Jatuh Cinta Kepada Gunung Es

Jatuh Cinta Kepada Gunung Es
Frist Kiss


__ADS_3

Berlyn telah membawa Erlyn sampai ke tempat tujuan. Mereka telah sampai di sebuah pantai, Berlyn sudah menyewa orang untuk mempersiapkan keperluan mereka selama di sana. Bahkan juga sudah menyiapkan 2 tenda.


"Kenapa kamu gak bilang kalau kita mau ke pantai? Tau gitu kan, aku bisa bawa baju ganti buat renang" ucap Erlyn yang berjalan mengikuti di belakang Berlyn.


Seketika Berlyn berhenti hingga Erlyn menabrak punggungnya karena berhenti mendadak. Berlyn berbalik dan menatap ke mata Erlyn.


"Kamu tenang aja! Udah gue siapin semuanya" ucap Berlyn dengan tersenyum lembut ke Erlyn.


"Okey…" ucap Erlyn yang juga tersenyum ke Berlyn.


"Kenapa ada 2 tenda. Apa kita mau nginep di sini?" tanya Erlyn yang sudah sampai di tenda yang di siapkan Berlyn.


"Iya! Tapi nanti sore Beni sama Sasha nyusul kesini" ucap Berlyn sembari mengeluarkan pakaian dari tenda.


"Ohh…gitu.Baju gue mana?" tanya Erlyn sembari menadah kan tanganya ke Berlyn.


"Nah!!" ucap Berlyn sembari memberikan sebuah celana pendek berwarna gelap.


"Berlyn!! Apaan sih lo?! Ini kan celana cowok!" teriak Erlyn sembari mengibaskan tanganya dengan spontan.


"Hahaha! Abisnya lo gak sabaran banget sih! Baju cewek ada di tenda sebelah!" ucap Berlyn sembari menunjuk tenda sebelah dengan pandangan nya.


"Iyaa!!" cetus Erlyn yang kemudian berjalan menuju tenda sebelah nya dengan mengerucut kan bibirnya.


Setelah beberapa menit, Erlyn keluar dari tendanya. Erlyn berjalan menghampiri Berlyn yang duduk di tepi pantai.


"Lautnya cantik banget ya…" ucap Erlyn sembari duduk di samping Berlyn yang nampak fokus menikmati pemandangan lautan.


"Iya…Tapi lebih cantikan kamu" ucap Berlyn sembari menoleh ke Erlyn.

__ADS_1


"Apaan sih lo!! Kebanyakan belajar sama Beni lo ya?! Jadi pinter banget ngeggombal!!" cetus Erlyn memalingkan pandangannya.


"Yang penting kan cuma lo yang gue gombalin" ucap Berlyn sembari merangkul Erlyn ke pelukanya.


"Emm…Gue gak nyangka setelah 2 tahun berpisah, Gue bisa jadian sama lo setelah kita ketemu" gumam Erlyn sembari mengeratkan pelukanya.


"Mau minum gak?!" tanya Berlyn sembari menunjukkan sekaleng soda di tangannya.


"Boleh!" cetus Erlyn kembali duduk tegap.


cklak…Berlyn membuka kan tutup kalengnya.


"Nah!" ucap Berlyn sembari mengulurkan soda yang sudah ia buka.


"Makasih!" ucap Erlyn langsung meneguk soda nya.


"Kamu mau gak?" ucap Erlyn lagi setelah meneguk minumannya.


"Ehh!…iya maaf. Gue biasanya berbagi minuman langsung dari kaleng pas bareng Sasha" ucap Erlyn sembari menarik tanganya lagi.


"Lo mau berbagai sama gue juga gak?" tanya Berlyn dengan nada serius.


"Kalau lo mau, ya gak masalah!" ucap Erlyn mengulurkan kalengnya.


"Gue gak mau berbagi lewat kaleng" ucap Berlyn dengan senyum sinis nya.


Erlyn hanya mengernyitkan alisnya karena bingung dengan ucapan Berlyn.


Cup…Berlyn mencium singkat bibir Erlyn dan tersenyum menatap wajah Erlyn. Erlyn membulat kan bola matanya, Erlyn masih terkejut dengan apa yang baru saja di lakukan Berlyn. Dan sesaat kemudian Erlyn tersadar.

__ADS_1


"Berlyn!! Apa-apaan sih lo!! Itu kan ciuman pertama gue!!" teriak Erlyn sambil memukul Berlyn.


"Ahh! hahaha!…aw sakit Lyn!" teriak Berlyn yang kemudian berlari agar tidak terpukul oleh Erlyn.


***


Di kampus, Beni dan Sasha tetap belajar seperti biasanya. Hingga saat jam pulang, Sella menghampiri Beni yang sedang membereskan bukunya.


"Beni!! Dimana Berlyn sama Erlyn?!" tanya Sella dengan nada sombong.


"Enggak tau!" jawab Beni singkat.


"Sa!! Dimana mereka?!" teriak Sella ke Sasha.


"Biarpun gue tau. Apa menurut lo bakal gue kasih tau ke lo!" cetus Sasha yang berjalan melewati dan dengan sengaja menabrak bahu Sella.


Beni berjalan mengikuti Sasha, dan keluar kelas bersama-sama.


"Kalian pikir, kalian gak ngasih tau gue. Gue gak bakal bisa nemuin mereka?" ucap Sella dengan tatapan sinis nya.


Beni dan Sasha masuk ke mobil Beni, dan melajukan mobilnya keluar dari lahan parkir. Tanpa mereka sadari, Sella telah mengikuti mereka dari awal. Hingga saat Beni dan Sasha sampai di pantai, Sella masih tetap mengikuti mereka. Hingga Sella melihat Berlyn dan Erlyn yang sedang bermain di sisi lain pantai.


"Heh! Lo puasin aja dulu kesenangan lo saat ini. Tapi liat aja apa yang akan terjadi esok hari!" cetus Sella yang kemudian melajukan mobilnya untuk pulang.


*


*


*

__ADS_1


Nantikan Episode selanjutnya 🥺


__ADS_2