
Hari sudah malam, mereka akhirnya sampai di rumah Erlyn. Erlyn membuka pintu rumahnya, sedangkan Beni dan Berlyn membawakan belanjaan mereka.
"Lyn! buruan dong. Berat nih belanjaan kalian" keluh Beni yang kemudian menurunkan tas belanjaan nya ke lantai.
"Aduh, bentar dong. Kuncinya banyak nih, gue suka bingung" ucap Erlyn sambil menunjukkan gantungan kuncinya yang penuh.
"Iyaa Lho. Sabar ngapa" ucap Sasha membela Erlyn.
"Sini biar gue coba" ucap Berlyn yang tiba-tiba mengambil kunci di tangan Erlyn, hingga Erlyn melangkah mundur karena kaget.
"Mankanya, kalau kuncinya banyak di kasih nomer supaya enggak ribet…Klak…" ucap Berlyn yang sudah berhasil membuka pintu nya dengan sekali percobaan.
Mereka pun masuk ke dalam rumah, Erlyn menata belanjaan nya di dapur. Sedangkan Sasha mengeluarkan camilan yang tadi juga mereka beli.
"Jadi habis ini kita mau ngapain nih?" seru Erlyn yang baru datang dari dapur.
"Lyn, badan gue lengket semua nih. Kamar mandi lo dimana gue pengen mandi" ucap Beni sambil mengendus bau badannya.
"Ehh…Beni!! Lo ngapain mau mandi kok di kamar mandi Erlyn. Lo itu cowok, masa mandi di kamar Erlyn" ucap Sasha sambil melemparkan bantal sofa ke arah Beni.
"Aw! santai aja kali Sa. Kalau enggak boleh ya gak kenapa-kenapa" ucap Beni.
"Ohh… kalau kalian mau mandi, bisa pakai kamar mandi di kamar tamu nah. Mandi aja gak masalah, bentar ya gue ambilin handuk lagi, soalnya di kamar tamu cuma ada satu handuk" ucap Erlyn yang kemudian masuk ke kamar nya mengambil handuk bersih.
"Ya udah, gue mandi duluan ya" ucap Beni yang hendak berdiri. Namun di hentikan oleh Berlyn.
"Heeehe,gue dulu yang mandi. Lo di sini aja dulu nemenin Sasha!" ucap Berlyn sembari mendudukkan Beni kembali di kursi, sedangkan ia berjalan cepat mendahului Beni.
"Dasar lo Lyn!! maen nyerobot aja!!" teriak Beni yang kemudian di tertawakan oleh Sasha. "Untung di sini ada lo Sa" ucap Beni melembut sambil mengedipkan matanya menggoda Sasha.
"Sorry ya Ben. Gue juga mau mandi bye!!" Teriak Sasha yang berlari ke kamar Erlyn sambil tertawa.
"Woi!! Kok pada ninggalin gue!!" teriak Beni kesal.
***
"Lho Sa, kok lo di sini? Kenapa gak nemenin mereka?" tanya Erlyn kepada Sasha yang tiba-tiba masuk ke kamar nya.
"Gue juga pengen mandi, pinjem kamar mandi lo dulu ya" ucap Sasha yang langsung melangkah menuju kamar mandi.
"Ehh! enak aja lo. Nih lo kasih handuk ke mereka dulu, gue mau mandi duluan. Lo nanti aja!" ucap Erlyn yang menarik bahu Sasha mundur.
__ADS_1
"Ihh…kok lo gitu sih" ucap Sasha kesal namun tak di hiraukan oleh Erlyn yang langsung masuk ke kamar mandinya.
***
"Nah Ben…handuk buat lo mandi" ucap Sasha yang duduk di sebelah Beni sambil mengerucutkan bibirnya.
"Kenapa lo? Udah muka pas-pasan pakek acara di tekuk segala!" ucap Beni yang menerima handuknya.
"Gue di usir sama Erlyn. Dia juga mau mandi" gerutu Sasha dengan nada kesal.
"Ahahaha…itu tuh. Tandanya Erlyn pengertian sama gue!! Rasain tuh, siapa suruh lo tadi ninggalin gue hhh" Ucap Beni tak sanggup menahan tawa nya.
Brug… Sebuah bantal melayang ke wajah Beni.
"Lo kok ngeselin banget sih Sa!" seru Beni yang melepaskan bantal dari wajahnya.
