
Kayla pulang bersama abang nya dengan rasa bahagia di hatinya, pasal nya ini adalah pertemuan perdana mereka setelah drama perpisahan yang menyayat hari 2 tahun yang lalu.
kedatangan kedua nya lalu di sambut oleh Tuan Wijaya dan juga pak Hasan selaku kepala pelayan yang mengurusi rumah saat tuan nya tidak ada.
Kayla berlari memeluk papa nya yang hampir 1 bulan ini tidak bertemu, mereka bertiga saling berpelukan melepas kerinduan masing masing.
* * * * * *
Di kediaman milik keluarga Wijaya Kesuma.
Rayhan yang baru menampakkan diri setelah beberapa hari tidak pulang dan menginap di tempat Candra langsung di sambut dengan rentetan pertanyaan oleh mamanya.
Pria itu berjalan dengan santai masuk kedalam rumah nya, dan mendapati orang orang rumah tengah sibuk mempersiapkan makanan dan juga membersihkan ruangan, Rayhan berjalan menghampiri mamanya di dapur.
" Kamu darimana aja sih Ray? mama khawatir nunggu kamu loh " tanya mama nya saat menyadari kedatangan Rayhan.
" Biasa mah, tugas kampus lagi banyak banget. Jadi ngerjain dirumah Candra mah "
" nugas apa pacaran aja lo? " celetuk Roland yang entah datang dari mana.
" nugas sambil pacaran lah, kalo bisa sekalian kenapa enggak? " menjawab dengan santai, membuat Roland geram sendiri.
" yaudah kamu siap siap mandi sana, nanti calon kakak ipar mu mau dateng " ucap mama sambil menepuk bahu Rayhan, sedangkan Roland sudah membusungkan dada bangga akan kedatangan 'calon istrinya'.
" ka.. kaak iparr? " bertanya heran, memang kapan kakak nya menikah? mungkin dia lupa pacar nya itu adalah kakak iparnya.
" Kayla-gue mau dateng sama keluarga nya nanti, kata papa mau makan malem " tegas Roland
__ADS_1
hehh! liat siapa yang lebih pantes sama Kayla, hari ini semesta beserta isi nya mendukung gue HAHAHAHAHA.
Jangan mimpi lo bisa sama Kayla ya, kita liat nanti apa yang akan gue lakuin hahaha.
sama sama tersenyum jahat dan saling melirik.
" waah, kalo gitu Rayhan siap siap dulu mah. Kalo kakak ipar muak sama om om, nanti Rayhan yang gantiin " melirik Roland, menunggu reaksi kakak nya
" Bocah!! dia pasti pilih gue, liat gue ganteng, Kaya, mapan, mobil banyak, penyabar, penyangan.."
" heyy!! udah udah, kenapa jadi berantem lagi sih. pusing mama, darah tinggi mama mau naik ini karna kalian! "
* * * * * * *
pukul 20:00
Rayhan dan Roland saling berebut untuk menyapa Kayla dan papa nya, sedangkan Ian. Dia entah kenapa lama sekali di dalam mobil.
" awass!! gue mau nyambut calon mertua " Mendorong Rayhan sampai hampir terjungkal kebelakang.
" cewek gue, awas lo! " tak mau kalah, menarik kerah baju Roland dari belakang.
" selamat malam om " setelah adu mulut dan aksi dorong mendorong, Roland lah Pemenangnya. Dengan bangga menjabat tangan Tuan Wijaya sambil tersenyum semanis mungkin pada Kayla.
" iya selamat malam, apa kabar? " tanya papa Kayla sambil menepuk bahu Roland.
" Baik, om gimana kabar nya? Sehat om? Bisnis gimana? Kalau.. "
__ADS_1
" Gausah kebanyakan basa basi, hehehe selamat malam om " menarik tangan Roland lalu merampas tangan Tuan Wijaya, membuat nya mengernyit heran.
" kamu?? kamu kan yang waktu itu ketemu saya dirumah sama Kayla kan? " pertanyaan itu membuat Wijaya Kesuma dan Roland langsung menatap Rayhan heran, sedangkan Kayla dari tadi hanya diam jadi penyimak saja.
" waaahh om masih inget saya ya? apa kabar om, udah lama nggak ketemu lagi " Rayhan tersenyum cerah secerah mentari pagi.
" Alhamdulillah baik, saya nggak nyangka ketemu kamu lagi. Wijaya, dia anak kamu juga? " bertanya pada papa Rayhan yang dari tadi menatap tidak suka pada anak nya.
" haha, dia anak bungsu ku. sudah sudah kenapa jadi ngobrol di depan pintu, ayo Masuk. mama nya Roland masih menyiapkan makanan " langsung menarik Kayla dan merangkul calon menantunya.
" kamu apa kabar Kayla? kok nggak pernah kesini sama Roland? "
" hehe iya om, Kay masih sibuk sibuk nya sama tugas kuliah. Kak Roland juga kan kerja om "
Di depan, Rayhan dan Roland saling berebut perhatian Tuan Wijaya dengan sengit. Yang satu sibuk membanggakan karir dan perusahaan nya, dan yang satu lagi membanggakan prestasi dan IPK nya.
Di Ruang Keluarga
Saat semua orang sedang sibuk dengan obrolan masing masing, mereka di kejutkan dengan kedatangan Ian sambil membawa beberapa oleh oleh yang sengaja mereka bawa dari Amerika tempo hari lalu.
Rayhan yang sudah lebih dulu mengenal Ian tentu saja dengan senang hati membantu, agar bisa mencuri perhatian calon abang nya itu..
Setelah nya, Ian memperkenalkan diri.
" saya Adrian Wijaya " ucap nya sambil membungkuk memberi hormat, lalu menyalami Roland dan papanya..
Ian tersentak kaget saat berjabat tangan dengan Roland, kelebatan masalalu yang terkubur dalam di hati Ian langsung menyeruak seketika saat melihat wajah Roland yang juga sama terkejut nya dengan Ian.
__ADS_1
Begitu juga dengan Roland, wajah nya yang tadi cerah merona karena bertemu dengan tunangan dan calon mertua seketika berubah masam saat melihat Ian.