Jangan Tinggalkan Aku

Jangan Tinggalkan Aku
Episode 23


__ADS_3

Airin pulang larut malam karena tadi dia menghabiskan waktu di restoran ibunya. Saat airin membuka pintu kamarnya tiba-tiba ada yang memeluk nya dari belakang.


"Mas. Kamu udah pulang, katanya beberapa hari lagi disana? "


"Kejutan. "


"Ah gak lucu. " ucap airin melepas pelukan nya dan berjalan menuju ranjang.


"Kamu gak kangen sama aku. " tanya ilham manja dan kembali memeluk airin.


"Gak ngapain kangen sama orang yang habis senang-senang disana. " ucap airin cemberut.


"Maksud kamu apa? "


"Kamu tidur satu kamarkan sama dia?"


"Dia siapa? "

__ADS_1


"Siapa lagi kalau bukan sekretaris kamu itu."


"Mita. Ngapain aku tidur sama dia. Aku gak pernah tidur dengan wanita lain selain kamu. " ucap ilham sambil menoel dagu airin.


"Tadi pagi aku nelvon kamu, tapi dia yang ngangkat, dia bilang kamu lagi mandi, trus apa nama nya kalau kamu gak sekamar sama dia. "


"Apa? tapi dia gak bilang kalau kamu nelfon! Tadi pagi aku emang suruh dia datang ke kamar aku buat nyusun berkas karena kita akan segera pulang , trus aku tinggal dia ke kamar mandi. "


"Alasan aja kamu mas. " ucap airin kesel sedangkan ilham hanya senyum-senyum melihat tingkah laku airin. "Ngapain kamu senyum-senyum?"


"Kamu kalau lagi cemburu makin gemes. "


"Udah kamu nikmati aja dulu masa-masa cemburu mu, aku mau lepas rasa rindu ku." ucap ilham sambil mendorong airin ke atas ranjang dan **** nya. Ilham melumat bibir airin tapi airin tidak membalas nya.


"Balas sayang" bisik ilham dan kembali melumat bibir itu. Masih belum ada balasan kemudian ilham menurunkan ciuman nya ke leher airin.


"Aku sangat merindukan mu sayang, balas sayang! "ilham kembali berbisik sambil menggigit telinga airin. Ilham melepas satu-persatu pakaian airin meskipun tak ada reaksi sedikit pun, ilham seperti bercinta dengan batang kayu. Tapi dia mengerti istrinya sedang cemburu dan ilham sangat senang kalau airin cemburu, itu artinya airin mencintai nya.

__ADS_1


*


Suara ponsel memecah keheningan di meja makan. Dari tadi ayah dan bunda merasa ada yang aneh dengan kedua anaknya. Apalagi airin, tidak sedikit pun dia melihat suaminya.


"Hallo" jawab ilham.


"..."


"Baik saya segera kesana. " ucap ilham mematikan ponselnya. "Ayah bunda aku berangkat dulu ya. "


"Loh makanan kamu kan belum habis? " tanya bunda.


"Aku buru-buru bunda. "


"Mungkin mas ilham sudah tidak sabar ketemu sama sekretaris nya bunda. " ucap airin tampa melihat suaminya. Ayah dan bunda akhirnya mengerti dengan sikap airin yang aneh itu , ternyata dia sedang cemburu.


"Sayang kalau kamu gak percaya kamu bisa ikut aku ke kantor. "

__ADS_1


"Gak ah, ntar ganggu lagi. "


"Sayang percayalah, cinta ku hanya untuk mu. " ucap ilham sambil mencium pipi airin. Ayah dan bunda hanya senyum-senyum melihat tingkah laku anak dan menantunya. "Aku berangkat kerja dulu ya sayang. " ucapnya lagi dan airin mengangguk tampa melihat nya.


__ADS_2