Jangan Tinggalkan Aku

Jangan Tinggalkan Aku
Episode 25


__ADS_3

Sudah hampir 1 bulan, semenjak kejadian itu di rumah dika, airin kembali menjalin hubungan dengan nya. Sejauh ini masih aman, jangan kan ilham siska yang hampir tiap hari bersama mereka tidak mengetahui nya.


Saat ini mereka bertiga sedang berada di perpustakaan, airin duduk di samping siska sedangkan dika di depan nya. Tidak seperti siska yang fokus dengan bacaan nya, airin dan dika saling pandang dan saling memberi kode.


Airin berdiri dan mengedipkan satu mata nya kepada dika, dika tersenyum dan mengangguk. Dika menyusul airin yang sudah lebih dulu meninggal kan siska.


Di pojok perpustakaan, disanalah airin menunggu karena tempat itu agak jarang dilewati orang.


"Sayang. " ucap dika saat sudah berada di depan airin. Airin yang melihat dika langsung menarik nya dan mencium bibir nya yang di sambut dengan senang hati oleh dika. Mereka saling melumat dengan penuh gairah.


"Woi ini perpustakaan bukan tempat mesum. " ucap seorang siswi yang melihat kelakuan mereka. Airin terkejut dan melepaskan ciumannya. Airin mengacungkan jari tengah nya kepada wanita itu kemudian dengan perasaan jengkel wanita itu pergi.


Dika yang melihatnya tertawa yang di ikuti oleh airin.


"Gila kamu. " ucap dika.


"Kamu juga. " mereka saling pandang kemudian kembali tertawa, entah apa yang mereka tertawa kan, tapi yang jelas mereka sangat senang saat ini.


**


Airin terkejut mendengar suara pintu kamar terbuka, dengan cepat airin menyimpan ponselnya karena dia baru saja cattingan dengan dika dan belum sempat menghapus nya.


"Sayang kamu udah tidur? " tanya ilham yang duduk di pinggir ranjang.


"Belum mas. " jawab airin yang ikut duduk di samping nya.


"Kamu nungguin aku. "

__ADS_1


"Iya habis kamu lama banget pulang nya. " ucap airin yang bergelayut manja di bahu ilham.


"Tadi banyak kerjaan yang harus aku selesai kan di kantor, mangkanya aku telat pulangnya. "


"Alah, bilang aja kalau kamu lagi asik berduaan dengan sekretaris kamu itu." gumam airin dalam hati.


"Sayang bantuin aku buka dasi. "


"Manja banget sih kamu, ya udah sini. " airin membuka dasi ilham, belum selesai dia membukanya ilham sudah melumat bibirnya dengan lembut.


"Buka kemeja ku juga sayang. " bisik ilham serak karna sudah bergairah. Airin menurut dan ilham kembali melumat bibir airin. Setelah kemejanya terlepas dari tubuh nya ilham membaringkan tubuh airin dengan lembut dan ingin menindihnya. dengan cepat airin menahan nya.


"Mandi dulu gih, bau tau." ucap airin. Ilham yang sudah tersungut gairah berdecak kesal.


"Ya udah kamu tungguin aku ya, jangan tidur dulu. " setelah di angguki airin, ilham bergegas ke kamar mandi. Setelah ilham pergi airin mengambil ponselnya dan menghapus pesan dari dika. Tidak lama kemudian pintu kamar mandi terbuka dan ilham keluar dengan menggunakan handuk di pinggangnya.


"Aku udah gak tahan sayang. " ilham langsung naik ke atas ranjang dan **** airin. Ilham mencium bibir airin dengan rakus. Tangan nya membuka kancing piyama yang di kenakan airin.


"Pelan-pelan mas" ucap airin yang merasa ilham agak tergesa-gesa. Tiba-tiba suara ponsel airin berbunyi. Airin yang semula memejam mata, membuka mata nya karna takut ."Untuk apa dika, malam-malam gini telfon. " gumam airin dalam hati.


"Kenapa gak di angkat?" ucap ilham.


"Mungkin salah sambung mas. " jawab airin, airin menarik tengkuk ilham dan mencium bibir nya, untuk mengalihkan perhatian.


Ilham kembali melumat bibir airin dan turun ke leher nya. Suara ponsel airin berbunyi lagi membuat ilham menghentikan ciumannya. Jantung airin berdebar karna ketakutan, apalagi melihat ilham hendak meraih ponsel itu. Dengan cepat airin mengambil nya dia tidak mau ilham tau siapa yang menelfonnya.


"Biar aku saja yang angkat mas. " ucap airin, airin bersumpah akan memarahi dika besok karna sudah berani menelfonnya malam-malam begini.

__ADS_1


"Hallo" jawab airin dengan nada keras.


"...."


"Apa? " ucap airin kaget. Air matanya jatuh bercucuran. Ilham yang melihat nya menjadi cemas. Ilham mengambil ponsel airin.


"Hallo siapa ini? "


"...."


"Baik saya segera kesana. " ilham mematikan ponselnya dan mengambil pakaian nya di lemari.


"Ayo kita ke rumah sakit sekarang. " ucap ilham kepada airin.


*


Di rumah sakit ilham dan airin berlari mencari kamar ibunya di rawat . Airin melihat mbak dira dari kejauhan, dengan cepat airin berlari menghampiri nya.


"Apa yang terjadi mba? " tanya airin sambil menangis.


"Ibu lansung pinsan saat melihat restoran terbakar, apinya sangat besar tidak ada yang tersisa. " jelas mba dira. Airin semakin terisak, ilham yang ada di samping nya membawa airin duduk di bangku depan UGD.


Seorang dokter keluar dari ruangan itu, airin berdiri dan menghampiri dokter itu.


"Bagaimana keadaan ibu saya dok. " tanya airin.


"Bu sarah mengalami serangan jantung, ini semua karena bu sarah terlalu shock. saat ini kondisi nya kritis, tapi kami akan berusaha sebaik mungkin."

__ADS_1


Airin yang mendengar penjelasan dokter semakin terisak, ilham memeluk airin dan menangis di pelukannya.


__ADS_2