
Rayhan merasa agak sedikit aneh melihat pemampilan Kayla saat ini, tanpa hijab yang biasa dikenakan nya. tapi Rayhan suka, rambut milik Kayla sedikit bergelombang panjang nya dibawah bahu, dengan warna rambut sedikit kecoklatan, Rayhan yakin itu warna asli tanpa di pirang atau yang lain nya.
tapi baju yang di kenakan Kayla masih terbilang sopan, dengan gaun malam berwarna dongker berlengan pendek. wajah nya terlihat segar, karena baru mandi, wajah nya sangat polos tanpa polesan make up sedikit pun, Rayhan jadi gemas sendiri melihat penampilan Kayla.
"maaf kak lama yah nunggu nya? " tanya Kayla sambil duduk di samping Rayhan.
" loo.. kayak gini kalo dirumah? " Rayhan malah balik bertanya sambil menunjuk kepala Kayla yang tak di baluti kain hijab.
" ah ini ya, aku belum biasa pake hijab kak, baru pas masuk kuliah belajar pake, kadang suka gerah" Kayla cengengesan disamping Rayhan.
"emm, tapi kalo keluar rumah pake hijab ya, lo lebih cantik kalo pake hijab" ucap Rayhan sambil tersenyum.
"jadi Kayla cantik yah? " tanya Kayla dengan polos nya.
Rayhan yang sedang minum langsung terbatuk mendengar ucapan kayla, kenapa dia jadi salah tingkah sendiri di tanya begitu ya.
beberapa pelayan langsung menyiapkan makanan untuk Kayla dan juga tamu nya, mengambilkan beberapa lauk ke piring lalu memberikan pada Kayla dengan penuh hormat.
__ADS_1
"terimakasih " setelah mendengar ucapan Kayla, para pelayan menundukkan kepala lalu meninggalkan ruang makan.
setelah beberapa menit berlalu, hanya ada suara dentingan sendok yang memenuhi ruangan, baik Kayla maupun Rayhan seperti khusuk pada makanan nya masing masing.
"lo kalo makan kayak gini terus?" tanya Rayhan sambil menoleh kayla.
melihat lamban nya respon Kayla, ia lebih memilih melanjutkan makanan nya.
" aneh ya ngeliat aku sendiri di tempat sebesar ini? " tanya akaula pada akhir nya.
Ia meletakkan sendok nya lalu mengelap mulut dengan tisyu. Rayhan tak menjawab, karena sepertinya Kayla akan bicara lagi...
"papa kamu... "
"jangan tanya papa, dia orang sibuk mana mungkin ada waktu makan malam dirumah..
selain tadi pagi, mungkin seminggu yang lalu terakhir makan bareng sama papa"
__ADS_1
mendengar jawaban itu, Rayhan jadi merasa bersalah karena lancang menanyakan hal yang tidak sopan pada Kayla. ego nya menolak untuk peduli pada gadis itu, namun hati nya berkata lain. seakan memerintah Rayhan untuk memberi kekuatan pada Kayla.
"sorry, bukan maksud gue nanya gitu" ucap Rayhan sambil memegang bahu Kayla.
"haha iya, santai aja. aku juga kadang ngerasa aneh, sebenernya aku anak papa atau anak pelayan ya? " jawab kayla sambil tersenyum sumringah, menyembunyikan gejolak di hatinya yang merasa terluka.
" positif thinking aja, bokap lo pasti ngelakuin ini semua buat kebahagiaan lo"
Rayhan mengusap puncak kepala Kayla sambil tersenyum hangat.
"iya aku juga mikir nya gitu, kalo papa nggak kerja jatah bulanan kurang sih" ucap kayla sambil tertawa
"*****,, jatah bulanan lo kayak nya bisa buat beli mobil deh, daripada kebuang mending bagi gue"
" itu bisa di atur, kirim aja nomer rekening haha" Kayla tertawa sambil menyikut lengan Rayhan disamping nya.
"waah, gue kecipratan rejeki dong ya"
__ADS_1
setelah itu mereka menghabiskan sisa makan malam nya yang mulai dingin karena setelah obrolan panjang yang mereka bicarakan.