Jangan Tinggalkan Aku

Jangan Tinggalkan Aku
MERAJUT CINTA BERSAMA MU


__ADS_3

Part 55:


Nadia di buat terkagum kagum saat melihat sebuah villa yang begitu mewah dan terletak di sebuah desa yang sangat indah dan asri. Pemandangan yang hijau, serta di hiasi dengan pegunungan yang indah dan sejuk, membuat villa itu semakin terlihat mewah.


Daniel turun dari mobil terlebih dahulu, ia pun membuka kan pintu mobil untuk Nadia. Lantas dia juga mengulurkan tangannya untuk Nadia, Nadia menyambutnya dengan senang hati. Dia juga sambil menikmati dan mengagumi villa milik suaminya tersebut.


" I_ini punya kamu sayang?." Tanya Nadia. Matanya tak henti hentinya mengitari seluruh ruangan villa itu.


" Iya. Kamu suka?." Nadia hanya menjawab nya dengan anggukan.


" Syukurlah kalau kamu suka, jadi aku gak perlu khawatir kamu akan menolak nya."


" Maksud kamu apa sayang?." Nadia beralih menatap Daniel dengan wajah tak mengerti nya. Daniel lantas menangkup wajah Nadia.


" Maksudnya, villa ini aku bikin atas nama kamu. Jadi villa ini resmi menjadi milik kamu."


" Beneran sayang?." Nadia menutup mulutnya tak percaya. Daniel pun mengangguk tanpa ragu.


" Aaaaaaa. Makasih sayang!." Nadia sangat senang, ia lantas memeluk suaminya itu.


" Iya iya sayang. Ya udah, aku mau mandi dulu, gerah soalnya." Ungkap Daniel.


" Ya udah, kamu mandi gih. Abis mandi, langsung ke ruang makan ya, aku bakalan masakin sambal telor kentang balado buat kamu, kamu pasti suka." Ucap Nadia dengan penuh percaya diri.


" Hemmm oke. Kalau gitu aku mandi dulu ya!." Izin Daniel. Nadia pun mengangguk, setelah itu Daniel pergi ke kamar untuk bersih-bersih.


Setelah beberapa menit Nadia berkutat di dapur, ia memasak sambal balado dan nasi hangat untuk Daniel. Setelah selesai menata makanan nya, Nadia duduk di meja makan sembari menunggu Daniel keluar dari kamar.


Dan tak lama, aroma semerbak dari parfum dan shampo yang di gunakan Daniel tercium tajam di penciuman Nadia, itu artinya Daniel sudah keluar dari kamar dan sedang menuju pada nya. Nadia mendongak untuk menatap Daniel. Dan seakan baru pertama kali Nadia di buat terkesima kembali melihat karismatik dari sang suami yang sudah lama ia rindukan. Rambut nya yang agak basah serta perut kotak-kotak nya yang hanya di balut kaos tipis itu semakin membuat kedewasaan nya semakin bertambah, bahkan terlihat lebih seksi dan mempesona.


" Sayang, kamu gak papa?. Jangan di biasakan melamun sayang, entar penyakitnya gak mau pergi loh!." Nasehat Daniel. Seakan baru tersadar, Nadia di buat terkesiap mendengar teguran Daniel pada nya.

__ADS_1


" Ehhhh i_iya sayang


Gak ngelamun kok!." Sanggah Nadia.


" Ya udah sini, kamu makan dulu!. Aku udah siapin sambal balado telur kentang, pasti kamu suka." Ucap Nadia percaya diri. Daniel lantas duduk di kursi yang telah di sediakan Nadia. Daniel mulai menyuap makanan nya.


" Gimana rasanya sayang?." Nadia menunggu komentar Daniel dengan harap cemas.


Satu suapan, dua suapan , hingga tiga suapan Daniel masih menikmati makanan buatan Nadia.


" Rasanya,,,,,,,!!!." Daniel dengan sengaja menggantung ucapan nya, membuat Nadia merasa tegang menunggu jawaban Daniel.


" Enak banget!!." Ucap Daniel pada akhirnya. Nadia bisa bernafas lega karena masakan yang ia buat cocok di lidah Daniel.


Daniel memakan nya dengan lahap masakan yang di buat oleh Nadia, hingga tak ada sisa sedikit pun pada mangkuk nya. Daniel tak bohong, ternyata masakan Nadia benar-benar lezat.


Setelah selesai makan, mereka sama-sama pergi ke kamar. Nadia yang merasa tubuhnya gerah dan lengket karena berkutat di dapur tadi, dia pun memutuskan untuk mandi. Sedang kan Daniel duduk di tempat tidur sambil memainkan ponselnya.


