Jodoh Dari Situs Online

Jodoh Dari Situs Online
Welcome to The World Baby Boy


__ADS_3

Mobil yang dikendarai Ana memecah keheningan malam itu. Mereka semua mencoba tenang dan tidak panik. Erhan terus mengusap punggung istrinya yang katanya terasa panas dan sangat sakit, sambil mengecup kening dan kepala nya berulang kali agar istrinya itu bisa tenang. Tak lupa dia juga sudah menghubungi dokter Flo untuk segera datang ke rumah sakit, karena istrinya mengalami kontraksi.


Mereka akhirnya sampai di rumah sakit. Erhan langsung menggendong istrinya itu memasuki rumah sakit, kepanikan sudah tidak dapat di tahannya lagi. Dokter Flo yang sudah berada di sana pun sudah menunggu dipintu masuk dengan sebuah kursi roda. Erhan lalu mendudukkan Nisa ke kursi roda lalu di dorong menuju ruang bersalin.


Sesampainya di ruang bersalin Nisa langsung dipindahkan ke ranjang periksa untuk mengetahui sudah berapa pembukaan yang terjadi.


"Sudah pembukaan lima. Ini termasuk cepat tuan." kata dokter Flo.


"Harus sampai pembukaan berapa, istri ku bisa melahirkan? " Tanya Erhan yang sudah tidak tahan melihat istrinya yang terus menahan rasa sakit.


"Sampai pembukaan sepuluh tuan. Jika nona Nisa bisa di ajak berjalan-jalan, itu akan mempercepat proses pembukaan. Tapi kalau nona tidak tahan sakitnya. Berbaring saja tidak apa-apa. Saya permisi dulu. " ujar dokter Flo, lalu meninggalkan ruangannya.


"Aku minta minum mas, haus banget. " pinta Nisa saat dia tidak merasakan kontraksi.


Dengan sigap Erhan langsung mengambilkan air minum yang diminta Nisa. Lalu meminumkan nya. Terlihat mama Aylin yang masuk ke dalam ruangan untuk melihat kondisi menantunya itu.


"Sudah bukaan berapa kata dokter, Erhan?


" Pembukaan lima, ma. "


"Syukulah, mungkin sebentar lagi. "


Nisa mulai merasakan sakit lagi, dan tanpa sengaja tangannya yang tengah memegang lengan Erhan, langsung mencengkeramnya dengan kuat. Sakit dan perih langsung menusuk ke dalam kulit tangan Erhan, namun ia menahan nya. Mungkin rasa sakit ini tak sebanding dengan sakit yang di rasakan istrinya.


Saat rasa sakit itu mereda cengkraman di tangan Erhan pun ikut merenggang.


"Mas, aku minta maaf ya kalau aku ada salah sama kamu selama ini baik itu disengaja atau tidak di sengaja. " ucap Nisa dengan lelehan air mata di pipinya.


"Sstt... " Erhan langsung menutup bibir Nisa dengan jari telunjuknya, dan menggeleng.


"kamu nggak ada salah apa-apa sama aku sayang. Akulah yang seharusnya minta maaf sudah buat kamu seperti ini. "ujar Erhan menenangkan istrinya itu.


Nisa langsung menoleh ke arah mama Aylin, dan merentangkan tangannya, ingin di peluk. Mama Aylin langsung mendekat dan memeluk anak menantu kesayangannya itu.


" Nisa minta maaf ya, kalau Nisa ada salah sama mama. Nisa minta doa nya, supaya persalinan Nisa dilancarkan. " Nisa kembali meminta maaf kali ini kepada mama Mertuanya yang sudah sangat menyayanginya selama ini.


"Kamu nggak ada salah apa-apa sama mama, Mama bangga punya menantu kamu Nis. Mama doakan semoga semuanya lancar, sehat ibu dan babynya. " kata mama Aylin menenangkan menantunya itu.


Pelukan terurai, dan Nisa merasakan kontraksi lagi dan seperti ada yang merembes di bawah sana.

