JOMBLO FII SABILILLAH

JOMBLO FII SABILILLAH
14. KAJIAN DI KAMPUS


__ADS_3

..."Wanita bukanlah pakaian yang bisa kamu pakai dan lepas semaumu. Mereka terhormat dan memiliki haknya."...


...(Umar bin Khattab)...


………………………………………………………………………………


Sungguh, begitu indah perumpamaan yang Allah SWT berikan kepada setiap wanita sholehah. Disamakan layaknya, perhiasan dunia, bahkan lebih baik dari pada seisi dunia.


Wanita sholeh merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang sangat di istimewakan, terbukti banyak surah Al-Qur'an yang menyebutkan banyak keistimewaan dalam diri kaum wanita.


Islam menempatkan wanita, sebagai makhluk paling mulia yang harus dijaga, dan juga menempatkan wanita dalam posisi terhormat.


Allah SWT menciptakan wanita beserta keindahannya, dari ujung kepala hingga ujung kaki. Keindahan itu bukan hanya dinilai dari fisiknya saja, melainkan juga dengan hati dan pikiran. Layaknya perhiasan, haruslah dijaga dan dirawat.


Sifat Wanita tercermin dari sikap dan tindakannya adalah:



Wanita yang taat dan bertaqwa kepada Allah SWT serta paham agama.



Bekal yang sangat diutamakan adalah paham tentang ajaran-ajaran agama, bisa membaca dan melantunkan ayat-ayat suci Al-qur’an, yang bisa menjadi dasar untuk dapat mewujudkan rumah tangganya dengan pondasi yang kokoh, guna menyiapkan generasi Islam yang diridhoi-Nya.


Wanita sholehah akan selalu beriman dan meyakini bahwa Allah swt adalah Rabbnya, dan Muhammad saw adalah nabi-Nya, serta Islam adalah pedoman hidupnya.


Dampak itu semua, nampak jelas dalam perkataan, perbuatan, dan amalannya. Dia akan menjauhi apa-apa yang menyebabkan murka Allah, takut dengan siksa-Nya yang teramat pedih, dan tidak menyimpang dari aturan-Nya.



Wanita yang menutup aurat dan menjaga jilbabnya.



Wanita sholehah senantiasa menjaga jilbabnya dengan rasa senang hati. Sehingga dia tidak keluar kecuali dalam keadaan berjilbab rapi, mencari perlindungan Allah dan bersyukur kepadaNya, atas kehormatan yang diberikan dengan adanya hukum jilbab ini.


Dimana Allah Subhaanahu wa ta’ala menginginkan kesucian baginya dengan jilbab tersebut. Allah berfirman:


Artinya: “Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, Karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab:59).



Wanita yang pandai bersyukur.

__ADS_1



Wanita yang tidak sering mengeluh, serta mampu menikmati, dan mengambil hikmah atau pelajaran dari setiap kehidupan yang ada.


Rasulullah SAW menjelaskan bahwa penghuni neraka kebanyakan adalah berasal dari perempuan yang kufur, salah satunya yaitu perempuan yang mengkufuri suami serta mengkufuri kebaikan suami.


Jika wanita sudah menjadi istri, sudah sepatutnya mensyukuri dan menerima pemberian yang suami berikan, serta mampu menerima kebaikan suami dan tidak melupakannya.



Wanita yang senantiasa beristigfar.



Wanita yang sholehah, didalam hatinya tertanam rasa takut kepada Allah, apabila melakukan suatu kesalahan atau perbuatan yang dilarang dan dibenci oleh Allah.


Sehingga wanita sholehah senantiasa menjaga diri dengan selalu beristighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT. Bibirnya yang selalu basah menyebut asma Allah, berdzikir dan beristigfar.



Wanita yang taat kepada suaminya.



Wanita sholehah wajib hukumnya patuh dan taat kepada suaminya. Wanita sholehah selalu menjaga ketaatan kepada suaminya, seiya sekata, sayang kepadanya, mengajaknya kepada kebaikan, menasihatinya, memelihara kesejahteraannya, tidak mengeraskan suara dan perkataan kepadanya, serta tidak menyakiti hatinya.


Athifa dan Nury tidak menyangka kalau mengisi acara kajian itu adalah mereka yang pernah mengisi kajian juga di salah satu masjid. Ternyata mereka. Pikir mereka berdua dalam hati.


