Jangan Tinggalkan Aku

Jangan Tinggalkan Aku
KETAHUAN


__ADS_3

Part 61:


Setelah sampai di tempat tujuan, Nadia , Daniel,Sisil dan Jonathan pun terlebih dahulu makan.


Setelah selesai makan, Jonathan dan Sisil berpisah dari Nadia dan Daniel. Mereka ingin memberikan waktu luang kepada pasangan suami istri itu.


" Sayang, aku pengen makan martabak manis." Rengek Nadia saat mereka masih berada di wahana permainan.


" Ya Allah sayang. Tadi kan udah makan banyak jajanan, kok udah minta martabak manis lagi." Daniel merasa frustasi melihat sang istri yang tak pernah merasa puas dengan semua jajanan yang ada di sana.


Tadi Nadia sudah makan beberapa jajanan yang ada di beberapa stand, mulai dari bakso,mie ayam, batagor, seblak. Belum lagi makanan ringan nya.


Daniel benar-benar di buat pusing oleh kelakuan Nadia.


" Iya, tapi kan belum kenyang." Rengek Nadia dengan nada manja.


" Itu udah banyak banget loh sayang, masa belum kenyang juga."


" Ini permintaan anak kamu nih. Kalau gak di turutin, entar anaknya ileran mau?" Ancam Nadia.


" Iya iya aku turutin. Sekarang kita cari martabak manis nya ya." Ucap Daniel seraya tersenyum, yang terkesan di paksakan.


Mereka pun mencari makanan yang diinginkan oleh Nadia. Setelah mendapatkan nya, Nadia makan dengan sangat lahap, persis seperti orang yang sedang kelaparan. Padahal dia sudah makan banyak sekali jajanan.


Daniel di buat geleng-geleng melihat tingkah Nadia, namun ia merasa sangat bahagia. Ternyata kesabarannya membuahkan hasil, meski belum sepenuhnya sempurna.


Ia masih harus membongkar kebusukan Andre dan Mira dan membuat mereka jera atas perbuatan mereka.


Tanpa mereka ketahui. Dari jarak yang cukup dekat, seseorang memperhatikan mereka dengan seksama.


Orang itu Andre. Ia nampak sedang memperjelas penglihatan nya terhadap orang yang bersama Nadia. Ia masih merasa ragu-ragu untuk menerka bahwa itu adalah Daniel.


" Kami mau?" Tanya Nadia seraya menyodorkan makanan nya pada mulut Daniel yang masih tertutup masker.


" Mau." Daniel lantas membuka maskernya untuk menerima suapan dari Nadia.

__ADS_1


Hal itu sontak saja terlihat jelas oleh Andre. Sekarang ia menjadi sangat yakin bahwa orang tersebut adalah Daniel.


Andre mengepalkan tangannya kuat-kuat saat melihat Nadia nampak bahagia bersama Daniel. Bahkan selama bertahun-tahun, Nadia tidak pernah sebahagia itu sebelum nya. Dan sebaliknya, Nadia selalu murung dan menangis sendirian di kamar nya.


Selama bertahun-tahun pula Andre berusaha mendapatkan Nadia dengan segala cara. Namun nyatanya, Nadia tetap selalu bahagia bila bersama Daniel.


Hati nya hancur, hati nya patah. Semua cara yang ia lakukan, tak membuat dua sejoli itu berpisah.


Andre pergi dengan perasaan kesal dan marah. Ia lantas melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Ia berniat untuk menemui Mira dan meminta penjelasan kepada nya tentang mengapa Daniel bisa pulih secepat itu. Dan bagaimana pernikahan Mira dan Daniel, apakah mereka tak jadi menikah, atau sudah bercerai. Dia akan menanyakan semua itu kepada Mira.


Sedangkan di lain cerita. Daniel kini tengah memakai kostum panda atas permintaan Nadia yang ingin sekali melihat suaminya itu berjoget menggunakan kostum panda tersebut.


Awalnya Daniel menolak karena merasa sangat malu jika ia mengenakan kostum tersebut. Namun dengan bujukan dan rayuan dari Nadia yang mengatasnamakan anak yang sedang ia kandung, Daniel terpaksa menuruti kemauan konyol Nadia itu.


