Kampus Love Story

Kampus Love Story
ELO LAGI!!


__ADS_3

pukul 00.15


Kayla mengerjabkan mata karena pusing yang teramat sangat di kepala nya, Kayla melebarkan mata untuk melihat sekeliling dan berusaha mengingat kenapa bisa ada di tempat ini, karena tadi seingat nya dia sedang bersama Lisa dan ada beberapa orang yang mengganggu mereka. setelah itu dia tidak mengingat apapun lagi, tapi bukan itu masalah nya sekarang.


ini dimana? kenapa dia bisa sampai ada disini, dilihat dari semua sisinya seperti nya ini adalah sebuah kamar hotel. TAPI KENAPA DIA BISA SAMPAI ADA DISINI?


"udah bangun? " suara seorang gadis tak jauh dari nya, membuat Kayla terkejut. namun lebih terkejut lagi saat melihat sosok seorang gadis yang sedang duduk manis di sofa sambil memainkan kamera di atas meja.


" apa kabar Kayla Natasha Wijaya? " tanya nya sambil mendekat ke tempat tidur, dengan menekankan pada kata Wijaya.


Kayla semakin terkejut saat melihat gadis itu dari dekat, wajah dan penampilan nya terlihat sangat asing, gadis dengan balutan dress mini yang terkesan vulgar itu tersenyum sinis pada Kayla.


" gimana? udah sadar sepenuh nya? atau masih pusing? " tanya nya kemudian sambil duduk di pinggiran tempat tidur


" ELO yang bawa gue kesini? " tanya Kayla menatap sinis


" heem yaa lebih tepat nya rencana gue, gimana? hebat kan gue haha"


cihh!!


" lo nggak tau lagi main main sama siapa?! " hardik Kayla dengan nada meremehkan.


" cih!!, jangan belagu!! lo anak kemaren sore Kayla. dan jangan pernah remehin gue!! " gadis itu bangun dari duduk nya dan berdiri mendekati Kayla


" stop!! jangan main main sama gue Praya, jangan berani macem macem " ancam Kayla sambil menunjuk wajah Praya.


" hahaha, cup cup cup!! tenang dong, jangan berisik lo nggak mau kan di usir dari kamar ini? " tanya Praya, membuat Kayla memikirkan lagi bagaimana dia bisa ada disini.


" bingung kenapa bisa sampe sini? " Praya seperti bisa menebak pikiran Kayla..


" hahaha, Kayla..Kayla, bocah manja kaya elo yang kemana mana bawa bodyguard, apa sih yang menarik sampai Rayhan mau sama lo? " nada bicara Praya semakin menunjukkan emosi nya.

__ADS_1


" gue kasih tau ya gimana lo bisa ada disini, kemaren gue suruh orang buat ikutin lo biar tau schedule lo kemana aja. dan gue tau malem ini lo nonton bioskop sama temen cupu lo itu, dan lo inget dimana hp lo? " tanya Praya sambil mengeluarkan sebuah ponsel dari tas nya. ponsel itu adalah milik Kayla yang entah bagaimana caranya ada padanya.


" kenapa hp gue bisa sama lo!! " bentak Kayla sambil menyambar ponsel nya.


" dan lo tau kenapa mobil lo sampe kempes dan juga para bodyguard lo itu nggak ada tadi? " seringai tipis muncul di sudut bibir Praya.


" jadi ini semua ulah lo? elo lagi?!" Kayla hampir kehilangan kata kata saking tak percaya apa yang suda dilakukan Praya.


" hahaha.. gimana? udah tau kan kalo gue gak BISA LO REMEHIN!! " menunjuk wajah Kayla dengan tangan kiri nya.


" mau lo apa sih! berhenti ya ganggu hidup gue, atau gue pastiin lo bakal nyesel! "ancam Kayla tak mau kalah adu argumen.


" mau gue? udah berapa kali gue bilang JAUHI RAYHAN!! " tegas nya kemudian.


" cih! gue gak akan jauhin dia, dan lo kenapa sih masih ngotot mau deketin dia? hey gue kasih tau ya, mending lo cari cowok lain kalo cuma buat di porotin. masih banyak om om yang mau sama lo! "


plaaakk!! satu tamparan keras mendarat di pipi Kayla, dia hanya meringis kesakitan karena tak sempat menghindar.


