
pada saat yang bersamaan Rayhan juga keluar dari kelas nya bersama Candra dan rombongan yang lain, saat melihat sang kakak dan juga pacar nya sedang berdua tentu saja Rayhan langsung naik pitam dan ingin segera menghampiri namun masih bisa di cegah oleh Candra.
" tahan Ray, lo nggak mau kan rencana lo gagal gitu aja karna ini?! " tanya Candra sambim menarik bahu Rayhan yang kehilangan kendali
" jangan halangin gue Can, gue gak mau liat Kayla deket kak Roland!! " bentak Rayhan sambil memberontak.
Kayla yang melihat Rayhan dari kejauhan sedang menahan emosi langsung melepaskan tangan nya dari mulut Roland dan melangkah menjauh. tapi lagi lagi dia kalah cepat, tangan nya sudah di raih oleh Roland.
" sorry gue masih ada kelas sampe sore, mending lo pergi. jangan ganggu gue mau belajar " ujar Kayla sambil menghempaskan tangan Roland
" heyy tunggu dong. gue jauh jauh kesini masa di tinggal gitu aja" Roland berusaha mengejar tunangan nya.
Rayhan sudah tak bisa lagi menahan emosi nya, dari tadi dia terus berontak agar Candra melepaskan tangan nya.
__ADS_1
" stop Rayhan, stop!! kalo gitu kenapa lo nggak bilang aja dari awal kalo Kayla pacar lo dan Roland adalah abang lo biar nggak ada salah paham " ujar Candra masih memegang erat tangan sahabat nya
" lo nggak bakal ngerti Can " jawab Rayhan masih menatap lekat kearah Kayla dan Roland yang sedang berdebat
kalo gue bilang sama Kayla tunangan nya itu kakak gue, dia mungkin bakal putusin pertunangan ini gitu aja. dan gue gak mau dia atau kak Roland kena masalah karna ini, dan kalo gue bilang Kayla itu adalah pacar gue mungkin kak Roland juga bakal langsung putusin pertunangan ini.
gue gak mau buat kak Roland kecewa, gue pengen dia sadar sendiri kalo Kayla emang gak suka sama dia. seru Rayhan dalam hati sambil menghela nafas panjang.
sementara disisi lain perdebatan Kayla dan Roland masih terus berlanjut dan semakin menarik perhatian dari orang orang.
mendapat perlakuan kasar dari Kayla membuat Roland sedikit menahan kesal, padahal selama ini tidak ada gadis yang bisa menolak bicara dengan nya. tapi Kayla, dia bahkan menghempas tangan Roland begitu saja.
" lo bisa nggak sih hargai gue, gue ini tunagan lo dan umur lo jauh di bawah gue. lo nggak bisa jaga sikap? " tanya Roland sambil memijat kening nya menahan emosi
__ADS_1
Kayla hanya meringis sambil memutar bola mata jengah, dia juga sebenarnya merasa keterlaluan tapi karena Roland yang terlalu agresif membuat nya sedikit risih.
" gue juga nggak akan gini kalo lo nggak agresif dan bikin gue risih" Kayla menatap Roland, nada nya sudah sedikit melembut.
" oke sorry, gue cuma terlalu antusias mau ketemu lo. sorry kalo ternyata lo nggak nyaman "
Kayla menatap sekeliling, sudah ramai yang memperhatikan. di kejauhan juga dia melihat Rayhan yang berdiri menahan emosi, terlihat jelas dari tatapan membunuh nya dan juga Candra yang susah payah menahan tubuh Rayhan.
menyadari situasi semakin tak terkendali, Kayla langsung menarik tangan Roland agar keluar dari keributan ini.
" kita mau kemana? " seru Roland dengan ceria sambil melihat tangan nya yang di tarik Kayla.
" kita bicara di kantin, gue gak mau orang orang salah paham " maksud nya adalah tak mau Rayhan salah paham
__ADS_1
dan yang bisa di lakukan Rayhan hanya menahan emosi yang semakin memuncak saat melihat Kayla menarik tangan kakak nya keluar dari kerumunan orang orang