" Kenapa?." Tanya Nadia saat ia sudah duduk di samping Daniel. Daniel lantas menaruh ponselnya di atas nakas dan menatap Nadia dengan serius.


" Aku mau minta tolong sama kamu!."


" Minta tolong apa?." Daniel menghela nafas nya sebelum memulai pembicaraan.


" Tolong papa sama Mama jangan sampai tahu ya kalau aku masih hidup!. Apa lagi Andre, gimana pun caranya, dia jangan sampai tahu." Ucap Daniel dengan penuh keseriusan.


" Memang nya kenapa sayang?, Papa sama Mama itu kangen banget loh sama kamu. Pasti mereka senang liat kamu masih hidup." Daniel lantas menggeleng.


" Belum saatnya sayang. Papa sama Mama jangan kamu kasih tau sekarang! Suatu saat nanti, pasti akan aku kasih tau kok."


" Ya tapi kenapa?." Nadia masih kekeh ingin mengetahui apa penyebab suaminya itu tidak ingin memberi tahu nya.

__ADS_1


" Aku akan ceritain sekarang, dari awal sampai akhir. Tapi janji gak boleh komen sebelum cerita nya selesai!." Nadia lantas mengangguk setuju.


Daniel menceritakan semua yang terjadi pada dirinya selama ia berobat ke Singapura satu tahun yang lalu, hingga bagaimana dirinya bisa menjadi seorang artis seperti saat ini.


Nadia mendengarkan nya dengan seksama. Hati nya teriris mendengar cerita Daniel. Begitu tega Andre dan Mira yang telah melakukan hal sepicik itu kepada suaminya, hingga hal itu juga berimbas buruk pada Nadia sendiri.


Selama setahun ia menganggap Daniel telah meninggal, hingga membuatnya hampir gila karena nya. Dan sungguh ia tidak menyangka semua itu karena ulah orang terdekatnya sendiri. Nadia pikir, Andre telah berubah menjadi baik, namun dugaan nya salah. Sikap Andre malah semakin berani, dan bahkan dia rela mengorbankan adik kandung nya sendiri demi ambisi kotor nya.


Nadia telah di buat murka karena cerita Daniel. Wajah nya memerah karena menahan emosi.


" Tapi kamu janji harus bersikap biasa aja sama Andre!." Ucap Daniel.


" Iya, tapi sampai kapan sayang?." Ucap Nadia merasa geram.


" Sampai aku bisa membongkar kebusukan mereka dan mempublikasikannya ke media massa." Daniel tersenyum miring.


" Tapi sampai kapan kita backstreet begini?." Rengek Nadia, ia lantas memeluk Daniel dengan manja.


" Sabar ya sayang!. Mudah-mudahan bisa secepatnya ya?. Aku juga gak sabar buat kenalin kamu ke orang-orang, kalau kamu itu istri aku." Daniel pun mengusap kepala Nadia dengan penuh kasih sayang.


Setelah itu Daniel merebahkan tubuh Nadia dan mengungkung nya. Nadia tertegun dengan perilaku Daniel yang secara tiba-tiba itu, ia sama sekali tak berkedip menatap Daniel karena terkejut.


" Boleh kan sayang?." Kata Daniel meminta izin pada Nadia.


" A_apa?."


" Untuk menjadi seorang suami dan imam yang sempurna untuk kamu. Izinkan aku meminta hak ku sekarang Nadia Vega binti Susilo!." Daniel mengatakan nya dengan penuh kelembutan. Meski begitu, Nadia tetap saja gugup. Ia menelan ludah nya dengan susah payah, dan tanpa sadar ia pun mengangguk.


Daniel tersenyum senang. Ia memulai nya dengan mencumbu Nadia dengan penuh kelembutan, dari mulai mencium kening dan kedua kelopak mata Nadia, lanjut dengan menyasap bibir Nadia dengan penuh kelembutan pula.


Setelah sekian lama berpisah, akhirnya mereka berdua melakukan penyatuan yang halal, penyatuan dua insan yang telah disatukan dalam ikatan yang sah di mata Allah dan ciptaan Nya.

__ADS_1


Malam itu, Nadia tak harus merasa sendirian lagi karena menyangka Daniel telah tiada, dan Daniel tak harus menahan sakit karena rindu yang menggebu. Mereka sama-sama merasa kebahagiaan surga dunia yang sesungguhnya. Mengarungi bahtera cinta dalam lautan api asmara.


__ADS_2