
Part 50:
Kini Daniel sedang berada di halaman rumah Bagas, dia menuju tempat mobil nya di parkir.
Saat akan masuk ke dalam mobil, tiba-tiba seorang wanita memanggil nya. Daniel menggeram tertahan. Wanita ini selalu saja tak bosan-bosannya mengganggu hidup nya.
" Ada apa lagi kak Mira?." Ucap Daniel mencoba menahan emosi nya. Bagaimana pun, Mira adalah seorang perempuan. Tak sepatutnya dia bersikap kasar pada wanita.
" Daniel, hari ini aku ada pemotretan. Kamu harus temenin aku buat pemotretan itu." Pinta Mira dengan manja.
" Udah berapa kali aku bilang kak,,,,,,!" Belum sempat Daniel melanjutkan, Mira memotong perkataan nya.
" Kalau enggak aku akan bilang sama fans kita, kalau kamu selingkuh sama yang namanya Na di a!!." Mira sengaja menekankan nama Nadia dengan jelas. Jika sudah begitu, Daniel terpaksa harus mengiyakan permintaan Mira. Itu ancaman yang paling ampuh bagi Mira, untuk menaklukkan Daniel. Setiap kali Daniel akan menolak permintaan nya, Mira selalu mengatakan itu, dan selalu berhasil membuat Daniel tunduk dan patuh pada nya.
Daniel hanya takut jika fansnya tahu tentang Nadia, maka akan berbahaya bagi keamanan Nadia. Karena yang fansnya tahu, Daniel adalah calon tunangan Mira. Dan itu pun, Mira sendiri yang mengatakan pada seluruh Indonesia melalui freshconfresh tahun lalu.
Para fans pun menganggap mereka sudah sangat cocok.
Flashback satu tahun yang lalu
Setelah beberapa hari pulang dari rumah sakit, Mira lah yang merawat Daniel. Daniel benar-benar tak mengingat apa-apa karena obat khusus yang di berikan Andre dan Mira kepada Daniel. Mereka bersekongkol untuk memisahkan Daniel dari Nadia, dan mereka juga memalsukan kematian Daniel, agar semua orang menganggap bahwa Daniel sudah meninggal.
Tentu semua tahu apa alasan mereka melakukan itu. Ya karena mereka mencintai sepasang suami istri itu. Mira menginginkan Daniel, sedangkan Andre menginginkan Nadia.
Namun setelah beberapa Minggu, ingatan Daniel tiba-tiba pulih total. Hal itu membuat Mira kelimpungan sendiri karena Andre tidak tahu menahu lagi soal ini, Mira juga putus kontak dengan Andre sudah sangat lama. dia bingung sendiri, pasalnya obat yang mereka berikan kepada Daniel itu, akan bertahan selama satu tahun. Namun kenyataannya Daniel pulih sebelum rencana mereka berhasil. Daniel juga mengetahui semua rencana Jahat mereka, hal itu membuat Daniel sangat marah kepada Mira. Dia pun memutuskan untuk pulang dan bertemu dengan Nadia. Namun saat dia sudah sampai, keluarga nya pun sudah pindah, dan dia tidak tahu mereka pindah ke mana.
Hingga berbulan-bulan Daniel mencari alamat dan keberadaan keluarga nya, namun hingga saat ini belum kunjung ia temukan.
Daniel pun melamar pekerjaan di sebuah kafe, dan pemilik kafe tersebut menawarkan Daniel sebagai penyanyi kafe dan Daniel menerima nya.
__ADS_1
Karena suara merdu yang di miliki Daniel, membuat banyak pengunjung datang ke kafe tersebut. Hingga banyak dari kalangan penting juga datang ke sana hanya untuk menyaksikan Daniel menyanyi.
Sampai-sampai seorang produser musik terpesona dengan suara nya dan menawarkan Daniel untuk rekaman di studio nya, hingga membuat namanya melejit dan terkenal seperti sekarang ini.
Penampilan nya juga telah berubah, bukan lagi seperti Daniel yang dulu. Kini Daniel terlihat berkali-kali lipat lebih tampan dan cool dengan gaya rambut yang lebih pendek dan rapi, tubuh yang terlihat lebih berotot, dengan perut yang suspek dan terlihat kotak-kotak itu, membuat penampilan nya jauh berbeda dari yang dulu.
