Jangan Lupa Tidur

Jangan Lupa Tidur
Muslihat Manusia


__ADS_3

“Aditi...” Yorgie mundur teratur menatap penuh keterkejutan melihat manekin Aditi dihidupkan kembali. Sang angin mulai menunjukkan keajaibannya lagi. Ia mengurung Aditi ke dalamnya, lalu memuntahkan Aditi dalam wujud manusia sempurna.


Tidakkah kalian berpikir siapakah yang akan kau percayai? Tuanmu? Atau kah aku?


“Apa kalian yang memanggil benda itu?!” teriak Yorgie pada manusia lalu merapat ke kawanannya.


Mereka mempercayaiku. Dan aku akan melindungi mereka. Dan tidak ada pelindung bagi kalian.


“Ampuni kami. Kami akan berpihak pada manusia”. Rengek Yorgie terpojok.


Patuhilah setiap petunjuk Hisashi. Dan barang siapa berani memusuhi Hisashi, maka dia musuhku juga. Tiba-tiba angin puyuh menghilang. Semua manekin lilin membungkuk memberi hormat pada Hisashi. Pria yang sedang menjadi perhatian kawanan manekin itu melirik pada Eve geram.


“Apa rencanamu sebenarnya?” bisik Hisashi. Terlihat ada sebuah dinding udara transparan yang menyekat antara manusia dan manekin ketika Hisashi melontarkan pertanyaan ini.


“Kita tidak bisa memerangi ketiganya sekaligus. Serangan ini harus dimulai dari Jacob dan Istrinya karena kita tahu pasti, tujuan mereka memperebutkanku. Bagaimana dengan Zack? Tujuannya masih belum kita ketahui bersama” jawab Eve sesantai mungkin.


“Pelankan suaramu nanti mereka mendengar” Kenatt memperingatkan tapi Eve menaikkan telapak tangannya, lalu menunjuk kearah dinding yang terbuat dari udara didepan mereka. Dan memberi isyarat, kalau mereka tak akan mendengar apa pun kecuali manusia.


“Tetapkan siapa saja yang akan memimpin para manekin itu untuk bertarung” kata Eve pada Hisashi.


“Kenatt, Riche dan Armian kalianlah yang membuat strategi dan memimpin pemberontakan. Anastasya dan Charlie sementara bersama kami” Hisashi memutuskan.


“Tunggu dulu bagaimana dan dengan apa kami bertempur? Apa kalian melihat salah satu dari kami memegang senjata?” protes Armian yang sudah terbiasa menciptakan senjata dengan tangannya sendiri.


“Mulai sekarang, jika kalian ingin membicarakan tentang hal penting yang tidak boleh diketahui para manekin denganku, sebutkan nama Balghaby. Aku akan menciptakan angin puyuh seperti tadi untuk berkomunikasi dengan kalian tanpa bicara langsung dengan kalian” sahut Eve sambil menghilangkan dinding udara. Beberapa menit kemudian Hisashi berdehem meminta perhatian para manekin.


“Balghaby tadi berpesan padaku bahwa mulai sekarang Kenatt, Riche dan Armian akan menjadi perancang strategi dan pemimpin perang” Hisashi menyampaikan disambut bisikan kecil dari para manekin berdiskusi.


“Bagaimana bisa mereka memimpin perang? senjata pun mereka tidak punya?” tanya seorang manekin asing.


“Wahai Balghaby para manekin menyangsikan keputusan dari utusanmu. Berikanlah aku petunjuk!!” seru Hisashi menengadah ke atas. Tak lama kemudian muncullah angin puyuh mini. Balghaby menciptakan sebuah cermin, dan sebuah spidol berwarna hitam dihadapan para manusia.


Tunjukkan padaku, senjata seperti apakah yang mereka butuhkan? Gambarkan di cermin itu. Perintah Balghaby. Maka Armian maju untuk menggambarkan senjata apa saja yang mereka butuhkan.


Bahkan dibubuhkan juga keterangan di samping tiap komponen gambar buatannya. Armian menggambar Barret 416 Model 99 untuk semua pasukannya. Velocity pelurunya bisa mencapai angka yang benar-benar mengagumkan. Musuh takkan pernah menyadari dari mana peluru berasal jika ia dihempaskan dari senapan ini.


Bentuknya yang cukup kecil tak hanya membuatnya mampu melesatkan peluru dengan cepat, tapi juga membuat para penggunanya lebih stabil karena menghasilkan guncangan yang lebih sedikit. Gambar berikutnya, ia meminta lima buah mini spy helikopter yang dilengkapi oleh mini warrior-X Sebuah senjata revolusioner yang dapat melacak lokasi pasukan musuh dengan cepat dan akurat dari jarak 1.000 yards atau sekitar 900 m.


