Jodohkah Kita(Mungkin)

Jodohkah Kita(Mungkin)
bayar hutang


__ADS_3

“agar aku tidak bingung , mas hutang penjelasan padaku" akhirnya Diah menggeser duduknya agar lebih dekat dengan Adrian


"wah jadi dari tadi kamu ngitung utang ku ya?"


"ya iya lah mas, aku harus tulis sejak kapan mas bertindak aneh hingga berujung menikahiku"


“ok ..., aku bayar hutang penjelasannya, dari yang mana?” Adrian menatap Diah dengan lembut, Diah pun merasakan cinta yang besar dari tatapannya itu, tapi perasaannya masih terkalahkan dengan rasa penasarannya


“tentang rencana gila ini” ya bagaimana tidak gila, setau Diah hanya dalam 3 hari dia , bosnya itu melamar dan menikahinya, bukankah ini benar-benar rencana gila yang masih belum bisa di terima oleh akal Diah


“rencana gila yang mana?” tapi kini ekspresi Adrian tiba-tiba berubah serius, membuat Diah sedikit takut, bagaimana dia tidak takut, tiba-tiba wajahnya berubah serius seperti yang di lihatnya saat di kantor saat berhadapan dengan karyawannya


“ya tentang pernikahan ini” Diah menjadi sedikit ragu untuk menanyakannya setelah melihat perubahan di wajah Adrian

__ADS_1


“jadi kamu anggap pernikahan ini hal gila?” tuh benar kan dia marah, begitulah kira-kira yang di pikirkan Diah, nada bicaranya kini sudah semakin berbeda, kalau bisa mungkin Diah sekarang sudah mengambil langkah seribu, lari ....


“bukan seperti itu, maksud aku ...” tapi jelas tidak seperti itu kenyataannya, mana berani dia beranjak, lari..., hanya ada dalam angan-angannya saja


“kenapa kamu takut sekali sih sama aku, aku nggak marah kok kamu tanya sebanyak yang kamu mau pasti aku jawab” melihat ekspresi istrinya yang tengang, Adrian menjadi tidak tenga menggodanya terus, yah ... ternyata dari tadi Adrian Cuma menggoda istrinya, tidak benar-benar marah ya, kini Adrian mengubah ekspresi wajahnya dengan wajah yang lembut kembali


“soalnya aku bingung sedang bicara sama bos aku apa sama suami aku” karena melihat perubahan ekspresi suaminya yang bisa berubah-ubah dalam satu waktu, membuat Diah bingung, kadang ramah, penuh cinta dan tiba-tiba berubah serius dan penuh wibawa


“jadi sekarang kamu mau menggoda aku ya” kini Adrian sudah tersenyum penuh cinta dengan wajah menggodanya yang pasti jelas membuat wanita di hadapannya itu wajahnya memerah karena malu


“aku becanda ...., ya udah kamu mau nanya apa?” lama-lama kayaknya nggak tega juga menggoda istrinya,istrinya sudah terlihat pucat aja, padahal belum apa-apa


“bagaimana tiba-tiba bos ku ini mempunyai rencana untuk menikahi asistennya?” kini Diah sudah sedikit lega untuk mengutarakan pertanyaannya

__ADS_1


“ini bukan sesuatu yang tiba-tiba sayang ...” Adrian bertambah gemas saat melihat wajah istrinya yang sedang penasaran


“pantas saja aku benar-benar nggak bisa jauh darinya, dia benar-benar membuatku mabuk cinta” batin Adrian


“maksudnya ...?” kini Diah menjadi bertambah penasaran, Diah dan adrian kini sudah benar benar berhadapan dengan melipat kakinya


“ya sudah mas rencanakan jauh-jauh hari ...” tuh kan , pasti bisa menebak sendiri kan bagaimana tambah penasarannya Diah, Diah semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Adrian


“ayolah sayang jangan seperti itu, kau bisa membuatku berhenti bernafas karena deg deg an” batin Adrian


“sejak kapan?” tapi karena tidak mendengarkan suara hati suaminya, kini Diah malah semakin mendekatkan wajahnya, sambil memegang kedua tangan suaminya


“brati malam ini kita tidak tidur dong, tidak ituan dong?” jawab Adrian memelas, ya jelas aja dong gimana nggak memelas, ini malam pertama Diah ..., masak suaminya malah suruh cerita sih, eman dongeng sebelum tidur

__ADS_1


“tapi aku penasaran ...” jawab Diah manja, ah ... jelas ini yang paling di takutkan Adrian


“bagaimana aku bisa nolak sayang , jangan pasang wajah seperti itu, kamu semakin menggemaskan, jangan salahkan aku jika sampai aku beneran nggak bisa jauh dari kamu” batin Adrian, kenapa Cuma batin Adrian, bikin tambah penasaran aja deh ....


__ADS_2