Namun setelah terkenal, Mira datang dan mengaku sebagai calon tunangan Daniel. Netizen pun percaya karena Mira juga seorang model terkenal. Hingga membuat para fans menggadang-gadang kan bahwa mereka sangat cocok.
Daniel tidak bisa menyangkal nya, karena Mira selalu mengancamnya dengan membawa-bawa nama Nadia, hingga membuat Daniel tak punya pilihan lain.
Flashback off
Daniel sudah tak tahan lagi dengan sikap Mira yang selalu memanfaatkan nya. Ia merasa frustasi, dan tanpa sadar Daniel mencengkeram kuat bahu Mira, hingga membuat sang empu kesakitan.
" Mau Lo apa sih perempuan licik!?, Belum puas Lo udah bikin gue menderita sampai sekarang?, Hah!!." Pekik Daniel tepat di depan wajah Mira, membuat Mira sangat takut dan meringis kesakitan akibat perilaku kasar Daniel.
" Mau Lo apa sekarang?." Ulang Daniel, tapi kini dengan suara datar dan dingin nya.
" Ya mau aku, kamu harus nemenin aku pemotretan." Mira meminta hal yang sama, setelah apa yang baru saja Daniel lakukan pada nya, tanpa rasa takut sedikitpun.
" Oke, fine!. Kita ke tempat pemotretan sekarang." Akhirnya Daniel menyetujui nya.
" Yeey, asyik!. Makasih ya sayang!." Dengan tidak tahu malunya, Mira pun memeluk Daniel karena merasa sangat senang, sedangkan Daniel hanya diam dengan ekspresi datar nya.
Di sisi lain, Nadia baru saja di terima kerja di perusahaan penerbit.
Selama setahun ini, Nadia hanya menghabiskan waktunya untuk kuliah dan berdiam diri, dia banyak termenung dan menyendiri. Apa lagi setelah Avi dan Ronal menikah dan memutuskan untuk pindah ke Amerika, Nadia semakin merasa kesepian dan tak banyak bicara.
Selama setahun pula Nadia sama sekali tidak berminat untuk melihat dunia luar, termasuk dunia Maya.
__ADS_1
Yang ia lakukan hanya fokus pada kuliah nya saja, tanpa berminat untuk mengetahui apa yang terjadi di luar sana. Setelah apa yang terus-menerus terjadi pada dirinya belakangan ini, dan telah mampu mengubah kehidupan nya sembilan puluh lima persen. Dia hanya ingin merasa tenang tanpa gangguan dari pihak manapun.
" Nadia!." Panggil salah satu teman kantor nya. Nadia pun menoleh.
" Ya!." Jawab Nadia.
" Malam Minggu ini kamu ada acara tidak?." Tanya Sisil, teman kantor Nadia.
" Enggak." Jawab Nadia singkat.
" Kita nonton konser yuk!." Ajak Sisil.
" Konser?" Beo Nadia.
" Iya, konser musik!. Yang penyanyi tampan dan baru-baru ini terkenal itu loh!." Ucap Sisil antusias.
" Suara nya bagus banget!!, Mana ganteng banget lagi, tapi sayang nya udah punya pacar." Wajah nya pun seketika berubah muram.
" Emmmmm, gimana ya!." Ucap Nadia ragu.
" Ayolah Nadia, itung-itung merayakan perkenalkan dan pertemanan baru kita!." Bujuk nya tak kehabisan akal. Nadia masih nampak berpikir.
" Entar aku yang beliin tiket ples traktir makan deh!, Gimana?." Sisil menaik-turunkan alisnya.
' Sebenarnya tidak ada salahnya juga kalau aku ikut Sisil keluar, selama ini kan aku selalu mengurung diri dari dunia luar. Tidak ada salahnya jika aku menikmati hidup untuk sesaat saja. Aku harus belajar menghilangkan kesedihan ini dan mencoba memulai kehidupan baru.' Pikir nya.
" Nanti aku coba ngomong sama papa ku ya!." Kata Nadia.
" Yes! Akhirnya, aku punya teman nongkrong juga." Ucap Sisil girang.
__ADS_1