Jangan Tinggalkan Aku

Jangan Tinggalkan Aku
Episode 33


__ADS_3

Airin bangun pagi-pagi sekali, dia ingin melihat jam berapa suami nya berangkat kerja. Airin tidak melihat suaminya di tempat tidur, padahal masih sangat pagi, tidak lama pintu kamar mandi terbuka ilham terkejut melihat airin sudah duduk di tempat tidur. Ilham berjalan menuju lemari tampa mempedulikan airin.


"Jadi gini cara kamu ngindarin aku mas. Pulang tengah malam dan berangkat pagi buta seperti ini. "


Ilham tidak mengubris perkataan airin, dia masih sibuk memilih pakaian di dalam lemari, setelah ketemu ilham memakai kemejanya, dengan cepat airin berdiri dan mengenakan kancingnya.


Ilham masih diam, tapi dia juga tidak menolak. Airin mengancingnya dengan pelan, dapat di rasakannya wangi tubuh suaminya yang sangat dia rindukan, ingin sekali dia memeluk tubuh yang ada di depannya ini, tapi dia tidak berani. Tanpa terasa air matanya jatuh tak tertahan, dia menundukkan kepalanya supaya ilham tidak melihat air matanya.


Setelah selesai airin mengambil dasi yang senada dengan baju kemeja ilham dan akan memakaikannya, tapi dengan cepat ilham merebutnya.


"Aku bisa sendiri. " ucap ilham.


"Mas apa segitu bencinya kamu sama aku mas, setidaknya demi anak yang aku kandung ini, tolong beri aku kesempatan untuk memperbaiki semua nya."


"Apa yang ingin kamu perbaiki, memperbaiki hubungan yang sengaja kamu rusak?."


"Maafkan aku mas, aku sangat menyesal."


"Memang ya penyesalan itu datangnya selalu di akhir, coba kalau di awal kamu berpikir dan menyesalinya sebelum kamu berhubungan dengan nya, pasti kita tidak akan seperti ini." saut ilham yang masih sibuk mengenakan pakaian nya.

__ADS_1


Setelah selesai memakai sepatu ilham mengambil tas kerja nya dan berjalan menuju pintu.


"Mas tunggu!" teriak airin yang membuat langkah ilham berhenti. "Aku mau minta uang. "


Ilham tersenyum sinis " Memang nya selingkuhan kamu itu tidak memberikan mu uang, lalu apa yang sebenarnya kamu harapkan dari nya." ilham mengeluarkan dompetnya dan mengambil kartu ATM, kemudian dia melempar kannya tepat di wajah airin dan pergi dari kamar itu.


Sebenarnya airin tidak mau di rendahkan seperti ini, tapi dengan kondisi nya saat ini dia sangat membutuhkan uang.


Sudah hampir dua bulan semenjak airin mengetahui penyakit nya, semenjak itu juga uang tabungan nya habis karena harus periksa ke dokter dan membeli obat.


Dia semakin tidak mempunyai semangat hidup. Dia sudah tidak mempunyai siapa-siapa lagi di dunia ini. Suami yang dia harapkan tidak peduli lagi dengan nya.


Karena pintu kamar airin yang tidak tertutup ada seseorang yang melihat nya sedang memunguti obat yang berserakan di lantai.


Setelah minum obat kepala nya masih saja sakit, airin menghubungi dokter dan membuat janji dengan nya. Apalagi ilham sudah memberi nya ATM, jadi tidak ada lagi yang di khawatirkan nya.


**


"Bagaimana dok? " tanya airin setelah lebih satu jam dokter memeriksanya.

__ADS_1


"Sudah stadium 3." jawab dokter dengan lesu.


"Tapi ini baru dua bulan dok, kenapa cepat sekali?"


"Airin saya sudah pernah bilang, kanker itu sangat cepat menyebarnya. Mangkanya dari awal saya sarankan untuk melakukan pengobatan sebelum terlambat. "


Airin hanya diam menundukkan kepalanya sambil menangis, kenapa ini harus terjadi pada dirinya.


"Tapi airin karena kandungan mu sudah memasuki usia delapan bulan, kamu bisa melahirkannya dengan cara operasi secar, dan kita bisa melakukan pengobatan untuk mu, tapi bayi mu akan lahir secara prematur. "


"Tidak dok, saya akan menunggu sampai bayi saya lahir pada waktunya."


"Baiklah saya akan menambahkan resep obat dengan dosis yang lebih tinggi, tapi ini akan mempengaruhi janin dalam kandungan mu. Kamu hanya perlu meminumnya kalau sakit kepala mu tidak berhenti dengan obat yang biasa."


"Saya mengerti dok, kalau gitu saya permisi."


Saat airin membuka pintu ruangan dokter itu, airin terkejut melihat orang yang di kenal nya berdiri di depan pintu.


"Ayah. " ucap airin tak percaya. Ayah tak menjawab dia malah memeluk airin sambil menangis. Airin pun tak dapat lagi menahan tangisannya.

__ADS_1


__ADS_2