Jangan Bilang Aku Selingkuh

Jangan Bilang Aku Selingkuh
Part 47


__ADS_3

"Bri, lu lihat sana," tunjuk Aditya yang saat itu melihat Bella baru turun dari mobil Arya.


Brian menatap Bella yang saat itu sedang bermesraan dengan Arya. Brian merasa tidak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini, dimana saat itu Brian melihat Bella yang sedang di rangkul pinggangnya oleh Arya.


Aditya menatap sahabatnya yang saat ini sedang memendam emosi. Arya merasa begitu bersalah telah memberitahu sahabatnya, andai saja ia tidak memberitahukannya mungkin hal ini tidak akan terjadi.


"Gue kesana dulu," tunjuk Brian kearah dimana Bella berada.


Aditya hanya mengiyakan tanpa berani ikut campur lebih jauh lagi mengenai masalah hubungan percintaan sahabatnya. Aditya masih menyeruput kopi yang ada di hadapannya, sambil memperhatikan Brian yang baru saja keluar menemui Bella yang saat itu berada diluar cafe.


Brian melangkahkan kakinya menuju ke arah Bella, hari ini kesabarannya sudah sampai pada batasnya. Brian merasa menjadi lelaki yang paling bodoh yang mau saja di bohongi oleh wanita, hari ini ia ingin menuntaskan masalahnya dengan Bella. Brian tidak ingin harga dirinya terinjak - injak oleh sikap wanita yang tidak berperasaan seperti Bella.


Brian saat ini sudah berdiri menatap Bella yang saat ini ada di hadapannya. Bella yang saat itu masih di rangkul oleh Arya, akibat kakinya terpeleset tadi merasa posisi berdirinya tidak seimbang hingga Arya merangkul pinggul Bella agar Bella tidak terjatuh. Namun berbeda dengan persepsi yang di lihat dimata Brian saat ini, ia begitu sakit hati melihat wanitanya dalam dekapan orang lain sehingga membuatnya begitu sangat emosi.

__ADS_1


"Ikut gue," ucap Brian menarik pergelangan tangan Bella karena saat ini Brian ingin menyelesaikan masalahnya dengan Bella meskipun ia harus menyakiti hati Bella saat ini.


"Kakiku sakit Bri, jangan di tarik," ucap Bella memohon kepada Brian agar tidak menarik pergelangan tangan Bella.


Brian pun melepaskan pergelangan tangan Bella agar tidak terlalu menyakiti Bella terlalu jauh, ia merasa tidak tega menyakiti Bella karena baginya Bella sangat berarti di hidupnya.


Arya menatap lelaki yang ada di hadapannya saat ini, ia seperti mengenali lelaki yang ada di hadapannya saat ini hanya saja Arya belum tahu apa hubungan Bella dengan lelaki yang menarik Bella dari pelukannya saat ini. Sehingga saat Bella di tarik Brian, Arya merasa sakit hati dan langsung mengejar Brian yang baru berjalan beberapa langkah dan langsung melayangkan pukulannya ke arah wajah Brian.


Brian yang menerima pukulan tepat di wajahnya saat ini merasa tidak terima, meskipun Arya dosennya sekalipun. Brian pun langsung membalas pukulan yang tadi ia terima sedangkan Bella merasa sangat histeris melihat Arya dan Brian yang saling baku hantam, Bella berusaha untuk memisahkan mereka agar tidak terjadi perkelahian diantara mereka namun sekeras apapun Bella memohon untuk mereka berhenti berkelahi sama sekali tidak di dengar oleh Arya maupun Brian.


Bella yang melihat kedatangan Aditya merasa sangat bersyukur akhirnya Brian maupun Arya tidak saling baku hantam lagi.


Bella berjalan kearah Brian, disana ia dapat melihat Brian yang masih sangat emosi dan bersiap untuk menghajar Arya lagi namun Aditya tidak akan membiarkan itu terjadi begitu juga dengan Bella.

__ADS_1


Arya menatap Bella yang lebih memilih menemui Brian ketimbang dirinya merasakan sakit luar biasa di hatinya, apalagi saat ini Arya dapat melihat ketulusan cinta Bella untuk Brian. Namun Arya merasa tidak ingin kalah saing dengan Brian, saat ini boleh saja Brian memenangkan hati Bella tapi ini semua belum berakhir karena sebentar lagi Bella akan menjadi miliknya seutuhnya dan Arya akan pastikan pernikahannya dengan Bella akan di percepat dan ia akan menang selangkah dari Brian.


Bella memegang wajah Brian, ia tahu ini sangat sakit dan Bella merasa tidak tega melihat keadaan Brian seperti itu. Brian yang di pegang wajahnya oleh Bella meringis kesakitan, namun ia sedikit bangga karena Bella lebih memilih memperhatikannya ketimbang Arya.


"Sakit sayang," ucap Brian dan langsung merangkul pinggang Bella agar bisa lebih mendekat lagi.


Aditya yang mendengarkan Brian berbicara seperti itu tersenyum, ia tahu Brian saat ini sedang memperlihatkan kemesraannya di hadapan sang dosen yang tadi bersama Bella. Bella yang mendengarkan ucapan Brian tersebut, merasa malu dan segera menutup wajahnya sebisa mungkin.


"Sepertinya gue pulang dulu bro, sudah selesaikan masalahnya dan gue ogah jadi nyamuk disini," sindir Aditya sambil menatap Arya yang masih saja betah berdiri di depannya saat ini.


Bella yang mendengarkan ucapan Aditya, baru ingat kalau saat ini masih ada Arya calon tunangannya saat ini. Namun Bella tidak tahu harus memilih pergi dengan siapa saat ini, ia begitu pusing mengambil sikap terhadap dua lelaki yang ada di dekatnya saat ini. Untuk membatalkan janjinya dengan Arya pun, Bella merasa tidak tega namun ia juga tidak mungkin menyakiti hati Brian lagi.


Bella memegang pelipis matanya, ia sangat pusing dengan posisinya saat ini tapi ia tidak tahu harus berbuat apa. Rasanya ia ingin tenggelam saat ini juga dan menghilang dari hadapan dua lelaki yang saat ini bersamanya, agar Bella tidak terlalu menyakiti hati Brian maupun Arya yang sama tulus mempunyai perasaan terhadapnya. Meskipun hatinya hanya untuk Brian akan tetapi Bella masih saja tidak tega melihat Arya kecewa karenanya, apalagi Arya adalah calon tunangannya.

__ADS_1


...........


Jangan lupa like dan komennya serta kritikannya all.


__ADS_2