wahana bermain dan segera menuju ke kafe yang dekat dengan wahana tersebut. Andes pun segera memesan beberapa menu yang ada di kafe tersebut, karena ia yang begitu sangat lapar.


Pesanan pun akhirnya datang, Andes dan Raka segera memakannya. Namun baru separuh Andes memakan makanannya, matanya tidak sengaja melirik ke arah istrinya yang saat itu sedang bersama lelaki lain.


Andes terpana menatap ke arah istrinya saat ini, kala Andin menuju pintu keluar dari kafe bersama dengan Radit. Andes mengepalkan tangannya melihat kelakuan istrinya berselingkuh dengan lelaki lain.


Andes bangkit dari tempat duduknya dan ingin menghajar selingkuhan dari istrinya, namun baru beberapa langkah ia berjalan, Raka memanggilnya. Sehingga Andes menghentikan niatnya untuk mengejar Andin.


Andes menatap Raka yang saat ini berada di hadapannya, ia tidak mungkin meninggalkan anaknya sendiri disini demi mengejar Andin dan selingkuhannya. Andes pun tidak ingin, Raka mengetahui perselingkuhan Mamanya karena itu nantinya akan berdampak ke pisik anaknya. Maka dari itu, Andes mencoba mengalah dan mengurungkan niatnya mengejar Andin.


"Papa kenapa?" tanya Raka yang sedari tadi menatap Papanya yang seperti orang menahan emosi.


Andes pun segera meredamkan emosi yang ada pada dirinya saat ini, ia tidak mungkin membiarkan emosinya menyakiti anaknya.


"Papa tidak apa - apa sayang," ucap Andes dengan tersenyum untuk menutupi emosinya. "Ya sudah, habiskan segera makanannya," perintah Andes dan Raka hanya mengiyakan.

__ADS_1


...........


Jangan lupa like dan komennya all, karena komen dari kalian menjadi penyemangat untuk menulis agar bisa menjadi lebih baik lagi.


__ADS_2