Sementara Kayra jangan ditanya lagi. Betapa bahagianya Kayra karena masih diberi kesempatan untuk bisa bertemu kembali dengan sosok yang hampir satu bulan ini telah memenuhi hati dan pikirannya.


Yups, Zidan sosok pria yang selama ini Kayra idam-idamkan kini berada dalam satu aula dengan dirinya. Apalagi saat suara indah nan syahdu Zidan melantunkan sholawat, hati Kayra tambah meleleh.


"Masya Allah.... Adem banget rasanya hati gue bila mendengar suara kak Zidan bersholawat. Rasanya pikiran gue juga ikut tenang." Gumam Kayra dalam hati.


"Gue gak nyangka bakal bertemu kembali dengan kak Zidan disini, di kampus ini. Terimakasih ya Allah telah memberi hamba kesempatan untuk bisa melihat wajahnya dan mendengar kembali suara indah kak Zidan. Semoga ini pertanda baik." Harap Kayra dalam hati.


Lain Kayra, lain juga halnya dengan Nada. Sejak dari awal mendengar kajian yang dibawakan Athar tadi membuat hatinya bergetar. Nada terdiam menyimak suara Athar.


"Suara itu... Ada apa dengan suara itu? Kenapa suara itu membuat hati ini bergetar dan tenang di sekian detik kemudian. Seperti...." Lirih hati Nada.


"Astaghfirullahal adzim... tidak-tidak, ini tidak benar dan bukan itu. Ya Allah jangan buat hati hamba gelisah seperti ini. Hamba mohon Ya Allah, astaghfirullah... Astaghfirullahal adzim!" Lirih Nada kembali dalam hati sambil menggelengkan kepalanya. Jangan lupa dengan tangan kanannya yang sedari tadi memegang dadanya.


Tindakan Nada mengundang perhatian Nury dan Athifa. Membuat keduanya mengernyitkan kening karena heran apalagi melihat ekspresi wajah Nada. Athifa menyentuh bahu Nada membuat si empunya kaget.

__ADS_1


"Lo kenapa Nad, lo sakit?" Tanya Athifa agak khawatir.


"Ya Nad, lo sakit ya? Gue perhatiin dari tadi muka lo gelisah gitu." Tambah Nury menimpali.


Nada tersenyum dan menggeleng.


"Nggak kok, aku nggak sakit. Aku juga nggak ngerti pada diriku sendiri. Entahlah!" Jawaban Nada membuat Nury dan Athifa semakin mengernyitkan kening masing-masing.


"A... aku ke toilet sebentar ya..." Ujar Nada yang diangguki oleh Athifa dan juga Nury.


Nada bangkit dari duduknya lalu melangkahkan kakinya menuju toilet yang ada disebelah aula itu.


Beralih lagi pada si gadis bar-bar manis Kayra yang masih dalam lamunannya.


"Gue gak boleh menyia-nyiakan lagi kesempatan ini. Gue harus temuin kak Zidan sekarang!" Gumamnya dalam hati bertekad.


Kayra bangkit dari duduknya dan hendak melangkah, namun berhenti karena suara Nury.


"Kay, mau kemana lo?" Tanya kayra mewakili Athifa.


Kayra menoleh dan berkata.


"Mau nyamperin kak Zidan." Jawab Kayra singkat lalu berbalik lagi dan meneruskan langkahnya keluar aula untuk bertemu Zidan.


"Hah?"


"Eh Kay, tunggu!" Panggil Nury namun tak dihiraukan oleh Kayra.


"Yuk Fa, kita susul Kayra!" Ajak Nury pada Athifa sambil beranjak dari duduknya.


"Tapi Nada gimana...?" Ucap Athifa ragu.


"Nada kita kasih tahu lewat pesan aja nanti. udah ayo cepetan, gue takut si Kayra berulah, diakan bar-bar." Ujar Nury sambil menarik tangan Athifa agar mengikutinya mengejar Kayra. Mau tak mau Athifa mengikuti Nury menyusul sahabat bar-bar yang satu itu.


To be continue


\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Assalamu'alaikum...


Haaai kakak... ketemu lagi di karyaku yang kedua. Minta like n sarannya ya...


Salam sayang dari author.

__ADS_1


Terima kasih kakak 💗


Jangan lupa dijadikan favorit ya😘


__ADS_2