Kampus Love Story

Kampus Love Story
bertemu


__ADS_3

setelah menghabiskan makan malam, Kayla dan Rayhan beralih keruang tamu, ruang tamu yang lebih mirip satu ruangan rumah kecil tanpa ruangan lain, ahh kebayang sendiri lah besar nya gimana. author aja gak kebayang gimana luasnya ruang tamu segedek rumah.


Rayhan baru akan pamit pulang, namun beberapa pelayan langsung berlari ke pintu depan sepertinya menyambut kedatangan seseorang..


Rayhan jadi bingung sendiri melihat para pelayan dan penjaga langsung menyusun barisan rapi, memang siapa yang akan datang? Jokowi atau Barack Obama ya??


" tumben papa pulang " gumam Kayla sambil menatap kedatangan papa nya.


Kayla langsung menghampiri sang papa, mencium tangan lalu memeluk erat papanya.


Rayhan yang menyaksikan adegan itu tersenyum karena menyadari ternyata Kayla gadis manja jika bersama sang papa.


setelah melepas pelukan putri nya, pandangan Wijaya beralih menatap sosok Rayhan yang tak jauh di sampingnya.


"selamat malam om" sapa Rayhan sambil mencium tangan Wijaya dengan canggung.

__ADS_1


"selamat malam, perkenalkan saya papa nya Kayla" ucap Wijaya sambil tersenyum ramah.


Rayhan yang sudah setengah mati menahan gugup langsung menghembuskan nafas lega mendengar sapaan Wijaya yang ternyata sangat ramah.


"saya Rayhan om, kakak tingkat Kayla di kampus "


" yakin ini cuma kakak tingkat aja? tumben anak papa bawa temen, cowok lagi" kata Wijaya sambil tersenyum meledek anak nya.


Kayla hanya tersenyum gugup mendengar ledekan papa nya, iya juga ya, selama ini kayla paling anti membawa makhluk bernama teman datang kerumah nya. tapi kenapa hari ini dia malah membawa Rayhan kesini? Kayla jadi malu sendiri pada Rayhan.


"saya permisi dulu om, udah larut om juga mungkin butuh istirahat "


" tadi saya udah makan disini om, maaf ngerepotin" Rayhan cengengesan karena salah tingkah.


" yaudah kalo gitu kapan kapan kesini lagi ya "

__ADS_1


"insyaallah om, saya pamit dulu" jawab Rayhan sambil mencium tangan Wijaya, lalu tak lupa pamit juga pada Kayla.


***


setelah kepergian Rayhan, Kayla menyiapkan makan malam untuk papa nya di temani para pelayan, sedangkan Wijaya pergi kekamarnya untuk membersihkan diri dan menyelesaikan beberapa pekerjaan nya.


"tolong awasi pergaulan Kayla di kampus, saya tidak ingin dia melewati batasan nya Hen" ucap Wijaya pada sekretaris Hendra.


"baik tuan " jawab Hendra dengan patuh.


"saya tahu anak tadi orang yang baik dan dari keluarga baik baik, tapi Kayla itu sudah saya jodohkan dengan anak sahabat saya sejak dia masih kecil, dan saya tidak ingin sesuatu terjadi pada perjodohan ini"


"baik tuan, saya tidak akan mengecewakan anda" lagi lagi Sekretaris Hen mengangguk patuh.


setelah itu sekretaris Hen keluar ruangan meninggalkan Wijaya yang masih termenung di ruang kerjanya, Ia masih bingung bagaimana menyampaikan pada Kayla tentang perjodohan nya. Wijaya takut kalau Kayla akan menentang perjodohan ini, tapi dia juga tidak mungkin membatalkan kesepakatan yang sudah dibuat belasan tahun yang lalu itu.

__ADS_1


"baik lah, aku akan memberi tahu kayla setelah pulang dari amerika dan langsung mempertemukan Kayla dengan jodoh nya itu" gumam Wijaya lalu menyelesaikan beberapa pekerjaan nya yang menumpuk, setelah selesai dia langsung turun untuk menemui anak nya yang sedang menyiapkan makanan diruang makan.


setelah menyiapkan makanan untuk papa nya, Kayla pamit ke kamar karena masih ada tugas kuliah yang harus di selesaikan sebelum dikumpul besok pagi


__ADS_2