Kampus Love Story

Kampus Love Story
penjaga


__ADS_3

"maaf gue bawa masalah buat lo, maaf lo di fitnah karna gue, dan maaf lo kaya gini karna gue" ucap rayhan penuh penyesalan.


bukan nya menjawab, kayla semakin menunduk dan isak tangis nya kembali terdengar. dan ini membuat rayhan semakin diliputi rasa bersalah. ia menggeser duduk nya mendekati kayla, meraih pundak kayla dengan kedua tangan nya.


kali ini kayla mengumpulkan keberanian untuk menatap mata rayhan.


ini kayla yang mimpi apa rayhan yang kemasukan jin nya aladin sih, kenapa kok malah rayhan yang sibuk marah2 ya?!


" dan ini terakhir kali gue liat lo kaya gini, lo harus lawan. jangan jadi pengecut, gak ada anak maharipal yang lemah " kata2 rayhan tepat menghunus kayla.


lo kira gue kaga mau lawan, gue mana sempet lawan. ini tu perdana di hidup gue dibully orang kaya gini, lagi, kan lo yang jadi biang masalah nya!! batin kayla merasa kesal dengan omelan rayhan.


"maaf kak" hanya itu yang mampu keluar dari mulut kayla


setelah itu rayhan keluar tanpa sepatah katapun meninggalkan kayla yang masih terduduk kaku seolah belum mendapatkan kesadaran nya.


cukup lama kayla terdiam hingga pintu di buka lagi oleh seseorang, yang ternyata rayhan lagi. tapi kali ini dia membawa sebuah kresek di tangan kanan nya.

__ADS_1


dia duduk tepat di samping kayla, tanpa mengatakan apapun dia langsung memegang dagu kayla dan mendongakkan kepalanya.


rayhan mengeluarkan salep dan sebuah kapas, lalu mengusapkan ke pipi kayla secara perlahan.


kayla hanya meringis menahan sakit akibat tamparan praya tadi,, huhhh ingatan kayla kembali pada kejadian tadi. kini rasa kaget nya berganti dengan kemarahan yang sangat besar.


tapi gimana sama keadaan lisa ya, aduhh dia nggak kenapa2 kan tadi? begok banget dah gua kenapa nggak inget tu anak lagi.


"masih sakit? " tanya rayhan yang sudah selesai dengan urusan pipi kayla, membuyarkan lamunan nya tentang bagaimana keadaan lisa.


"lo mau istirahat disini atau gue anter pulang? " tawar rayhan karena melihat keadaan kayla yang belum sepenuhnya membaik.


"gausah kak, nggak mungkin juga pulang kalo gini. kalo papa tau ntar ribet urusan nya, " tolak kayla mentah mentah.


ya jelas lah, kalau tuan wijaya tau masalah ini bisa di pastikan si praya biang masalah pasti akan di tendang dari kampus, walaupun kayla tau tidak lama lagi sekretariat hendra pasti akan tau masalah ini.


" yaudah kalau gitu gue masuk kelas dulu, lo disini aja jangan kemana2" ujar rayhan sambil berjalan kearah pintu.

__ADS_1


"makasih kak" ucap kayla saat melihat rayhan hampir menutup pintu dari luar.


"hem" jawab rayhan sambil menutup pintu dan meninggal kan ruangan itu..


idih, tadi perhatian amat, terus sekarang balik lagi kaya manusia batu. heran deh sama tu manusia, tapi kok gue seneng gini ya di perhatiin hahah. lagian apa coba maksud mau jagain gue??


batin kayla sambil mengusap pipi nya yang tadi di obati oleh rayhan. ia bisa menyadari jantung nya yang berdegup lebih kencang dan pipi nya yang terasa memanas.


author : kasih like dan komen dong jen, biar tor tau apa kekurangan dan kelebihan cerita. mungkin ada yg harus di perbaiki.


netijen : dih, minta di hujad tah elu thor?


author : elah jenab, gue minta kritik dan saran !!...


netijen : mager thor, komen paan dah.


author : ah serah elu dah bambang!!

__ADS_1


__ADS_2