
"tapi papa janji, abis pulang dari Amrik kita liburan bareng bang Ian" Kayla merengek di pelukan sang papa.
Wijaya tersenyum lega, akhirnya anak nya mau mengerti kesibukan nya. bukan hal yang mudah untuk membujuk Kayla apalagi tentang Wijaya yang pergi jauh dan dalam waktu yang lama.
"papa janji sayang, kamu jangan nakal nakal ya disini, inget papa awasin terus loh" Ucap Wijaya sambil mencium puncak kepala anak nya.
" Kay janji, tapi papa cepet pulang ya. Kay nggak mau sendirian terus disini" Kayla masih merengek dengan nada manja nya..
"kalo ada yang macem macem di kampus lawan, anak papa kan mantan preman disekolah masa kalah sama cewek badung"
Kayla langsung membelalakkan mata, arti nya sang papa sudah mengetahui tentang ulah Praya beberapa hari yang lalu. tapi kenapa papa nya tidak mempermasalahkan atau memberi Praya peringatan?
"papa tau? " tanya Kayla
"dari awal papa tau semua Kay, tapi papa yakin kamu bisa mengatasi sendiri. anak buah papa selalu di deket kamu kok, Bahkan ada yang jadi mahasiswa teman kelas kamu" Wijaya tersenyum bangga pada diri sendiri karena menjaga putri nya dengan sedemikian rupa.
"astaga, jadi selama ini mata mata papa sebanyak itu? siapa orang nya? " tanya Kayla setengah tak percaya, bagaimana mungkin mata mata papanya adalah teman satu kelas.
__ADS_1
"ada deeh, yaudah papa berangkat dulu ya Kay, pesawat papa udah siap kaya nya. papa mau ke bandara dulu" Wijaya memeluk anak nya lagi dengan erat, dan beberapa kali mencium kening Putri nya.
"papa hati hati ya, Kayla bakal kangen papa" ucap Kayla sambil mencium tangan sang papa.
* * *
setelah mengantar kepergian sang papa sampai teras rumah, Kayla kembali ke dalam untuk mempersiapkan barang barang yang aka di bawa kuliah.
lalu memerintahkan supir untuk mengeluarkan mobil nya dari garasi, hari ini Kayla membawa sebuah mobil Lamborghini berwarna hitam, dan berniat untuk mampir ke kostan Lisa dan berangkat kuliah bersama.
setelah berada di depan kostan, Kayla di kejutkan karena melihat Rayhan dan Candra disana sedang asyik mengobrol dengan Lisa.
sejak kapan Lisa akrab sama ini manusia dua? gumam Kayla sambil menghampiri mereka.
"hey Kay, kesini nggak bilang bilang dulu. kebetulan banget ada bang Rayhan sana bang Can, kita lagi bahas tentang acara besok malem " Lisa langsung menarik tangan Kayla untuk bergabung bersama mereka.
"udah lama? " tanya Kayla basa basi.
__ADS_1
"belum kok, Lo kenapa nggak bilang biar sekalian bareng " Jawab Rayhan sambil tersenyum tipis
"ekheemmm, gue aja mau nebeng susah bat rayu nya. lah ini giliran cewek malah di tawarin" celetuk Candra sambil melahap camilan nya..
Lisa yang ada di samping nya hanya tertawa geli mendengar sindiran Candra.
"jadi gimana acara nya? udah pada tentuin dimana? " tanya Kayla mengalihkan topik pembicaraan.
"kalo tema nya kita udah dapet sih, yang simple aja paling cuma acara bakar bakar sambil kumpulan gitu. cuma lokasi nya belum nemu yang tepat sih, rencana awal mau di hotel bokap gue tapi masih di pake acara penting, mau di villa juga kejauhan kayak nya" Candra menjelaskan panjang lebar dengan mulut yang penuh makanan..
" kenapa nggak di tempat Lisa aja? " Kayla mengajukan pendapat.
Lisa yang mendengar hanya mampu menganga kan mulut tanpa menjawab. apaan Kayla ini, sembarangan banget kalo ngomong
" nggak, gue yakin anak anak lain gak setuju, lo liat sendiri kan daerah sini gimana Kay!?"
Lisa menolak mentah mentah rencana Kayla, karena merasa tempat tinggal nya tidak cocok untuk dijadikan lokasi acara organisasi mereka
__ADS_1