Jatuh Cinta Kepada Gunung Es

Jatuh Cinta Kepada Gunung Es
Nilai Kecil


__ADS_3

Di dalam aula suara riuh penonton meramaikan acara itu, setiap perwakilan Kelas sudah jalan di panggung layaknya seorang model. Dari 15 kelas, kini hanya tersisa 5 peserta yang berhasil lolos, termasuk Erlyn dan juga Meli. Sekarang tiba ke babak penentuan menuju Final. Tiga orang peserta akan gugur dalam babak ini. Pada babak ini, setiap peserta di haruskan menampilkan sebuah pertunjukan. Yang mendapat nilai paling bagus, mereka yang akan lolos ke babak selanjutnya.


"Baiklah semuanya, mari kita sambut peserta pertama kita. Me…Li" seru MC di sertai sorakan para penonton.


"Halo semuanya!" teriak Meli yang kemudian di sahut semua orang. "Saya kali ini akan menampilkan sebuah tarian Kontemporer, selamat menonton" ucap Meli dengan senyum nya.


Meli yang sudah mengganti kostumnya, mulai menari di atas panggung. Tarian yang sangat enerjik membuat penonton bersorak kagum. Para juri juga mulai memikirkan nilainya. Hingga musik berhenti dan tarian telah selesai.


"Baiklah, itu tadi pertunjukan yang bagus dari Meli. sekarang kita akan melihat nilai dari juri untuk Meli!" seru MC.


"Iyaa!! 8,7,9!!! Marvellous!!! Meli mendapatkan nilai 24 dari 30!!!" teriak MC meriah kan suasana. Tawa girang juga muncul di bibir Meli.


***


"Gila Lyn! Meli dapet nilai 24 dari 30!!" teriak Sasha yang sedang menunggu Erlyn berganti baju.


"Pasti Berlyn yang beri nilai paling kecil kan?" tanya Erlyn sambil melipat bajunya.


"Iyaa, kok lo tahu" tanya Sasha kembali.


"Ya nebak aja. Kebanyakan cowok kayak Berlyn gak suka dengan penampilan yang terlalu terbuka. Tadi gue liat kostum Meli yang kayak gitu, udah pasti buat Berlyn I'll fill" ucap Erlyn sambil membenarkan lipstiknya.


"Iya juga ya. Tapi BTW, kok lo pakai baju biasa aja sih. Sweter kuning dengan celana Jeans, gak menarik ah" ucap Sasha menilai Erlyn dari kepala sampai bawah.


"Ya elah, kan gue cuma mau nyanyi sambil maen gitar. Kalau pakai aksesoris yang berlebihan malah jadi lucu" ucap Erlyn sambil menyetel gitarnya.


"Ya udah deh, terserah lo aja. Ayo balik ke belakang panggung lagi. Udah peserta ke empat tuh yang naik panggung" ucap Sasha sambil menarik Erlyn keluar.


"Eh!! santai aja kali. Gue bisa jalan sendiri, gak usah tarik-tarik" cetus Erlyn melepaskan tanganya.


"Ya udah ayok" ucap Sasha yang kini berjalan santai mengikuti langkah Erlyn yang fokus pada gitar nya.


"Sa! minjem iket rambut lo dong" ucap Erlyn kepada Sasha.


"Eh Lyn! lo mau iket rambut lo?hhh, kesambet apa lo sampai biarin rambut yang sering kamu smoting buat di iket" Ucap Sasha terkekeh sambil memukul bahu Erlyn.


"Siapa yang mau iket rambut gue sih. Udah deh sini pinjem bentar" ucap Erlyn langsung menarik ikat rambut dari rambut Sasha.

__ADS_1


"Aw!! Erlyn!! sakit tau" Jerit Sasha yang mengelus rambutnya karena kesakitan.


"Hhh, Sorry Sa. Lo lama sih, ini tali tuh cuma mau gue buat iket nih senar biar kenceng" ucap Erlyn sambil menunjukkan Ikat rambut yang sudah merekat di gitar.


"Ohh gitu" Sasha mengangguk.


