
Kayla menatap kepergian gadis itu penuh keheranan, kenapa sikap nya jadi berubah saat melihat foto yang di berikan Kayla?.
apa jangan jangan dia mengenal Rayhan, dan tidak mau memberitahu keberadaan nya?
aah mikir apa sih gue, gak mungkin juga lah. Kayla menggeleng sambil menepis pikiran buruk tentang gadis tadi, merasa lelah setelah seharian berjalan kesana kemari tanpa hasil akhir nya Kayla memutuskan pulang dan besok saja mencari Rayhan.
* * * *
Kayla baru keluar dari kamar mandi apartemen nya setelah membersihkan diri, sungguh seharian berkeliling membuat nya lelah dan merasa lengket di semua tubuh.
Kayla merebahkan diri pada ranjang dengan tubuh masih terbalut jubah mandi, dia meraih ponsel nya yang tergeletak di atas ranjang.
Kayla menatap wajah seseorang yang tertera di layar ponsel tersebut,air mata kembali jatuh menerpa wajah nya. kemana sebenarnya laki laki itu? kenapa menghindar sampai sesusah ini di temukan? apa yang sebenarnya terjadi? Kayla masih bergulat dengan sejuta prasangka terhadap Rayhan saat tiba tiba sebuah chat masuk di apkikasi pesan milik Kayla
Kayla mengernyit saat melihat pesan dari nomor tidak dikenal itu, tapi untuk membunuh rasa penasaran nya Kayla langsung membuka pesan tersebut.
+44xxxxxx
Kayla tambah mengernyit heran dengan nomor tersebut, ini kan kode telepon negara Inggris jadi seseorang yang mengirimnya pesan adalah orang inggris? atau orang yang ada disini? atau jangan jangan Rayhan?! pikir keras Kayla sambil menatap layar ponsel.
__ADS_1
**owning and loving are two different things but having a strong relationship.
when someone loves you, but can't have you, how do you feel? sick?!
that's true, but he will try to stabilize himself to reach you
(memiliki dan mencintai adalah dua hal yang berbeda namun memiliki hubungan yang kuat, seseorang mencintai mu tapi tak bisa memiliki mu, apa yang kau rasakan? sakit?! itu benar, tapi ia akan berusaha memantaskan diri untuk menggapai mu**)
Kayla tak mengerti maksud dari pesan panjang berbahasa inggris ini, apa seseorang iseng mengerjai nya dan mengirim pesan seperti ini? tapi siapan ? bahkan teman teman nya tak ada yang tau Kayla sedang ada di negara ini.
apa jangan jangan ini kak Ray? ahh! nggak mungkin, dia udah sebulan gak ada kabar gak mungkin tiba tiba kirim chat begini. ucap Kayla pada diri sendiri, berusaha agar tak berharap berlebihan.
lamunan panjang Kayla buyar saat satu lagi notifikasi chat masuk kedalam ponsel nya, tapi kali ini berhasil membuat Kayla mendengus kesal saat melihat siapa yang menelfon nya.
Freak is calling....
Kayla melirik arloji yang tersemat di tangan nya, waktu menunjukkan jam 8 malam di London, jadi di amerika sana mungkin masih jam 5 sore. pantas saja laki laki aneh itu menelfon nya karena mungkin baru pulang dari kampus juga.
" halo cantik " sapa pria itu di seberang telfon membuat Kayla semakin malas mendengar suara nya.
__ADS_1
"hem" Kayla berdehem sambil memutar bola mata nya.
" jangan jutek jutek lah, lo gak kangen gue apa? kita baru ketemu 1 kali itu juga udah sebulan yang lalu, minggu depan gue pulang ke indo lho" oceh Roland panjang lebar tanpa mempedulikan Kayla yang sudah berdecak kesal.
"bukan urusan gue!! "
"urusan lo dong, kan lo tunangan gue "
" gue kepaksa!! " tukas Kayla masih jutek
" ekhem ekheem" suara serak laki laki di seberang terdengar seperti menahan kesal, membuat Kayla merasa bersalah.
" gausah basa basi, mau apa lo?! " seru Kayla masih ketus.
" ya gue kangen lah, emang lo gak kangen sama gue? " tanya Roland di susul suara tawa nya di ujung suara.
" GAK!! "
" jutek amat sih sama calon suami? " entah mengapa mendengar kalimat itu amarah Kayla memuncak seketika, dia masih gadis belia usia 19 tahun dan sudah punya calon suami!! yang benar saja..
__ADS_1
" jaga omongan lo, jangan terlalu berharap pernikahan ini bakal terjadi! inget gue cuma kepaksa gak lebih!! dan gue udah punya pasangan yang gue cintai! "
ucap Kayla lalu memutus sambungan telfon begitu saja, setelah nya Kayla langsung terlelap tidur saking lelah nya seharian berkeliling