Kampus Love Story

Kampus Love Story
maafkan aku


__ADS_3

praya bertindak semakin brutal, ia menghajar kayla tanpa ampun, menyiramkan jus pada kayla yang masih tergeletak di lantai.


suasana riuh pun semakin menjadi saat teman2 praya melakukan hal yang sama pada kayla.


lisa berteriak histeris meminta bantuan tapi sepertinya tak ada yang berniat membantu kayla. dengan cepat lisa mengahampiri kayla, dan menyembunyikannya di balik pelukan lisa.


"udah lo gausah sok jadi pahlawan kesiangan!! " maki praya pada lisa, 2 teman praya langsung menarik lisa menjauh dari kayla.


" kalo lo masih berani deketin rayhan lagi, gue hancurin muka sok cantik lo itu! " sentak praya sambil menghunuskan garpu tepat di depan wajah kayla.


"inget gue nggak pernah main2" ujar praya sambil bangkit penuh kemenangan.


kayla masih syok dengan apa yang menimpa nya hanya bisa membisu, oh tidak!! kemana jiwa keberanian kayla yang biasa nya? dimana keberanian nya menggunakan nama besar sang ayah sebagai pelindung!!!


"ada apa ini? " tanya seseorang di balik kerumunan, seketika suasana jadi hening. praya langsung melemparkan garpu di tangan nya,, dan bersiap meninggalkan lokasi itu,

__ADS_1


tapi kali ini langkah nya kalah cepat.


"lo apa apaan sih!! apa maksud semua ini? " bentak rayhan sambil berjalan mendekati praya.


" lo ini perempuan bukan, tindakan lo ini nggak mencerminkan seorang yang berpendidikan!! "


"ray, aku cuma mau kasih pelajaran sama perempuan ini, berani2 nya dia deketin kamu, apalagi cuma mau uang kamu aja" ucap praya penuh emosi sambil menunjuk kayla.


" astaga, siapa yang deketin gue!! gue gak pernah deket sama dia!!" rayhan mengerang frustasi.


"lo pergi dari sini sekarang. dan jangan pernah ganggu dia, atau gue laporin lo ke dekan" ancaman rayhan telak mengalahkan praya.


rayhan menatap kayla dengan rasa bersalah tergambar jelas di mata nya, rayhan langsung mengangkat tubuh mungil kayla meninggalkan tempat itu. di iringi decak kagum dan kalimat "ciyee" bergemuruh di mana2.


kayla hanya tertunduk sambil menahan isak tangis nya agar tidak terdengar lagi, ia hanya menyembunyikan wajah nya di balik dada rayhan.

__ADS_1


"maaf" ucap rayhan lirih, mendengar kata maaf dari rayhan semakin membuat kayla tak kuasa menahan air mata nya. kayla terisak sambil mengingat kejadian tadi,, dan menahan malu karena penampilan nya yang kacau, bahkan seumur hidup kayla belum pernah sekacau ini, dengan baju basah dan lengket bekas siraman air jus, muka lebam bekas tamparan, sungguh bukan kayla yang biasa nya!!.


rayhan membawa kayla ke ruangan rahasia milik nya dan candra yang berada di lantai 3 gedung C , ruangan paling ujung dengan pintu kayu usang yang jika dilihat dari luar pasti seperti gudang.


rayhan mendudukkan kayla di sofa dengan pelan, kayla masih belum berhenti menangis mengingat kejadian tadi.


"jangan nangis kayla, maafin aku" ujar rayhan penuh penyesalan.


kayla?! tadi dia bilang kayla kan? gue baru denger sekali ini dia nyebut nama gue gumam kayla dalam hati.


kayla hanya menunduk tak sanggup menatap rayhan, terlebih lagi dengan kondisi wajah nya saat ini.


"lagian lo kenapa nggak lawan!! percumah dong nama besar WIJAYA yang tersemat di belakang nama lo itu kalo nggak bisa lo gunain untuk melindungi diri" kali ini kalimat rayhan lebih seperti kemarahan.


"buat apa nama besar bokap lo itu kalo nggak bisa lo gunain untuk bungkam mulut orang lain, atau untuk ngebales mereka. ahh lo ini ***** apa gimana sih" kali ini kalimat hinaan.

__ADS_1


" lain kali kalo di bully lawan, jangan cuma diem. lo bisa mati kalo gitu cara nya" dan yang ini bentakan, kayla hanya menunduk semakin dalam, tak sanggup membalas ucapan rayhan.


"maaf, karna gue lo jadi korban" dan kali ini permintaan maaf dari seorang rayhan, dewa kampus yang menjadi pujaan para wanita


__ADS_2