" Terus sayang! Joget terus!" Teriak Nadia saat melihat Daniel yang sedang berjoget menggunakan kostum panda.


Tak hanya Nadia, banyak pengunjung lain yang menonton aksi konyol Daniel tersebut. Mereka ikut bersorak menyemangati Daniel.


Dengan wajah yang di tekuk masam di balik kostum nya, Daniel terpaksa menuruti kemauan Nadia untuk berjoget-joget.


Daniel pun membuka kostum tersebut dan segera menghampiri Nadia yang berada di antara ibu-ibu.


" Haduh, pengap sayang." Keluh Daniel dengan nafas yang tersengal-sengal.


" Haus sayang, ada air minum gak?" Tanya Daniel.


" Ada. Bentar ya!" Nadia pun hendak memberikan air minum tersebut kepada Daniel. Namun belum sempat Daniel menerima nya, beberapa ibu-ibu menghampiri mereka.


" Wah, mas Daniel ya?" Tanya salah seorang dari mereka.


" Iya Bu, ada apa ya?" Tanya Daniel.


" Ya ampun, mas Daniel aslinya ganteng banget ya Allah!" Teriak ibu-ibu itu merasa gemas. Daniel hanya menanggapi nya dengan tersenyum kaku.


" Mas ini siapa nya? Pacar nya ya?" Tanya ibu-ibu itu, menunjuk pada Nadia.

__ADS_1


" Bukan Bu. Saya adik nya." Jawab Nadia yang mendapat tatapan mengerikan dari Daniel. Namun Nadia sama sekali tak menanggapi nya.


" Oalah, ternyata cuma adiknya. Saya pikir pacar nya." Nadia lantas tersenyum canggung.


" Mas Daniel, boleh minta foto bareng?" Tanya mereka.


" Be,,,,,,,."


" Boleh Bu, tentu boleh dong. Iya kan mas Daniel?" Belum sempat Daniel menjawab nya, Nadia lebih dulu menyela. Ia juga sengaja menekankan kata mas Daniel dengan sangat jelas.


Mau tak mau Daniel terpaksa kembali menuruti keinginan Nadia.


Ia berada di antara kumpulan ibu-ibu untuk berswafoto.


Bahkan sebelum berpamitan, mereka juga meminta izin untuk mencubit pipi Daniel, itupun atas izin dari Nadia.


Setelah para fans ibu-ibu itu pergi, Nadia dengan tanpa rasa bersalah nya menertawakan Daniel. Ia nampak sangat puas telah berhasil mengerjai suaminya itu, sedangkan Daniel hanya memasang wajah cemberutnya karena ulah sang istri.


Hari itu mereka habiskan dengan berjalan-jalan dan bersenang-senang. Lebih tepatnya, Daniel yang selalu menuruti semua kemauan, keinginan dan permintaan dari Nadia. Meskipun ia kerap merasa dongkol dengan tingkah Nadia, namun ia merasa sangat dan sangat bahagia karena bisa menuruti semua keinginan istri dan calon anak nya.


Di lain tempat. Diendra dan Cetrin sama-sama sedang libur saat ini, lebih tepatnya meliburkan diri.


Semenjak kepergian Daniel, Diendra dan Cetrin tidak pernah sama sekali libur kerja, kecuali hari Minggu.


Mereka sengaja menyibukkan diri dengan bekerja, agar mereka tak terlalu merasa sedih karena di tinggal oleh Daniel untuk selamanya.


Bahkan mereka sengaja meng non aktifkan sosial media masing-masing, hanya agar mereka bisa lebih tenang. Mereka mengaktifkan kembali jika itu untuk keperluan pekerjaan saja.


Seperti halnya saat ini. Cetrin sedang mengscrol beranda sosial media nya yang baru saja ia aktifkan.


Ia memicingkan matanya kala sebuah berita terbaru muncul di beranda nya. Berita seorang musisi yang baru-baru ini terkenal.


Ia mempertajam penglihatan nya agar ia dapat lebih jelas melihat siapa musisi tersebut. Karena ia merasa pernah melihat seseorang tersebut, bahkan sangat sangat dekat dengan nya.


Tiba-tiba ia menyadari sesuatu yang membuat nya segera memanggil suaminya.

__ADS_1


__ADS_2