Jatuh Cinta Kepada Gunung Es

Jatuh Cinta Kepada Gunung Es
Genius yang tak di akui


__ADS_3

Hari sudah semakin siang, kini para peserta sudah berkumpul kembali di dalam aula. Berlyn sengaja mengajak Erlyn duduk di bangku paling ujung, supaya tidak bertemu dengan Via.


"Baiklah adik-adik semua. Setelah juri selesai mengoreksi jawaban dari kalian. Juri telah mendapat kan 30 orang yang akan lolos ke babak berikutnya. Bagi nama sekolah yang di sebutkan, berarti dia telah lolos ke babak selanjutnya. Dan bagi peserta yang tidak lolos, jangan berkecil hati. Tahun depan masih bisa mengikuti perlombaan ini lagi" ucap MC menjelaskan.


MC telah menyebutkan nama-nama sekolah yang lolos ke babak selanjutnya. Sorak sorai dari para peserta yang berhasil lolos meramaikan ruangan itu. Sedangkan peserta yang nama sekolah nya belum di sebutkan, hanya bisa memasang ekspresi gelisah.


"Baiklah adik-adik, 27 peserta yang lolos sudah saya sebutkan. Masih tersisa 3 peserta yang akan lolos ke babak selanjutnya. Karena permintaan juri, kami akan mengumumkan nilai yang di dapat dari ketiga peserta dengan nilai tertinggi ini" seru MC semakin membuat jantung dag dig dug.


"Peserta yang berada di urutan ketiga dengan nilai 85 dari nilai 100. Adalah………SMA Harapan Bangsa!" teriak MC yang di sambut oleh tepuk tangan para penonton.


"Yang berada di urutan kedua dengan nilai 90 di raih oleh…… Musically Internasional High School!!" teriak MC semakin meriah.


"Yeay!! Via kita lolos!!" teriak Hendra kegirangan.


Via hanya tersenyum sinis sambil menatap ke arah Erlyn.


"Heh…30 besar aja gak lolos apalagi urutan pertama. Erlyn yang enggak belajar sama sekali, masih nantang buat ngalahin gue?! Kebanyakan halu tuh orang. Bahkan babak penyisihan pertama aja gak lolos!" gerutu Via di dalam hati.


"Untuk peserta yang berada di urutan pertama ini membuat juri sangat kagum. Karena mereka bisa mendapatkan nilai sempurna ya itu 100!!" teriak MC sampai melotot "Dan peserta itu berasal dari……SMA Taruna Bangsa!!" teriak MC menghebohkan suasana seisi ruangan.


"Berlyn kita lolos!!" teriak Erlyn sambil menggoyangkan tangan Berlyn. Namun Berlyn hanya diam tak bersuara. "Berlyn lo kenapa?!" teriak Erlyn semakin keras menggoyangkan tengan Berlyn.


"Lo dapet nilai sempurna?" tanya Berlyn yang menatap ke arah mata Erlyn.


"Ehh…!Iyaa" ucap Erlyn gugup karena melihat ekspresi Berlyn yang aneh. "Kan lo sendiri yang kemarin bilang, kalau gue bakal bisa ngerjainnya. Sekarang kita udah lolos, kok lo malah marah si" ucap Erlyn menunduk karena takut.


"Siapa yang marah?" tanya Berlyn dengan senyumnya yang tulus.


"Lo gak marah! Bagus deh" seru Erlyn dengan tersenyum ceria.


Suasana di dalam ruangan menjadi ramai, ada teriakan kegembiraan dari peserta yang lolos. Ada pula yang menangis karena tidak lolos seleksi. Namun, sesaat kemudian keriuhan menjadi hening.


"Maaf kak! Saya mau mengajukan komplain!" seru Via mengheningkan suasana.


"Hmm…Ada apa ya?" tanya panitia agak canggung.

__ADS_1


"Saya enggak percaya kalau peserta dari SMA Taruna Bangsa mendapatkan nilai sempurna. Saya khawatir mereka telah berbuat curang" Cetus Via berterus terang.


"Via!! Lo ngomong apaan sih?!" bentak Hendra kepada Via.


"Apa kamu bisa membuktikan kalau mereka berbuat curang?" tanya panitia kepada Via.


"Saya bisa jadi saksinya kak. Semalam saya dan patner saya belajar bersama di rumah mereka. Pada saat itu kami belajar bersama, tetapi Erlyn tidak belajar sama sekali. Sedangkan saat mengerjakan ujian tadi, pasti para panitia juga tahu kalau Erlyn mengerjakan soalnya sendirian. Orang yang enggak belajar sama sekali,Kalau dapet nilai 75 atau 80 mungkin masih wajar. Tapi dia dapet nilai sempurna, bukankah pantas di curigai" seru Via memojokkan Erlyn.