Detektor ini, menggunakan teknologi pemrosesan akustik yang canggih untuk mengevaluasi posisi musuh dengan menentukan koordinat target pada sebuah layar kecil sebagai indikatornya. Saat musuh menembak, maka sistem akustik akan mengetahui arah tembakan musuh, dan display alat itu akan menunjukkan indikator panah yang memperlihatkan lokasi musuh.


Teknologi ini juga menggunakan sebuah software yang mampu menyediakan update secara berkala, atas lokasi musuh, bahkan saat musuh sudah bergerak karena merasa tersudut. Juga bisa terhubung dengan sistem senjata Joint Tactical Air Mini Controllers untuk memberikan lokasi musuh yang tepat kepada Armian dan Riche. Selesai menggambar, Armian mundur perlahan. Gambar pertama berubah menjadi gambar tiga dimensi.


Dimulai dari manusia yang tak bersenjata. Setelahnya, baru para manekin. Dekati cermin itu dan ambillah.


Riche, Armian, Anastasya, Charlie mulai mengambil Barret 416 Model 99 setelah mereka selesai, baru para manekin bergerak untuk mengambil di dalam cermin. Cermin tersebut memiliki dua sisi. Sisi depan dan belakang. Manusia mengambil Barret 416 Model 99 di sisi depan dan manekin, sisi belakang.


Setelah semua rata mendapatkan senjata, cermin di bagian sisi belakang menjadi sangat buram sehingga para manekin tidak tahu apa yang digambar Armian selanjutnya tadi. Muncul gambar tiga dimensi lima buah mini spy helikopter yang dilengkapi oleh mini warrior-X pada bagian depan cermin.


Armian hanya mengambil alat kontrol dari dalam cermin berbentuk semacam laptop. Ia mengaktifkan alat kontrol, lalu mencoba menggerakkan ke lima helikopter mini keluar dari cermin.

__ADS_1


Di tempat tergelap tiga Iblis sedang mengamati aktivitas para manusia. Mereka heran bukankah manusia telah terbagi menjadi dua kubu? Sedang merencanakan apa mereka, berkumpul menjadi satu kembali? Kenapa para manekin ciptaan Jacob menerima senjata dari para manusia? Tiga iblis saling menatap satu sama lain.


“Sudah kuduga. Kehadiran manusia suci itu merusak seluruh rencana kita” bisik Marsha pada Suaminya.


“Siapa yang menjamin keamanan tempat ini sebelumnya? Tak kusangka dia selemah ini” gerutu Jacob melirik Zack. Iblis bernama Zack menatap nanar Jacob lalu membuatnya mengeras bagai batu.


“Siapa yang menyangka makhluk itu datang berkunjung? Bahkan dia datang tanpa diundang olehku” kata Zack menggeram.


“Kau masih membutuhkan Jacob untuk menghadapi manusia itu jadi lepaskan dia” Marsha berusaha menyelamatkan Suaminya. Marsha tidak habis pikir kenapa Suaminya berani menyindir Iblis sekelas Zack?! Jelas-jelas levelnya lebih tinggi dari mereka.


“Bereskan kekacauan yang kalian timbulkan. Bukankah kalian sudah membuang banyak waktuku karena berusaha menguasai Eve sendirian?!” Zack menegaskan siapa dalang dari kekacauan sesungguhnya disini. Zack menggunakan sihirnya untuk mengembalikan Jacob seperti sedia kala.


“Ada yang ganjil. Tidakkah kalian melihat adanya keganjilan? Lihat manusia yang baru saja datang ke tempat ini. Dua Pria dan seorang Wanita itu. Datang dari mana mereka? Kita tidak pernah mengundangnya” Jacob memicingkan mata penasaran.


“Pasti Biksu itu membawa mereka juga” bisik Marsha mengira-ngira.


“Apa kau pikun sekarang honey?! Kau lupa siapa yang menghalangi biksu dan kawanannya datang kemari? Itu aku. Maksudku, kau dan aku. Kita sudah memastikan siapa saja kawanannya. Jadi jelas mereka bukan salah satu yang dibawa si biksu” Jacob mulai kesal pada Istrinya. Apa sudah terlalu lama sang Istri tidak menggunakan otaknya?


“Jadi Iblis sialan itu berani memasukkan biksu ke dalam, tanpa bertanya pada kita terlebih dahulu?” Zack mulai memahami situasi.


“Siapa yang kau sebut sialan?” sambung Marsha penuh tanda tanya.


“Segera selesaikan kekacauan ini baru setelah itu kita membuat perhitungan dengan si sialan Edghar Galliel!!” perintah Zack tak dapat diganggu gugat. Marsha dan Jacob segera menghilang dari pandangan Zack. Pria Iblis bernama Zack menatap gerombolan manusia dan manekin. Sejenak ia berpikir kembali.