__ADS_1


"Mas, sepertinya aku ngompol. " kata Nisa sambil menahan sakit di perut nya


Mendengar itu, mama Aylin segera memencet tombol untuk memanggil dokter.


Tak lama, Dokter Flo dan beberapa perawat datang. dan menanyakan apa yang terjadi. Mama Aylin pun menceritakan kalau sepertinya air ketuban sudah pecah. Perawat meminta mama Aylin keluar dan hanya menyisakan Erhan dan Nisa di dalam. Erhan ingin melihat perjuangan istrinya itu dalam melahirkan buah cinta mereka.


"Pembukaan sempurna. " kata dokter Flo.


"Tenang nona, anda harus mengatur nafas terlebih dahulu. Tarik nafas dalam-dalam, dan keluarkan perlahan. Jika saya bilang mengejan, maka Anda harua mengejan oke. " Setelah memberikan arahan itu dokter Flo mulai melakukan tugasnya.


Dan dengan dua kali mengejan Akhirnya terdengar suara tangisan bayi yang sangat kencang memenuhi seluruh ruangan.


"Alhamdulillah." Semua berucap syukur dengan lahirnya bayi tersebut.


Erhan berkali-kali mencium seluruh wajah istrinya itu. tanpa memperdulikan semua orang yang ada di sana.


"Terimakasih sayang, kamu hebat, kamu kuat. kamu mommy terbaik. " kata Erhan berulang kali, menumbuhkan rasa haru bagi dokter dan perawat yang ada di sana.


Baby junior pun langsung dibersihkan oleh perawat, lalu di tengkurap kan di atas dada sang mommy untuk melakukan IMD (inisiasi menyusui dini) untuk mendekatkan sang mommy dan baby. Terbayar sudah rasa sakit dan lelah yang baru saja dialami Nisa, saat melihat buah hatinya yang sedang menyusu untuk pertama kalinya di atas dadanya. Walau sedikit, nyeri namun di tahan Nisa. Demi kedekatan mereka.


Setelah itu perawat segera membersihkan bayi itu, agar segera di adzani oleh sang daddy. Erhan melantunkan adzan dengan suara lembut, membuat Nisa yang mendengarnya ikut meneteskan air matanya.


"Maafkan aku, ma. Kalau selama ini aku banyak berbuat salah sama mama. Jika aku banyak dosa sama mama. Aku sudah melihat seperti apa perjuangan seorang wanita untuk melahirkan anaknya. Disitulah aku sekarang paham, kenapa surga ada dibawah telapak kaki ibu nya. " Erhan menangis di pelukan mama Aylin, Mama Aylin yang mendengar semua itu pun ikut terharu. Dan apapun kesalahan putranya dimasa lalu atau sekarang, mama sudah memaafkan nya.


Pintu ruangan bersalin terbuka, terlihat Nisa di dorong dengan brankar untuk menempati ruang rawat, disusul baby junior yang sudah bersih dan di gendong perawat mengikuti sang mommy. Erhan dan mama Aylin pun segera mengikuti kemana mereka pergi. Sebelumnya, Erhan meminta pihak rumah sakit untuk menyiapkan ruang VVIP dan menempatkan baby dan mommy nya dalam satu ruangan. Jangan sampai terpisah karena Erhan tidak ingin perhatiannya terbagi antara anak dan istrinya.


Nisa yang kelelahan akhirnya tertidur juga, begitu juga dengan sang baby yang rupanya masih anteng tertidur setelah menyusu tadi.Begitu pula Erhan yang tidur di samping istrinya dengan menggenggam erat tangan sang istri.


Mama Aylin yang terbangun lebih dulu memandang keseluruh ruangan, kini hidupnya sudah lengkap dia sudah ada anak, menantu dan sekarang cucu. Lengkap sudah kebahagiaan yang dirasakan mama Aylin walau tanpa suami di sisinya. Dia juga bisa merasakan kebahagiaan anaknya itu.