"Lo tuh yang ngeselin!" teriak Sasha sambil memukul Beni dengan bantal.
"Lo berani sama gue?" tantang Beni sambil menatap serius ke mata Sasha.
"Iya gue berani!! Mau apa lo ha?!" bentak Sasha tak mau kalah.
"Ohh…gitu ya berani ya lo…Rasain nih…" Ucap Beni yang memkul Sasha dengan bantal.
Dan akhirnya mereka saling perang bantal. Hingga Erlyn dan Berlyn keluar dari kamar dengan pakaian yang sudah berganti karena mereka baru saja mandi.
Cekrek…suara kamera HP Erlyn menghentikan pertikaian Beni dan Sasha.
"hahaha!…kalian lucu banget sih" ucap Erlyn sambil melihat gambar di ponselnya, sedangkan Berlyn hanya tersenyum dan kemudian duduk di sofa.
"Lyn!! lo apaan sih! Apus gak fotonya!!" teriak Sasha hendak berdiri.
"Gak usah Lyn! jangan lupa kirim ke Whatsapp gue ya!" teriak Beni sambil memegangi tangan Sasha supaya tidak berdiri.
"Lo apaan sih! Lepasin gak!" seru Sasha yang memaksa menarik tangan nya.
Centling…suara notifikasi dari HP Beni, yaitu kiriman foto dari Erlyn.
"Beneran lo kirim ke Beni?!" teriak Sasha langsung mengambil HP Beni yang berada di atas meja.
"Iyaa, udah gue kirim" ucap Erlyn terkekeh yang kemudian duduk. Berlyn hanya tertawa kecil menyaksikan tingkah ketiga temannya itu.
__ADS_1
"Puhft…Ahahahaha" tawa Sasha meledak ketika dia melihat foto yang di kirim Erlyn ke Beni.
"Lo kenapa Sa?" tanya Beni yang bingung, sedangkan Erlyn juga ikut tertawa.
"Udah ya gue mau mandi dulu bye…bye" Ucap Sasha sambil mengejek Beni dan kemudian berlalu pergi.
"Sasha kenapa sih?" gumam Beni yang kemudian melihat Foto yang di kirim Erlyn.
"Anj*r! kenapa muka gue kayak gini? pantesan Sasha ngetawain gue" teriak Beni kaget karena fotonya tepat di saat wajah Sasha tertutup bantal, sedangkan wajahnya berada di pose kocak.
Erlyn tak kuasa menahan tawanya hingga meneteskan air mata.
"Udah sana lo mandi aja!" ucap Berlyn yang juga tak bisa menahan tawanya.
"Ya udah deh. Gue mandi aja, apus Lyn. Asli jelek banget muka gue di foto itu" ucap Beni yang kemudian berdiri.
"Santai aja Ben! Privasi aman kok" ucap Erlyn yang belum berhenti tertawa.
Saat ini Beni dan Sasha sedang mandi, sekarang hanya ada Berlyn dan Erlyn di ruang tamu. Seketika suasana menjadi hening, baik itu Erlyn atau pun Berlyn tidak ada yang inisiatif memulai percakapan. Berlyn mulai membuka camilan yang ada di meja sedangkan Erlyn mulai tidak betah dengan suasana canggung itu, akhirnya dia mulai mencoba mencairkan suasana.
"Hmm…Lyn.Kita tunggu mereka di ruang musik aja yok" ajak Erlyn ke Berlyn agak canggung.
"Ngapain ke ruang musik?" tanya Berlyn santai sambil memakan keripik kentang.
"Karena PS nya ada di sana, katanya lo tadi mau nyoba warior state?" ucap Erlyn yang tiba-tiba teringat apa yang membuat Berlyn tertarik.
"Kenapa gak bilang dari tadi. Ayok ke sana!" ucap Berlyn yang langsung berjalan mendahului Erlyn.
"Tunggu dulu! bantuin gue bawak ini dong!" seru Erlyn yang menujuk ke arah meja yang penuh makanan.
"Iya…iya" gerutu Berlyn yang kemudian berbalik dan membawa kantong berisi minuman. Sedangkan Erlyn membawa camilan nya.
*
*
*
*
Terima kasih buat para pembaca😁
__ADS_1
Jangan lupa beri dukungan melalui like, komen, dan vote ya 😘