Jatuh Cinta Kepada Gunung Es

Jatuh Cinta Kepada Gunung Es
Ketika Cewek Belanja


__ADS_3

Sepulang sekolah Erlyn dan Sasha kebetulan bertemu dengan Beni dan juga Berlyn di dekat parkiran.


"Hei Sa! Lyn!" sapa Beni. Yang di sambut senyuman oleh Erlyn dan Sasha.


"Selamat ya Lyn, lo menang dalam pemilihan tadi. Dan untuk besok kita bakal sering ketemu lagi nih Sa" ucap Beni sambil mengedipkan matanya kepada Sasha.


"Ihh, apaan sih lo Ben" ucap Sasha yang mengerucutkan bibirnya.


"Lah, kan gue bener. Nanti Berlyn dan Erlyn bakal sering latihan buat lomba, dan lo pasti ngikutin Erlyn kan. Udah pasti gue juga ikut Berlyn hhh" ucap Beni terkekeh sambil merangkul pundak Berlyn.


Erlyn hanya tersenyum melihat wajah Sasha merona karena ucapan Berlyn.


"Hmm, Ben! Gue sama Erlyn mau ngadain pesta kemenangan Erlyn lo. Lo mau ikutan gak? Berlyn juga bisa ikut kok" ucap Sasha sambil mengedipkan matanya kepada Beni dan melirik Erlyn untuk memberikan kode, yang kemudian di tangkap oleh otak Beni.


"Sa! emang kapan gue bilang mau ngadain pesta?" bisik Erlyn ke telinga Sasha.


"Udah, kalau lo pengen lebih deket sama Berlyn. ikuti aja rencana gue" ucap Sasha berbisik.


"Wah!! kebetulan tuh. Besok kan hari minggu, kita ikut mereka aja yok Lyn" ucap Beni kepada Berlyn.


"Enggak mau. Kalau lo mau ikut mereka, ya sana" ucap Berlyn dingin.


"Ya elah Lyn. Sekali-kali aja kok, gimana kalau nanti gue pinjemin lo DVD game Warior state 05" bujuk Beni yang tahu kelemahan Berlyn.


"Warior state 09!! gue bakal ikut lo" ucap Berlyn memberikan syarat nya.


"Ya elah, ya gue belum punya yang itu. Itu kan baru liris minggu lalu" ucap Beni mengerutkan dahinya.


"Ya udah" ucap Berlyn dingin.

__ADS_1


"Gue punya Warior state Z One. Mau nyoba gak?" ucap Erlyn menengahi percakapan Beni dan Berlyn.


Beni dan Berlyn membulat kan bola matanya, mereka berdua menatap Erlyn dengan serius. Karena mereka tahu kalau Warior state Z One merupakan DVD edisi terbatas.


"Kalian kenapa?" tanya Sasha bingung melihat ekspresi Berlyn dan Beni.


"Enggak kenapa-kenapa. Lo gak tau ya Sa, Warior state Z One itu salah satu DVD edisi terbatas" Ucap Beni dengan nada menegaskan.


"Hmm, enggak tahu si. Tapi di rumah Erlyn emang banyak DVD warior state. Ada yang Warior state Z 51,Warior state X 27,Nah iya gue inget. Ada satu yang pernah gue coba seru banget, Warior state K 15" Ucap Sasha menceritakan sambil mengingat-ingat judul DVD nya.


Beni hanya bisa memaksa menelan ludahnya. Berlyn dan Beni sangat terkejut, ketika Sasha dengan santai nya menyebutkan judul-judul DVD edisi terbatas itu.


"Kalian nunggu apa lagi? Mobil gue di sini, ayo langsung ke rumah Erlyn" Ucap Berlyn langsung membuka pintu mobilnya.


Erlyn dan Sasha menatap Berlyn dengan heran. Yang tadinya menolak ajakan mereka, kini dengan sendirinya menerima ajakan mereka.


"Ahahaha, dasar Berlyn!! Mana tahan kalau udah ngebahas Warior state!!" Ucap Beni terpingkal melihat ulah temannya itu. "Ya udah, Kalian berdua buruan masuk ke dalem" ucap Beni kepada Erlyn dan Sasha.


"Ngapain berhenti di sini Lyn?" tanya Beni kepada Berlyn.


"Gue mau cari baju ganti Ben. Emang lo gak risih, maen pakek seragam kayak gini" ucap Berlyn yang lalu keluar dari mobil.


"Ehh!! gue juga mau ganti lah. Tungguin gue dong Lyn!!" teriak Beni sambil melepas sabuk pengaman nya. "Lo mau nyari baju ganti gak Sa?" Ucap Beni menoleh ke arah Sasha.


"Enggak dong. Gue udah bawa dari rumah" ujar Sasha kepada Beni.


"Ya udah, gue susulin Berlyn dulu. Kalian di sini aja!" sambung Beni yang sudah keluar mobil.


"Ehh!! Beni tunggu dulu!" teriak Erlyn dari jendela mobil.

__ADS_1


"Ada apa Lyn?" seru Beni yang kemudian menghampiri Erlyn.


"Lo beli Camilan sama minuman kaleng juga ya. Persediaan gue di rumah udah abis" Ucap Erlyn sambil memberikan kertas catatan dan selembar kartu kredit.


"Ihh!! banyak banget. Lo beli sendiri aja! lagian gue mau nyari baju dulu. Bye" ucap Beni yang kemudian lari menyusul Berlyn.


"Ihh, gimana sih. Padahal kan gue males jalan ke luar" gerutu Erlyn yang kemudian melepas sabuk pengaman nya.


"Lo mau keluar Lyn?" tanya Sasha kepada Erlyn.


"Iyaa, Lo ikut aja sekalian. Kita lama-lama in biar mereka nunggu kita. Sekalian aja kita belanja bahan makanan buat di dapur gue" cetus Erlyn dengan senyum liciknya.


"Hhh... emang lo ya. Ya udah ayok!" ucap Sasha.


Mereka pun masuk ke dalam Supermarket, mereka membeli berbagai macam makanan ringan dan juga minuman. Tak lupa Erlyn juga membeli bahan dapur. Setelah itu, mereka mampir ke bagian kosmetik, dan sudah pasti mereka membeli berbagai macam alat kosmetik. Mulai dari Lipstik, lips Balm, Lips Gloss, Eye shadow, Eye Liner dan bnyak lagi yang mereka beli. Mereka sengaja memperlambat langkah mereka, dan kini mereka keluar dari supermarket dengan membawa kantong belanja yang sangat besar.


"Hahaha, lo tau kakak kasir yang ganteng tadi sampai melotot lihat belanjaan kita" Ucap Sasha yang cekikikan bersama Erlyn.


"Woi!! kalian mau pulang apa enggak? Lelet banget sih!" teriak Beni dari jendela mobil.


"Santai aja kali Ben. Salah lo sendiri tadi di titipin enggak mau. Lo kan tau sendiri kalau cewek belanja tuh pasti lama! Ya kan sa?" Ucap Erlyn yang kemudian tertawa bersama Sasha. Membuat Beni dan Berlyn hanya bisa menghela nafas.


Mereka pun melajukan mobil mereka, hingga hari sudah petang mereka baru sampai di rumah Erlyn.


*


*


*

__ADS_1


Nantikan episode selanjutnya 😘


Jangan lupa beri like ya πŸ˜„


__ADS_2