Kampus Love Story

Kampus Love Story
bertemu


__ADS_3

Kayla masih bersandar di dinding kamarnya, wajah nya ia sembunyikan diantara kedua tangan nya, dia masih belum menerima kenyataan yang di ucapkan sang papa bahwa selama ini ternyata dia sudah di jodohkan dengan seseorang.


wajah nya kemudian terangkat, terlihat air mata masih menetes walaupun isak tangis nya sudah berhenti. Kayla melirik arloji di pergelangan tangan, waktu menunjukkan pukul 10 malam. sudah 2 jam dia menangis sejak kemarahan sang papa tadi. mata nya sudah terasa berat dan panas, puluhan lembar tisyu juga sudah berserakan di lantai.


Kayla berdiri dan mencari ponsel nya, biasa nya Rayhan akan mengirim pesan singkat jam segini atau kadang malah video call.


Kayla memainkan ponsel nya membuka aplikasi chat yang sedang booming.


tapi tidak ada satu pun chat dari pria yang baru saja resmi jadi kekasih nya itu, Kayla merasa aneh. biasanya jam segini sudah ada puluhan chat yang di kirim Rayhan. tapi kali ini tidak sama sekali.


Me : kak..


Kayla mengirimkan pesan singkat pada Rayhan, mata masih fokus pada ponsel menunggu balasan dari pria itu. 10 menit berlalu tapi tak ada jawaban, biasanya hanya butuh hitungan detik dia akan mendapat balasan chat dari Rayhan.


Me : sibuk ya?


❤ : hemm..


Me : ngapain?


❤ : Ada urusan


Me : Yaudah, aku tidur duluan.


❤ : ok.. sweet dreams poy 😊


Me : Poy??


❤ : panggilan sayang..


Me : oh, ok!


Kayla menghela nafas panjang, rasa nya ia ingin menangis di pelukan Rayhan saat ini, dan menceritakan semua yang di alaminya. tapi Kayla tak memiliki keberanian mengatakan hal itu, dia takut sang kekasih akan kecewa nanti nya. air mata kembali jatuh di pipi nya, isak tangis nya kembali terdengar. Dia tak kuat menanggung ini sendirian, dia membutuhkan Rayhan saat ini.


Kayla kembali meraih ponsel nya dan menelfon pria itu, Kayla hanya ingin mendengar suaranya saat ini.


" halo.. " terdengar sapaan dari seberang telfon, Kayla tak mampu menjawabnya. isak tangis nya susah payah dia tahan agar tidak terdengar.


" haloo.. " sapa Rayhan lagi..

__ADS_1


" kaaak Ray.. hiks.. maaf " racau Kayla dengan isak tangis nya, dia hanya mampu mengucapkan itu pada Rayhan.


" heemm.. " Rayhan berdehem di seberang telfon. Kayla merasa aneh, kenapa Rayhan tak terkejut atau bertanya kenapa dia menangis, pria itu malah berdehem ria sebagai jawaban nya.


"hiks..hikss.. maafin aku kak" Kayla meminta maaf masih dengan tangis yang tak mampu ia tahan.


" para penumpang yang terhormat.. selamat datang di pererbangan XX... dengan tujuan..." terdengar suara nyaring di telinga Kayla yang berasal dari seberang telfon, kayla mengerutkan kening. dimana Rayhan saat ini? apa dia di bandara? sedang apa di bandara? pikiran Kayla seketika membuat tangis nya langsung berhenti.


"kak Ray lagi di mana? " tanya Kayla dengan nada penuh selidik.


" lagi di bandara, gue matiin dulu telfon nya. katanya lo mau tidur, tidur gih besok ngampus pagi kan. selamat tidur, nice dreams ya. I love you!! " ucap Rayhan dan langsung memutus sambungan telefon tanpa mendengar jawaban Kayla.


* * * *


"pagi ini kamu nggak usah ke kampus, siap kan diri untuk acara nanti malam. papa sudah siapkan jet pribadi kita, lakukan perawatan diri di langganan kamu di singapura " perintah Tuan Wijaya sambil menatap putri nya yang sedang sarapan di samping nya.


" nggak bisa! Kayla ada jam kuliah hari ini pah " tolak Kayla, menghentikan aktivitas mengunyah nya.


" papa tidak menerima penolakan! " tegas Tuan Wijaya sambil meratap tajam anak nya.


" nggak bisa pah, Kayla harus kuliah. Kay pengen cepet wisuda " masih kekeuh menolak.