"Wah…bener juga tuh"


"Mana mungkin bisa dapet nilai 100 kalau tidak belajar"


"Heh…ternyata menang lewat jalur curang"


Semua orang membicarakan Erlyn berbuat curang. Akhirnya Berlyn berjalan maju ke depan untuk membela Erlyn.


"Kak…saya bisa jadi saksi membela Erlyn. Sebenarnya Via dan Erlyn sedang ada konflik, saya yakin Via sengaja mengarang cerita untuk menjatuhkan Erlyn" seru Berlyn dengan suaranya yang tegas.


"Mereka satu tim! Bagaiman kita bisa percaya dengan apa yang dia katakan! mungkin dia mencoba menutupi kecurangan Erlyn!!" teriak Via menentang Berlyn.


"Cukup!!" Erlyn yang masih berada di belakang berteriak menghentikan keributan yang di buat oleh Via. Erlyn berjalan maju kedepan, seluruh mata menatapnya dengan intens. Erlyn mulai naik ke atas panggung.Erlyn menatap lurus ke arah Via, dan tersenyum sinis.


"Gue berdiri di sini cuma mau ngasih tau ke semua orang bahwa gue enggak berbuat curang. Gue akui, memang semalam gue gak belajar. Mungkin kalau gue inget-inget seminggu ini gue belum belajar. Tapi gue enggak pernah berbuat curang dalam kompetisi. Kalau kalian semua enggak percaya sama gue.Gue bersedia saat ini juga melakukan ujian lisan di hadapan kalian semua!" ucap Erlyn dengan santainya.


Semua orang hanya saling menatap satu sama lain. Sedangkan Via tak lagi bisa mengeluarkan kata-kata. Para panitia saling berbisik-bisik mendiskusikan situasi saat itu.


"Baiklah kami hargai kepercayaan diri Erlyn. Karena Via juga tidak ada bukti kongkrit mengenai masalah kecurangan yang di lakukan oleh Erlyn. Karena itu kami para panitia telah setuju untuk memberikan Erlyn kesempatan untuk membuktikan bahwa dia tidak curang. Kami akan menyiapkan 1 pertanyaan dari setiap mata pelajaran. Tunggu beberapa menit, setelah soal dari panitia telah siap. Kita akan adakan ujian lisan kepada Erlyn" ucap salah satu panitia untuk menjelaskan.


"Baik kak. Terima Kasih" ucap Erlyn lalu turun dari panggung.


Setelah menunggu beberapa saat. Kini panitia telah siap beserta pertanyaan nya.


"Baiklah Erlyn. Apakah kamu sudah siap?" tanya juri kepada Erlyn.


"siap kak!" Seru Erlyn dengan yakin.

__ADS_1


"Pertanyaan pertama! Berdasarkan klarifikasi iklim Koppen, Jawa Timur yang memiliki vegetasi hutan musim merupakan wilayah dengan iklim?" seru Juri membacakan soal.


"Iklim Am!" jawab Erlyn spontan.


"Bagian ilmu ekonomi yang mengkaji tentang gambaran umum kegiatan ekonomi secara menyeluruh adalah?"


"Ekonomi makro" jawab Erlyn tanpa berpikir lagi.


"Bakteri kemosintesis yang terlibat dalam persamaan reaksi Ca(NO2)2 + O2 → Ca(NO3)2 adalah....?"


"Nitrobacter" jawab Erlyn dengan santai.


"Teori brahmana di prakarsai oleh?"


"Van Leur" jawab Erlyn spontan.


Semua orang hanya menyaksikan Erlyn menjawab pertanyaan demi pertanyaan tanpa terlihat ekspresi bingung. Erlyn menjawab setiap pertanyaan seperti tanpa ada beban pikiran. Hingga semua pertanyaan selesai di ajukan.


"Baiklah semua nya. Kami para juri cukup kagum dengan kemampuan berfikir Erlyn. Seperti yang kalian saksikan sendiri, Erlyn mampu menjawab pertanyaan dengan cepat dan percaya diri. Dan setelah di koreksi oleh para juri, Erlyn telah menjawab semua pertanyaan dengan benar! Karena itu kami bisa menyatakan bahwa Erlyn tidak melakukan kecurangan. Karena Erlyn merupakan salah satu dari Genius yang jarang di temukan!" seru panitia mengklarifikasi kesalah pahaman.


"Wah…bener semua"


"Ternyata enggak curang"


"Pasti cewek yang komplain tadi yang sengaja cari masalah"


Setelah para juri mengklarifikasi masalah Erlyn. Semua orang mempercayai kejujuran Erlyn dalam mengerjakan ujian. Saat ini semua tuduhan buruk berbalik tertuju ke Via.


*


*


*


Bagaimana cerita ini menurut kalian? Kalau ada kesalahan dalam bentuk apapun, mohon di maklum ya 😁 karena ini hanya sebuah cerita.

__ADS_1


Lebih bagus lagi kalau ada yang memberikan saran dan kritik melalui kolom komentar 👉👈


Jangan lupa beri Like juga ya😘


__ADS_2