
Airin telah menyelesaikan UNBK nya dan lulus dengan nilai tertinggi di sekolah nya. Kini airin sedang melaksanakan resepsi pernikahan di hotel bintang lima. Ilham mengadakan pesta pernikahan yang mewah. Semua murid di sekolah di undang, tapi banyak yang tidak hadir, karena airin memang tidak banyak teman di sekolah.
Setelah acara selesai, dan para tamu undangan sudah tidak ada lagi. Mereka pergi ke kamar yang telah di sediakan di hotel itu untuk istirahat.
Ada yang berbeda dengan suasana kamar kali ini. Meskipun dekorasi nya hampir sama dengan kamar ilham waktu pertama kali airin memasuki nya. Tapi kali ini ada yang bergejolak dalam hati nya yang membuat airin tersenyum bahagia.
"Sayang kenapa berdiri disitu.?" tanya ilham yang melihat airin masih berdiri di depan pintu. Airin tersenyum dan berjalan menuju meja rias. Airin merasa bahagia melihat dirinya di cermin yang mengenakan baju pengantin.
Ilham mendekatinya dan memeluk nya dari belakang.
"Kamu kenapa senyum-senyum sendiri, hmm. " tanya ilham yang meletakkan dagunya di bahu airin.
"Aku bahagia mas. "
"Syukurlah kalau kamu bahagia yang. Aku jauh lebih bahagia saat ini. "
"Mas batuin aku buka baju."
__ADS_1
"Sekarang kamu gak ngurung diri lagi di kamar mandi? " tanya ilham.
"Maaas" ucap airin manja. Membuat ilham gemas dan ingin sekali mencium nya. "Aku mandi duluan ya mas. Soalnya aku capek banget dan mau istirahat. "
"Ya. " jawab ilham singkat dengan nada kecewa. Padahal dia sudah berharap lebih malam ini. Airin hanya tersenyum melihat wajah cemberut suaminya di cermin.
Ilham tidak melihat istrinya di ranjang setelah keluar dari kamar mandi. Ilham menyapu seluruh ruangan dengan mata nya, dan akhirnya dia melihat wanita yang dia cintai berdiri di balkon dengan memakai gaun tidur tipis. ilham benar-benar tergoda melihat pemandangan yang ada di depannya.
"Aku tidak yakin bisa menahan nya malam ini. " gumamnya dalam hati.
"Hmm mas" rintih airin saat ilham mencium lehernya. Airin membiarkan setiap perlakuan ilham kepadanya. Dia mendongakkan wajahnya ke atas supaya ilham bisa leluasa mencim lehernya.
"Kamu kenapa belum tidur? " bisik ilham di sela kegiatan nya.
"Aku masih mau menikmati malam yang indah ini mas. " saut airin pelan. Ilham kembali mencium leher airin dan tak lupa meninggalkan jejak disana. Tangannya tidak tinggal diam. Ilham mengusap dada airin dengan lembut. Ternyata airin sudah tidak mengenakan BH.
" Ahh mas. " desah airin. Ilham menggendong airin dan membawa nya ke ranjang. Ilham **** tubuh airin dan melumat bibirnya dengan lembut.
__ADS_1
"Boleh kah. " tanya ilham dan di jawab anggukan oleh airin. ilham tersenyum bahagia dan kembali melumat bibir tipis airin.
***
Airin mengusap mata nya dan mencoba untuk bangun. tapi sebuah tangan kekar memeluk nya dengan erat. Airin merasa ngilu dan perih di bagian bawah nya. Dia juga melihat bercak darah di sprai dan tersenyum bahagia.
Sebuah kecupan mendarat di bibirnya. "Morning sayang. " sapa ilham yang membuat airin tersenyum. "Oh betapa manisnya senyuman itu. " gumam ilham dalam hati.
"Pagi mas. "
"Masih sakit? " tanya ilham dan di jawab anggukan oleh airin. "Maaf ya! "
"Gak papa mas. "
"Ayo kita mandi. " ucap ilham dan lansung mengendong airin menuju kamar mandi.
Maaf ya ena-enaknya cuma kayak gitu aja. Soalnya author nya belum berpengalaman. Wkwkwk.
__ADS_1