Kayla hanya diam membisu mendengar ucapan papa nya, benar jika papa nya sudah memutuskan sesuatu. maka maka akan terjadi dengan apapun alasan nya.


Kayla hanya mendesah pasrah dengan keadaan, bukan berarti ia menerima perjodohan ini. namun dia memiliki rencana lain nanti untuk menggagalkan pertunangan ini.


* * * *


tepat pukul 20.00 WIB


Kayla dan sang papa sampai di sebuah restoran bintang lima paling terkenal di kawasan ibu kota, restoran dengan pelayanan terbaik dan makanan yang dimasak oleh koki kelas dunia.


Tuan Wijaya turun dari mobil mewah nya dengan setelan jas hitam rapi nan mewah nya, pria paruh baya itu sungguh tampan seperti masih berumur kepala tiga.


tak lama kemudian disusul oleh Kayla yang juga tampil berbeda kali ini, dengan mini dress mewah berwarna marun yang melekat di tubuh nya, dan riasan make up tipis di wajah nya membuat penampilan nya malam ini terkesan lebih dewasa. dengan highlights berwarna hitam dengan tinggi 10 cm semakin menambah kesan glamour pada putri Tuan Wijaya itu. mereka berjalan memasuki area restoran di iringi para pelayan yang tunduk dengan hormat pada kedua nya.


" Selamat datang Wijaya " sapa Wijaya Kesuma pada orang yang baru memasuki ruang VVIP di restoran ini.


" selamat malam juga Wijaya " balas Tuan Wijaya sambil memeluk singkat sang sahabat, kedua orang dengan nama yang sama ini seperti nya terlihat sangat akrab.

__ADS_1


" silahkan duduk " ucap Wijaya Kesuma sambil menarik kursi untuk diduduki sahabat nya.


" dimana putri mu? " tanya nya kemudian.


" ah dia masih di toilet, mungkin grogi akan bertemu calon tunangan nya " jawab Tuan Wijaya sambil melirik kearah pria muda yang duduk di samping sahabat nya, Tuan Wijaya yakin bahwa pria muda nan tampan itu yang akan di jodohkan dengan Kayla.


" ah iya, ini anak ku yang akan jadi menantu mu" ucap Wijaya Kesuma sambil menepuk bahu putra nya.


" selamat malam om" sapa pria itu sambil menjabat tangan calon mertua nya.


" maaf menunggu lama, saya dari toilet " ujar Kayla sambil menghampiri papa nya.


" waah cantik sekali putri kamu Wijaya, mirip dengan mama nya " puji Wijaya Kesuma sambil tersenyum pada Kayla.


yang di puji hanya menganggukkan kepala sopan, lalu duduk di samping sang papa tanpa menoleh siapa yang ada di depan nya. Kayla tidak memiliki keberanian untuk melihat seperti apa calon tunangan nya.


" Kayla, ayo sapa calon tunangan mu nak" ucap Tuan Wijaya sambil tersenyum hangat pada putri nya.


Kayla menarik nafas dalam sambil memejamkan matanya, haruskah ini dia lakukan? benarkah malam ini ia akan bertunangan? lantas bagaimana dengan cinta nya dan Rayhan? ah ngomong ngomong soal Rayhan, pria itu entah kemana saja hari ini. dia bahkan tak mengabari Kayla atau menanyakan kabar nya, bahkan terakhir kali mereka berkomunikasi adalah kemarin malam.


perlahan Kayla mengangkat wajah nya dan menatap pria yang ada di hadapan nya, seketika Kayla langsung membulatkan mata saat melihat laki laki itu.. dia?? dia kan?? bagaimana bisa pria itu ada disini pikir Kayla..


laki laki itu pun sedang menatap Kayla dengan wajah terkejutnya, seperti tak percaya bahwa Kayla lah yang akan menjadi tunangan nya. kebetulan apa ini? apa ini mimpin atau sebuah lelucon?? harus kah dia merasa senang karena ternyata Kayla lah yang akan menjadi tunangan nya?!


" KAMU?!! ".


"ELO?!! " pekik kedua orang itu bersamaan.


* * * *


*author : yg baca auto penasaran


netijen : elah, suka amat sik gantungin cerita thor!!! penasaran gue jenab


author : cukup cerita aja yg di gantung, perasaan jangan jen!!


netijen : selip dikit curhat


author : selamat menikmati penasaran!!! 😘*

__ADS_1


__ADS_2