" a.. apa.. maksud nya? "


" hehh.. lo tau kenapa Rayhan nggak mau sama gue lagi? karna gue udah nggak virgin!!" nada bicara Praya malah menunjukkan kesedihan


" dan lo tau gue benci lo!! Rayhan nggak mau sama gue karna lo kan, lo yang hasut dia supaya dia gak nerima gue karna gue udah nggak virgin?! kurang ajar lo!! " kali ini membentak sambil menarik rambut Kayla. karena tadi saat pergi bersama Lisa, Kayla memang tidak mengenakan hijab seperti saat kuliah.


" dia nggak mau nerima gue, dia nggak mau gue ada di deket nya!! apa salah gue ha? kenapa Rayhan nggak mau terima gue balik, cepet bilang ke gue!! lo hasut Rayhan kan!! " kali ini menangis memperlihatkan keputus asaan nya.


Kayla hanya mendengus mendengar ucapan Praya sambil menahan rasa sakit di kepala nya akibat tangan Praya.


" lepas!! " bentak Kayla sambil menghempas tangan Praya dan bangkit dari tempat tidur agar mengimbangi kekuatan rival nya.


" gue mau Rayhan, dia milik gue!! punya Praya bukan milik siapa pun!! " tertawa sambil menangis, sungguh menyeramkan melihat Praya saat ini. Kayla sampai bergidik karena melihat Tingkah Praya.

__ADS_1


" ahahahahahaha.... tapi setelah ini, dia bakal ninggalin lo dan kembali sama gue. selamat menikmati malam ini nona Kayla yang terhormat!! " ucap Praya sambil mendorong Kayla sampai terjerembab ke tempat tidur..


tak lama seorang laki laki muncul dari balik pintu, membawa seringai mengerikan di bibirnya yang membuat Kayla langsung merasa takut.


" hay Kevin, selamat menikmati gadis ini yah.. dan gue sengaja pesen kamar kualitas nomer 1 biar kalian menghabiskan malam dengan nikmat " Praya menghampiri laki laki bernama Kevin itu lalu mengecup bibirnya sekilas..


Kayka yang melihat nya langsung membuang muka, muak.


" keluar!! " tegas Kevin dan membuat Praya bungkam lalu pergi begitu saja.


pria bernama Kevin itu mengunci pintu dan kamar lalu berjalan ke arah Kayla, gadis itu langsung waspada saat Kevin mendekat ke arah nya.


" selamat malam sayang.. " tersenyum sambil duduk di tepi tempat tidur seperti yang di lakukan Praya tadi


" siapa lo!! jangan deket deket gue " Kayla mengambil bantal lalu mendekap nya dengan erat.


" wah wah, gue suka sama cewek malu malu kaya lo. hemm. mau kita mulai dari mana, gue udah nggak tahan " ucap Kevin sambil tersenyum licik, lalu melepaskan jaket yang melekat di tubuh nya.


Kayla semakin waspada bercampur takut saat melihat yang di lakukan pria itu, dia mencengkram kuat bantal yang ada di dekapan nya.


" kesini sayang.. kita mulai pesta nya" ucap nya sambil menaiki tempat tidur.


" lo.. mau ngapain?? jangan macem macem sama gue, lo nggak tau siapa gue ha?! " dengan sisa keberanian yang di miliki Kayla mengancam laki laki itu.


" hahahaha. lo siapa?! dan gue nggak pernah takut siapa pun! karna lo udah di sini. jangan harap bisa keluar sebelum puasin gue malam ini" ucapan nya semakin membuat Kayla takut.. air mata mulai mengalir di pipi nya, berharap tidak akan ada yang terjadi padanya.


" pliss jangan apa apain gue " nada bicara nya sudah melemah karena tangisan.


" shutt. sayang, jangan takut. gue gak main kasar, lo cukup nikmatin aja kerja keras gue. oke " berusaha mendekati Kayla.


" toloong!!! tolong gue!! aaa, pergi jangan deket deket gue " berusaha mendorong dengan bantal yang di dekap nya saat pria itu mau memeluk Kayla

__ADS_1


__ADS_2