Jatuh Cinta Kepada Gunung Es

Jatuh Cinta Kepada Gunung Es
Masa Kuliah


__ADS_3

Berlyn mencari Erlyn di seluruh sekolah tetapi tidak dapat menemukannya. Sepulang sekolah Berlyn datang ke rumah Erlyn, tetapi Erlyn sudah pulang ke rumah besar. Berulang kali Berlyn menelpon Erlyn, namun tak satu pun di jawab. Hingga keesokan harinya Berlyn datang ke kelas Erlyn.


Bruaak…Berlyn mendorong pintu kelas Erlyn dengan keras. Semua orang memandang ke arah Berlyn yang tiba-tiba datang tergesa-gesa.


"Sasha!…Erlyn mana?" tanya Berlyn yang menghampiri Sasha.


"Dia pindah sekolah!" cetus Sasha jutek.


"Pindah sekolah gimana?" tanya Berlyn semakin cemas.


"Ya pindah sekolah. Gara-gara lo sih, gue jadi di tinggalin sama sahabat gue" ucap Sasha mengerucutkan bibirnya.


"Lo pasti boong kan? Gak mungkin ngurus prosedur pindah secepat itu!" ucap Berlyn yang tak percaya kalau Erlyn pindah sekolah.


"Gue gak boong! Erlyn udah ngurus prosedur pindah sekolah sejak seminggu yang lalu. Tau gak buat apa? Dia lakuin itu buat kemungkinan terburuknya. Erlyn udah nyiapin semua, dia juga udah berfikir serius buat ungkapin perasaannya ke lo. Dia bilang ke gue. Kalau lo bisa nerima perasaan Erlyn ke lo, dia bakal ngadain pesta di rumahnya. Tapi dia juga bilang, kalau perasaannya di tolak, dia bakal pindah sekolah buat lupain lo" ucap Sasha dengan sedih.


"Sekarang Erlyn sekolah dimana?" tanya Berlyn dengan tatapan sayu.


"Gue juga gak tau. Dia cuma bilang kalau dia mau sekolah di luar negeri" ucap Sasha sambil mengusap air mata nya.


Berlyn hanya terdiam mendengar ucapan Sasha. Erlyn pindah sekolah tanpa memberitahu siapapun kecuali Sasha. Namun Sasha juga tidak di beritahu keberadaan Erlyn yang pasti.


Hari cepat berlalu. Setelah seminggu Erlyn pindah sekolah, Via juga pindah sekolah. Dan sudah pasti Via pindah ke sekolah Berlyn. Sasha terkenal tidak akur dengan Via, karena Sasha sudah tahu dengan sifat licik Via dari cerita Erlyn dulu. Meli yang baru saja menyingkirkan rival cintanya, kini datang Via yang menjadi rivalnya. Tentu saja, Meli dan Via bermusuhan untuk memperebutkan Berlyn. Tetapi semenjak Erlyn pindah, Berlyn menjadi semakin dingin. Berlyn hanya berbicara akrab dengan Beni, terkadang Berlyn juga berbicara kepada Sasha untuk menanyakan kabar Erlyn. Meskipun Sasha sudah berulang kali bilang kalau Erlyn sudah tidak pernah menghubunginya, Berlyn tetap datang ke Sasha setiap hari untuk menanyakan Erlyn.


2 tahun kemudian…


"Berlyn!…Lo udah makan apa belum. Nih gue udah nyiapin sandwich kesukaan lo" seru Via yang datang menghampiri Berlyn.


"Gak mau!" ucap Berlyn singkat.


"Minggir lo!…Berlyn tuh udah enggak suka makan sandwich" cetus Meli sambil mendorong Via.


"Berlyn! nih gue bikinin sarapan buat lo. Lihat nih, ada ayam goreng, sayur. Pokoknya lo bakal sehat deh kalau makan masakan gue" ucap Meli mendesak Berlyn.


"Berisik banget sih kalian! pagi-pagi udah bikin ribut aja!!" Bentak Berlyn yang sudah kesal.

__ADS_1


"Ya elah Bro…udah 2 tahun. Masih aja lo di ikutin sama dua lalat ini. Bahkan mereka sampai ikut kuliah di kampus kita! hhh…" ucap Beni mentertawakan Berlyn yang memasang raut jijik.