Mama Aylin lalu mengirimkan pesan kepada asistennya untuk datang ke rumah sakit dan membelikan sarapan untuk mereka semua. Tak lupa mama Aylin juga memberi tahu Kemal kalau Nisa sudah melahirkan dan sekarang sedang berada di rumah sakit.


Baby boy tiba-tiba menangis dan itu langsung membangun Erhan dan Nisa yang sedang tidur. Erhan langsung membatu Nisa duduk lalu menggendong anaknya itu untuk diberikan kepada Nisa. Barangkali anaknya itu haus. Mama Aylin yang sedang berada dikamar mandipun langsung keluar setelah mendengar tangisan baby boy. Dan dilihatnya Nisa sedang menyusui anaknya.


Erhan memandang takjub kepada dua orang yang sangat di cintainya itu, Hingga tepukan mama Aylin menyadarkannya.


"Segera bersihkan dirimu, nak. Dan kabari mertuamu kalau Nisa sudan lahiran. Setelah itu, bersihkan tubuh istrimu agar terlihat segar. "


Erhan menurut, dia langsung masuk kamar mandi dan segera membersihkan dirinya. Lalu segera membersihkan tubuh istrinya yang sangat lengket karena perjuangannya semalam. Sedangkan baby sedang digendong neneknya.

__ADS_1


Tak lama seorang perawat masuk ke dalam ruang rawat untuk memandikan bayi mereka. Erhan memperhatikan bagaimana cara perawat itu memandikan bayinya begitu juga mama Aylin.


"Sus, jangan di Pakaikan baju dulu, aku mau minta tolong fotokan anakku. ' pinta Nisa kepada perawat yang baru saja memandikan baby boy.


Perawat itu tidak bisa menolak permintaan daddya baru itu, dan ia melakukan apa yang diperintahkan Erhan.



Setelah selesai sesi foto-foto, perawat itu melakukan tugasnya lagi, untuk memakaikan baju dan popok pada bayi. Mama Aylin dan Erhan juga memperhatikan bagaimana cara perawat itu mengganti popok dan baju si bayi. Setelah semua selesai baby boy terlihat sangat segar dan wangi.


Erhan menggendongnya sebentar sebelum diberikan kepada sang mommy. Dia menciumi wajah anaknya itu yang sangat menggemaskan


"Welcome to the world, my baby boy. " ucapnya kepada sang baby, lalu memberikannya kepada mommynya.


Kemal masuk ke dalam ruang rawat Nisa tanpa mengetuk pintu, karena dia sangat panik setelah membaca pesan dari mama Aylin. Untung saat itu Nisa tidak sedang menyusui, tapi dia sedang disuapi makan oleh Erhan.


"Mana keponakanku, aku ingin melihatnya. " katanya tanpa rasa bersalah.


Semua orang menggeleng kan kepala melihat tingkah konyol Kemal.


"Itu di box bayi. jangan diganggu dia baru saja tidur. " kata mama Aylin, yang juga sedang makan sarapannya.


Kemal mendekat ke arah baby boy, dan memandangnya tanpa berkedip.


"Tampan sekali, " katanya sambil menoel pipinya.


"Tentu saja daddynya aja tampan, anaknya sudah pasti tampan. " jawab Erhan dengan segala kenarsisannya.


"Cih... " kemal lupa kalau disana ada daddynya yang narsis itu.


Erhan dan Nisa juga menghubungi keluarga di Indonesia dan mengabarkan kalau Nisa sudah melahirkan dengan selamat, dan bayinya pun sehat. Ucapan syukur dan selamat pun di berikan keluarga Nisa kepada Mereka berdua.


Kalau ada waktu, Ayah dan Ibu Nisa akan berkunjung untuk melihat cucu mereka nanti.


Bersambung.


Terimakasih sudah membaca.


Note : maaf telat update karena harus beres-beres persiapan mudik lebaran. Terimakasih kepada semua readers yang masih setia dengan kisah Erhan dan Nisa. πŸ™πŸΌπŸ™πŸΌπŸ™πŸΌ

__ADS_1


__ADS_2