Jangan Tinggalkan Aku

Jangan Tinggalkan Aku
Episode 35


__ADS_3

"Ilham panggil istrimu untuk sarapan bersama. " ucap ayah kepada ilham saat mereka berada di meja makan. Bunda menatap ayah tak percaya dengan apa di ucapkan nya dan berharap dia salah dengar.


"Airin masih tidur yah. " saut ilham.


"Ya kamu banguninlah, istri kamu itu lagi hamil dia gak boleh sampai telat makan. "


"Maksud ayah jalang itu makan satu meja bersama kita? " tanya bunda.


"Bunda berapa kali ayah katakan jaga ucapan bunda, ilham cepat panggil istrimu? "


Ilham menuruti kata ayahnya dan berjalan menuju kamar. Sampai di kamar ilham melihat airin sedang menyisir rambutnya di meja rias.


Airin terperanjat karna terkejut saat ilham membuka pintu kamar. Dengan cepat airin menyembunyikan sisir yang penuh dengan rambutnya yang rontok agar ilham tidak melihat nya.


"A-ada mas" tanya airin gagap.


"Ayah memanggilmu untuk sarapan. "


"Gak usah mas, aku makannya nanti aja. "


"Kamu makin lama makin nyeselin ya. Cepat turun aku gak mau ayah marah. " ucap ilham ketus dan kembali menutup pintu kamar. Airin kembali menormalkan detak jantungnya dan bersiap untuk turun.


"Airin ayo duduk kita sarapan bersama. " sapa ayah saat melihat airin sudah datang. Baru saja airin menarik kursi, tiba-tiba bunda berdiri dan pergi meninggalkan meja makan itu. "Udah gak papa, kamu duduk aja dan makanlah. "


Airin duduk dan mengambil piring, suasana di meja makan menjadi canggung, hanya ayah yang sesekali bertanya dan di jawab Seadanya oleh airin.


**


Ilham pulang larut malam, dan airin masih setia untuk menunggu nya, meskipun matanya sangat mengantuk, tapi dia tidak peduli.


"Kenapa kamu belum tidur. " tanya ilham yang melihat airin duduk bersandar di kepala ranjang.


"Aku nungguin kamu mas. "


"Untuk apa? " tanya ilham, sebelum airin menjawab dia Sudah bejalan menuju kamar mandi.


setelah mandi ilham mengenakan pakaian nya dan tidur dengan membelakangi airin.


"Mas, aku boleh minta sesuatu. "


"Apa uang di ATM yang aku kasih udah habis." jawab ilham ketus dan masih memunggungi airin.


"Bukan itu mas,

__ADS_1


"Trus apa, jangan aneh-aneh ini sudah malam aku capek. "


"Boleh gak mas aku tidur sambil meluk kamu. "


"Apa, kamu gila. "


"Aku mohon mas, kali ini izinkan aku. "


"Kemarilah. " ucap ilham sambil membentangkan tangannya. Airin tersenyum bahagia, dan membaringkan tubuhnya dengan lengan ilham sebagai bantal nya. Airin membenamkan wajahnya di dada bidang ilham, tidak terasa air matanya mengalir di pipinya, bukan sedih tapi air mata bahagia karna ilham membalas pelukannya.


Perlahan ilham membuka matanya, jam dinding menunjukkan pukul 6 pagi. Airin masih tidur dengan damai di pelukannya. Refleks tangan ilham mengusap perut airin yang besar. Ilham tersenyum saat merasakan ada yang bergerak di dalam sana seolah menendang tangannya.


"Mas kamu udah bangun. " ilham terkejut mendengar suara airin, dengan cepat ilham menarik tangan nya dan beranjak dari tempat tidur.


**


Siang ini ilham tengah berjalan di sebuah mol. Entah apa yang membawa nya kesini, dia ingin membeli sesuatu tapi tidak tau itu apa. Setelah puas melihat-lihat langkah ilham terhenti di toko baju anak-anak .


Disana menjual lengkap mulai dari baju dan keperluan bayi sampai baju anak-anak berumur 10 tahun. Ilham tersenyum saat melihat sebuah ayunan bayi disana. Ilham mendekatinya dan menatap nya dengan lama.


"Mas ilham, eh iya ini mas ilham, aku gak salah lihat kan.?" ucap seorang wanita yang mengagetkan ilham.


"Siska ngapain kamu kesini? " tanya ilham kesal.


"Gak aku cuma mau lihat-lihat saja. "


"Mas bisa kita bicara sebentar? " ilham tampak berpikir sebelum menjawabnya.