“Apa yang sedang kau rencanakan Edghar....?” gumam Zack menatap lurus kearah Eve. Kejadian terakhir yang melibatkan Eve dan pasangan Iblis kembali terbayang dibenak Zack. Saat itu bukankah hanya ada dirinya dan sepasang Iblis? Dan tidak ada Iblis lain ditempat itu selain mereka bertiga. Tiba-tiba saja dia dan Jacob saling menyerang satu sama lain.


“Benar. Itu bukan hanya dugaanku saja. Jadi dia menggunakan kemampuan yang baru saja dia dapatkan? Rupanya kau mulai sadar kalau kau benar-benar spesial” kekeh Zack matanya berubah merah menyala ketika menyorot sosok Eve.


Aku perintahkan obor disetiap Teater ini menyala selamanya batin Eve.


Blar!!


Serempak seluruh obor kembali menyala meski ada angin besar sekalipun, seluruh obor disana tidak padam.


Zraaaash!!


Seluruh manusia melihat kelebatan dua cahaya putih silih berganti mendekati mereka. Lalu berhenti tepat didepan gerombolan manekin seolah berkata ingin menantang para manusia.


Apa yang kalian bicarakan pada para manusia ini? Tanya Marsha menunjuk Hisashi dan kawanannya. Aditi, Harry dan Darius memilih mundur bersembunyi dibalik badan para manusia. Mereka sadar bahwa wujud mereka yang baru, bisa menghancurkan rencana Hisashi.


“Kami hanya ingin menundukkan mereka” jawab Phinnote dingin sedingin sorot matanya pada Marsha dan Jacob.


Kami jelas melihat para manusia itu dengan suka rela memberikan kalian senjata melalui cermin ajaib..., seringai penuh kebencian jelas tercetak di wajah pucat Jacob.


“Bukankah sudah jelas? Kami sedang menundukkan para manusia itu. Kalian melihat sendiri bukan? Ciptaanmu menjarah seluruh persediaan senjata mereka?” Yorgie berjalan mendekati Jacob dan Marsha.


Apa yang sedang kalian rencanakan tanpa perintahku?! teriak Jacob pada seluruh manekin lilin sambil berbalik menghadap para manekin.


“Kami melakukan sesuai perintah Tuanku. Kapan kami tidak mematuhi perintah kalian?” Yorgie menatap tegas pada kedua Tuannya.

__ADS_1


“Perintah terakhir. Mengambil jiwa para manusia agar kami dapat hidup sebagai seorang manusia. Bukankah begitu?” tegas Yorgie lantang.


Tampaknya kalian melupakan perintah kami yang lain? Perintah tidak ada yang boleh menyentuh Evelina selain Tuan kalian!! bentak Jacob sambil melontarkan Yorgie hingga membentur dinding.


“Kami baru saja ingin menyandera Eve tapi Tuan tiba-tiba datang” jawab Yorgie tanpa menunjukkan mimik mencurigakan. Jacob kembali berbalik ke arah para manusia yang tiba-tiba saja menghilang tanpa jejak. Marsha dan Jacob saling menatap dengan wajah menegang. Mereka berbalik pada seluruh ciptaannya.


Kenapa kalian membiarkan mereka melarikan diri?! Pekik duo Iblis bersamaan.


“Mereka Wussssh!! Tiba-tiba lenyap begitu saja tanpa pergerakan” kata salah satu manekin lilin antara terkejut dan takjub.


Hanya Iblis yang bisa melakukan hal itu bukan manusia apa kalian ingin membodohi kami?! Murka Jacob membidik manekin yang baru saja berkomentar tentang menghilangnya para manusia secara tiba-tiba lalu menebas kepalanya hingga terputus.


Bluuuuuk!!


Mendadak suasana menjadi hening. Eve dan Hisashi saling menatap dibalik gelombang udara yang membentuk sebuah dinding transparan. Eve mengepalkan kedua tangan erat-erat melihat perbuatan Jacob. Eve menciptakan Balghaby dan memperlihatkan kepada pasangan gila tersebut.


“Semoga saja mereka tidak menyadari campur tanganmu Eve...sudah ku katakan jangan melakukan kecerobohan karena emosi dalam dirimu” desis Hisashi merasa itu adalah aksi terburuk.


Jacob dan Marsha menatap ke arah Balghaby tercipta. Mereka memicingkan mata merasa ada kekuatan lain, mencoba meniru salah satu kemampuan mereka secara terang-terangan. Balghaby membelah menjadi dua, yang berukuran paling kecil, melesat kearah manekin yang kepalanya terpenggal. Maka hiduplah kembali sang manekin. Sementara yang besar hanya diam ditempat.