"Diem lo!…liat temennya kesusahan malah ngeledek!" cetus Berlyn yang lalu keluar ruangan.


"Kalian masih mau di sini? mending makanan kalian buat gue aja!" ucap Beni menggoda Via dan Meli.


"Jangan harap!!" teriak Via dan Meli bersamaan lalu berjalan mengejar Berlyn.


***


"Halo... Lo dimana? Gimana sih, ini hari pertama kita masuk lo…buruan deh, gue gak mau telat cuma gara-gara nungguin lo" ucap Sasha yang sedang berbicara di telepon.


"Sa!…" teriak Berlyn dari kejauhan.


"Lho…Lo kuliah di sini? Di Fakultas ini juga?" tanya Sasha kaget melihat Berlyn menghampiri nya.


"Yee…gue emang kuliah di sini. Lo sendiri juga kuliah di sini? Lo ikut MOS regu B ya?" tanya Berlyn ke Sasha.


"Kok lo gak bilang sih kalau kuliah di sini?!" gerutu Sasha panik.


"Ya gak kenapa-kenapa sih, tapi…" perkataan Sasha terputus oleh seseorang.


"Sasha!!" teriak Erlyn yang berjalan mendekati Sasha.


Seketika raut wajah Sasha menjadi gelisah, sedangkan Berlyn membulatkan kedua matanya. Sudah 2 tahun Erlyn tidak pernah ada kabar, Berlyn sangat terkejut melihat Erlyn berjalan mendekat ke arahnya. Erlyn juga terkejut melihat Berlyn berada di sana. Setelah 2 tahun tidak bertemu, ternyata Berlyn tetap sama seperti dulu.


"OMG!!…Erlyn ada di sini!" teriak Meli dengan heboh.


"Demi apa deh?! Gue pasti ngimpi kan!" teriak Via tak kalah heboh.


"Hah!…kalian berdua juga kuliah disini?" ucap Sasha makin terkejut.


Erlyn dan Berlyn hanya saling menatap tanpa berucap sepatah kata pun.


"Wow…Erlyn!! sejak kapan lo pulang ke Indonesia?!" seru Beni yang tadinya menyusul Berlyn.

__ADS_1


"Erlyn…Gue beneran enggak tau kalau mereka juga daftar ke sini. Kalau lo mau pindah, ayo kita pindah bareng-bareng" ucap Sasha kepada Erlyn.


"Kenapa harus pindah?" tanya Berlyn mengernyitkan dahinya.


"Udah lah Sa…Kita juga udah terlanjur daftar di sini. Ayo masuk aja!" ucap Erlyn tanpa ekspresi apapun, lalu berjalan menuju kelas.


"Cih!…mentang-mentang pulang dari luar negeri, jadi sombong banget tuh anak" cetus Via semena-mena.


"Berlyn! lo gak apa-apa kan?" tanya Beni sambil menepuk bahu Berlyn.


"Iya gue gak apa pa…ayo ke kelas" ucap Berlyn lesu, lalu berjalan ke kelas di ikuti Beni di belakang nya.


"Heh…satu belum abis. Nambah satu rival lagi" ucap Meli sewot.


"Lo akuin aja kalau lo itu gak mampu buat ngalahin gue" cetus Via ke Meli.


"Kalau gue sih gak khawatir soal lo, kalau lo mampu ngalahin gue,pasti lo udah jadi pacar Berlyn dari dulu.Yang bikin gue khawatir malah Erlyn, karena cuma dia yang bisa bikin Berlyn ragu-ragu" ucap Meli dengan tatapan kesal.


"Heh…Lo aja gak bisa ngalahin gue. Apalagi Erlyn yang mirip mantan Berlyn!" cetus Via sombong.


"Kok lo tau masalah wajah Erlyn yang mirip mantannya Berlyn?" tanya Meli penasaran.


"Ya iyaa lah. Kan gue yang ngasih tau Erlyn soal mantanya Berlyn" cetus Via yang kemudian berlalu pergi.


"Wah…gawat nih. Ternyata selama ini Via lebih licik daripada gue" gumam Meli dalam hati.


*


*


*


Makasih buat yang udah mampir ke novel ini😁


Jangan lupa beri dukungan dengan memberikan Like ya😘

__ADS_1


__ADS_2