"Iya boleh, sekalian ada yang mau aku tanyain sama kamu! "


*


"Mas kenapa sih kamu belum bisa maafin airin? tanya siska saat mereka berada di sebuah cafe di mol itu.


"Emangnya kamu bisa maafin orang yang kamu sayangi sedang bercumbu di depan mata kepala mu sendiri.? "


"Mas aku tau airin salah, tapi dia nglakuin itu karna dia sakit hati sama kamu, karna kamu juga selingkuh di belakang nya. "


"Aku gak pernah selingkuh. "


"Kalau kamu gak selingkuh ngapain kamu ciuman dengan sekretaris kamu itu di kantor."


"Owh jadi airin cerita sama kamu. Sebenarnya waktu itu mita ngungkapin perasaannya sama aku.

__ADS_1


Flashback on.


"Mas aku mau bilang kalau sebenarnya aku suka sama kamu. " ucap mita di dalam ruangan ilham.


"Aku juga suka sama kamu mita, aku udah anggap kamu sebagai adik aku sendiri. "


"Tapi aku menganggap kamu lebih mas, seperti wanita yang suka pada lelakinya. Aku cinta sama kamu. "


"Kamu ngomong apaan sih, aku udah punya istri. "


"Maksud kamu istri yang sudah menghianati kamu itu. Udahlah mas kamu ceraikan saja dia dan menikah dengan ku. Aku janji tidak akan melirik laki-laki lain selain dirimu. "


"Hentikan mita, aku bisa pecat kamu kapan saja. Aku harap kamu tau dimana posisimu."


Bukannya takut mita malah berdiri dan mendekati ilham, mita duduk di pangkuan ilham dan *** dada bidangnya, ilham berusaha untuk menolak dengan halus karna dia tidak mau berbuat kasar kepada perempuan.


"Lepaskan mita. "


"Sudah lah mas, aku tau kamu merindukan sentuhan seperti ini. " ucap mita yang masih *** dada bidang ilham. Sebagai laki-laki normal ilham memang teransang dengan sentuhan mita, apalagi mita selalu menggoyangkan bokongnya di atas mr.P ilham. Karna semenjak bertengkar dengan airin ilham tak pernah lagi berhubungan intim. Mita mengalungkan tangannya di tengkuk ilham dan mencium bibirnya. Tiba-tiba airin datang dan menjatuhkan rantang yang di bawanya. Ilham mendorong mita saat airin telah keluar dari ruangan itu.


Plakk!!


Ilham menampar wajah mita dengan keras.


"Lancang kamu mita, Beraninya kamu melakukan ini. "


"Tapi kamu juga tidak menolaknyakan. "


"Kamu aku pecat, pergi dan aku tidak mau melihat wajah mu lagi. "


Setelah mita pergi ilham masuk kedalam kamar yang ada di ruangannya itu, dia ingin sekali mengejar airin tapi ego menahannya. Biarlah airin merasakan apa yang dia rasakan saat ilham melihat nya bercumbu dengan dika.


Flashback of


"Mita memanfaatkan keaadaan ku yang sedang ada masalah dengan airin. " ucap ilham setelah menceritakan kejadian waktu itu. Siska tak menyangka ternyata selama ini airin salah paham, ilham tidak pernah selingkuh dan dia sangat mencintai airin.


"Sekarang dimana laki-laki itu, apa dia tidak tahu airin sedang hamil. "


"Apa maksudmu mas? "


"Bukannya anak yang di kandung airin adalah anaknya. "


"Anak yang ada di dalam kandungan airin anak kamu mas. Dia tidak pernah melakukan itu dengan pria lain termasuk dengan dika. (......)" siska menceritakan semuanya tentang airin dan dika, mulai dari mereka pacaran sampai dika menghilang dan akhirnya kembali lagi. "Sekarang dika berada di london, dia pergi semenjak dia tau airin hamil.

__ADS_1


Setelah mendengar penjelasan dari siska ilham lansung melajukan mobilnya menuju rumah. Betapa jahatnya dia selama ini yang tidak memperdulikan airin, padahal airin sedang hamil anaknya. Dia tidak pernah tahu airin selama ini ngidam apa, dia tidak tau apakah airin selama ini sering mual atau tidak. Ilham mengendarai mobilnya sambil menangis, menyesali kenapa dia tidak mau memaafkan istrinya dan mendengar penjelasan nya. Ilham merasa rumahnya sangat jauh, dia ingin cepat sampai dan ingin memeluk istrinya dan meminta maaf.


__ADS_2