Jika kalian mampu menciptakan dan menghancurkan manekin lilin maka aku dapat menghidupkannya kembali. Maka barang siapa yang berusaha mematikan manekin lilin itu kembali, tidak akan mampu selama aku tidak mengizinkan. Sesungguhnya mereka adalah golongan makhluk tak berilmu jika meragukanku. Balghaby mulai mengoceh.


Jacob dan Marsha merasa terhina karena ulah duplikat tak terlihat itu menggunakan angin puyuh bernama Balghaby. Marsha melesat cepat lalu, tidak hanya memenggal kepala manekin lilin tersebut, tapi juga memotong kedua kaki sang manekin lilin. Jacob menggertakkan gigi bergerigi tajam, yang mulai menguning begitu melihat sang manekin kembali hidup.


Jacob ikut memotong sang manekin bersama sang Istri untuk kesekian kalinya, tapi manekin itu tetap hidup kembali.


“Lihat ekspresi manekin seluruhnya Hisashi...” desis Eve sangat serius. Biksu itu menatap tajam kearah para manekin.


“Kau ingin mendapatkan kepercayaan dari manekin dengan memanfaatkan ketidak berdayaan dua Iblis gila itu?” tebak Hisashi dibalas senyuman penuh kepuasan dari Eve.


“Jika kau berpikiran demikian, artinya para manekin berakal itu pun juga berpikiran akan memihak kita bukan?” jawab Eve dengan seringai nakal.


Hebat. Kenapa kau tidak menunjukkan dirimu saja? Hanya pengecut yang main belakang. Kekeh Jacob sambil melayangkan sang manekin lalu dihempaskan ke lantai hingga hancur berkeping-keping. Jacob mulai merasa usahanya sia-sia belaka melihat sang manekin kembali hidup dengan wujud lebih sempurna dari sebelumnya. Manekin itu kini terlihat semakin cantik saja.


Tangkap para manusia dan habisi mereka semua kecuali Eve!! Perintah Marsha emosional. Barret 416 Model 99 yang digenggam seluruh manekin lilin tiba-tiba terarah kepada Jacob dan Marsha secara serempak.


Kalian mau mengkhianati Tuan kalian? Demi duplikat kami yang bahkan belum kalian tahu seperti apa wujudnya?! Teriak Jacob menggunakan kekuatannya untuk merampas seluruh senjata para manekin.


Kekuatan Jacob dan Marsha terlalu lemah untuk merampas seluruh senjata sekutuku!! Eve membatin penuh dendam. Yang ada, Jacob menjerit dengan suara melengking merasakan tubuhnya terasa terbakar!!


Manusia dan Manekin-manekin ini dalam perlindunganku. Siapakah pelindungmu Iblis? Balghaby menunjukkan kemampuan tak tertandingi dihadapan para manekin. Jacob dan Marsha mulai ditembaki dari segala arah. Marsha dan Jacob berubah menjadi percikan air yang menyembur ke udara lalu menghilang entah kemana.


Eve, Hisashi dan Amarru menyatukan kekuatan menciptakan senjata yang dirancang Armian agar menjadi segel bagi para Iblis. Jika para Iblis telah tersegel, maka mereka secara otomatis akan menjadi amunisi yang siap dilontarkan untuk menangkap Iblis lainnya. Para manekin bersorak mengacungkan senjata mereka ke udara sebagai tanda kemenangan mereka terhadap sang pencipta.


Aku ingin mendengar keinginan seluruh manekin lilin ini... Batin Eve maka dikepalanya mendadak penuh dengan isi kepala para manekin. Eve membisikan sesuatu pada Hisashi yang langsung ditanggapi sebuah anggukan setuju. Maka dinding tabir antara manusia dan manekin terbuka lebar.


“Balghaby ingin kalian memurnikan diri dengan begitu kalian akan memiliki jiwa yang suci.” Hisashi mengatakannya setelah Balghaby menghilang setelah menghilangnya dua Iblis Suami Istri.


“Kami sepakat untuk menjadikan dunia menjadi Negara boneka. Kami akan menjadi abadi. Kenapa kami harus merelakan tubuh abadi kami menjadi tubuh manusia yang akan mati dimakan waktu?” Phinnote mulai meragukan kemurahan hati Balghaby.

__ADS_1


“Wahai Balghaby sekali lagi aku diragukan. Berikan petunjuk kenapa manusia kau junjung tinggi disisimu dari pada manekin?” Hisashi mulai menyuarakan hal yang membuat Eve kebingungan sendiri.


Balghaby menunjukkan wujudnya lalu menghembuskan api yang menyala-nyala ke sekelompok kecil manekin. Para manekin mulai terbakar tanpa sisa.


__ADS_2