***


"Baiklah teman-teman semua. Empat peserta telah menampilkan pertunjukan nya. Dan untuk saat ini Meli berada di posisi paling tinggi. Bagaimana dengan peserta terakhir kita? kita akan tahu jawaban nya!! Mari kita sambut Erlyn!!" Seru MC meriah kan suasana.


"Waaaa!!! Ratuku naik ke panggung"


"Ratu Erlyn semangat!! kami mendukung mu!!"


Teriakan semua penggemar Erlyn memenuhi seisi aula. Erlyn pun mulai memakai tudung sweater nya, dan naik ke atas panggung. Erlyn mulai menyiapkan mikrofon nya, satu di arahkan ke gitarnya dan satu di arah kan ke depan bibirnya.


"Erlyn!! aku akan selalu mendukung mu!!" teriak Doni dari sudut ruangan. Sontak mengeheningkan suasana. Semua mata tertuju padanya, begitu pula Berlyn yang kemudian memutar malas bola matanya.


Jreng…jreng…jreng…Petikan senar mencair kan keadaan. Erlyn mulai memainkan gitar nya.


Jreeng… Suara gitar panjang menutup pertunjukan nya. "Terima Kasih" ucap Erlyn menundukan Kepala nya memberi hormat.


"Wah!! Keren banget!! berikan tepuk tangan yang meriah untuk Erlyn!!" teriak MC dengan semangat.


***


"Sial!! sejak kapan Erlyn bisa main gitar kayak gitu!!" Gerutu Meli yang kesal di belakang panggung.


"Ya…secara Erlyn kan Multi talent. Pastinya lo enggak bakal bisa menang dari Erlyn" cetus Sasha yang duduk di belakang Meli.


"Diem lo!!" Bentak Meli yang kemudian pergi dari sana.


***


"Erlyn!! emang paling hebat!!"


"Bener!! Ratu Erlyn yang paling keren"

__ADS_1


"Erlyn…Erlyn…Erlyn…"


Penggemar Erlyn semakin menggila setelah penampilan Erlyn yang memukau. Aula menjadi semakin ramai.


"Baiklah!! semuanya harap tenang! Kita akan mendengar kan perolehan nilai dari para juri kita! akan kah Erlyn mendapatkan nilai besar?atau sebaliknya!" teriak MC membuat semua deg…deg kan.


"Iyaa!! Ini dia!! 10,7,10!… waw !!! nilai tertinggi!! Erlyn mendapat nilai 27 dari 30!!" teriak MC membuat seisi aula menjadi heboh. "Selamat kepada Erlyn dan Meli yang lolos ke babak Final!!" Seru MC semakin heboh.


"Ya!!…Erlyn lolos!…"


"Erlyn yang terbaik"


"Ratu!! aku mencintaimu!!"


Teriak para penggemar semakin meledak, namun raut senang tak terlihat di wajah Erlyn. Lantaran Berlyn memberikan nilai paling kecil untuk nya.


"Baiklah semuanya. Kita akan istirahat dulu, setelah itu kita akan menyaksikan Final dari acara ini" ucap MC yang kemudian turun dari atas panggung.


Semua orang juga bubar satu persatu, sedangkan Erlyn masih terdiam menatap Berlyn yang kini berjalan keluar ruangan.


"Erlyn!!" teriak Sasha mengaggetkan lamunan Erlyn. "Sumpah deh, Lo keren banget maenya. Kapan-kapan ajarin gue juga dong" seru Sasha yang memeluk Erlyn.


"Iya entar gue ajarin" ucap Erlyn lesu


"Eh, lo kenapa Lyn. Lo gak seneng bisa lolos ke final?" tanya Sasha yang melihat wajah murung Sahabat nya itu.


"Enggak kenapa-kenapa kok Sa! Gue cuma laper jadinya lemes" ucap Erlyn menyembunyikan kesedihan nya.


"Ya udah, karena lo laper ayo kita ke kantin!!" teriak Sasha langsung menarik tangan Erlyn.


*


*


*


Tunggu Episode selanjutnya ya 😌

__ADS_1


__ADS_2