
" Aku pulang aja! " Berbalik badan hendak meninggalkan Rayhan.
Pria itu gelagapan mengejar Kayla yang hampir tidak terlihat di antara kerumunan orang, mengingat ini sudah masuk jam makan siang membuat Mall ini semakin ramai dengan para pengunjung yang ingin menghabiskan waktu istirahat dengan berbelanja atau sekedar makan siang di foodcurt mall.
" Sayang.. jangan marah, aku bercanda " menarik tangan Kayla dan menghadapkan gadis itu padanya.
apa sih! mau kamu itu apa, tadi ngatain jelek sekarang ngomong sayang! cowok gila
Masih merengut sambil menatap jengkel Rayhan, gadis itu benar benar sudah tidak mood berada disini lama lama, selain dengan kelakuan Rayhan yang menyebalkan juga dengan pengunjung yang makin lama makin berdesak desakan.
" kita makan dulu ya sayang, kamu pasti laper kan. nanti habis makan baru kita nonton "
lagi lagi menarik tangan Kayla lalu merangkulkan tangan kanan nya di bahu gadis itu.
Hey hey, tunggu! lurusin dulu kesalahpahaman ini. tadi siapa yang kamu bilang jelek dan nggak enak di liat?!
Kayla menggerutu dalam hati, tapi tetap mengikuti kemana Rayhan membawanya.
* * * * * * * * *
" Nanti kamu mau nonton film apa? " bertanya sambil fokus pada makanan nya.
" Film horor yuk, kaya nya seru "
" nggak usah film horor deh, ntar kamu takut lagi. yang lain aja ya, biasa nya kan cewek suka film romantis..
lagi pula, aku juga nggak suka film horor "
" tapi kak aku mau.. "
" kalian? " terdengar suara seseorang dari kejauhan membuat kedua nya menoleh mencari sumber suara.
" wahh wahh, kebetulan banget ketemu disini haha. pas banget ya naluri gue yang bawa kesini ternyata nggak sengaja ketemu tunangan....
dan ini? wahh ada adek gue juga ya haha " duduk di antara Kayla dan Rayhan.
eh, apa apaan, kenapa duduk? Kayla
***** gak bisa liat orang seneng dikit apa lo?Rayhan
" ngapain lo? " Mendengus sambil melempar tatapan tajam pada kakak nya
__ADS_1
" lo nggak liat gue ngapain, udah deh jangan berisik lo. Gue mau makan "
astaga, ini mereka saudara tapi kelakuan nya gini ya menatap takjub dengan kelakuan kakak beradik di samping nya.
" Kayla abis ini mau kemana? " tanya Roland sambil memperhatikan Kayla yang sedang menikmati makanan nya.
" pulang " Rayhan
" nonton " Kayla
Menjawab diwaktu bersamaan tapi dengan jawaban berbeda, Roland sudah pasti lebih mempercayai ucapan Kayla di banding adik nya sendiri.
" waah, bagus dong. Mau nonton apa? gue ikut deh ya "
" Nggak! apa apaan, siapa yang suruh lo duduk disini. Siapa juga yang bolehin lo ikut hah? " Membanting sendok nya meluapkan kekesalan.
Roland menoleh pada adik nya, bertingkah seolah dia baru menyadari bahwa ada orang lain disitu selain dia dan Kayla
" Lo siapa? " Bertanya sok polos sambil menunjuk Rayhan dengan jari nya " dari tadi disini? kok gue nggak liat? "
Melihat jari yang menunjuk itu, ingin sekali rasa nya Rayhan menggigit jari itu sampai patah dan terbelah dua, mengunyah makanan nya dengan sekuat tenaga membayangkan yang dia kunyah adalah jari jari milik Roland.
* * * * * * *
Roland berjalan sambil merangkul bahu, sedangkan Rayhan menggenggam tangan milik Kayla.
Membuat gadis itu menunduk dalam karena malu menjadi pusat perhatian, sejak tadi banyak gadis gadis yang menatap takjub pada mereka. Berdecak iri kenapa bukan mereka gadis yang jadi rebutan kedua pria tampan itu.
Karena paham situasi seperti apa yang akan terjadi nanti, dua pria itu pasti akan berebut untuk duduk di samping nya dan mencari kesempatan sebanyak mungkin untuk mendekati Kayla. Kayla meminta dua orang itu untuk membeli makanan, dan ice crem. setelah dua orang itu pergi, Kayla bertemu seorang gadis yang badan nya cukup berisi.
Meminta gadis itu untuk bertukar tempat duduk dengan nya, lalu memberikan hoddie yang dipakai nya.
Gadis itu awal nya menolak, namun setelah di beritahu dia akan duduk berdampingan dengan dua pria tampat seketika membuat nya berbinar dan semangat.
Rasain kalian ya hahahaha
Film dimulai, seisi ruangan sudah gelap dan dua pria itu juga sudah duduk tepat di barisan depan Kayla. Kedua nya duduk di samping gadis berhoodie tadi membuat Kayla tersenyum geli membayangkan apa yang akan mereka lalukan pada gadis itu nanti.
Film horor yang di bintangi oleh salah satu artis ternama berinisial PL, yang bercerita seorang gadis memiliki banyak teman hantu hantuk kecil.
Rayhan sebenarnya tidak terlalu suka nonton film horor, karena memang takut dengan hal hal yang berbau mistis.
__ADS_1
Sedangkan Roland, pria itu sebenarnya tidak takut sama sekali. Justru merasa geli dengan film yang tidak sesuai seleranya ini, tapi karena ini adalah kesempatan untuk berdekatan dengan Kayla tentu saja dia harus berekting seolah ketakutan kan.
Sedangkan gadis dengan wajah tertutup hoodie itu hanya diam saat Rayhan dan Roland sibuk bergelayut di tangan nya, bahkan sesekali memeluk karena ketakutan.
Kayla hanya terkikik geli di bekalang menyaksikan tingkah konyol dua pria itu.
" Kay, kamu nggak takut dari tadi diem aja? " bisik Rayhan di telinga kiri gadis yang di sangka Kayla itu.
Tidak ada jawaban
" Kayla, teriak dong atau pura pura takut gitu. Biar gue peluk hahahaha "
Tidak ada jawaban
" Kay buka dong topi nya, lagian ini gelap. Kamu bisa liat? " Rayhan menurunkan topi hoodie yang menutupi wajah gadis itu.
Dalam ruangan gelap yang sedikit pencahayaan, Rayhan dan Roland sama sama terpaku melihat gadis yang mereka peluk dan gelayuti dari tadi ternyata bukan Kayla. Melainkan seorang gadis dengan pipi chubby dengan mata yang hampir tenggelam.
aaaaaaaaa!!!! spontan berteriak heboh
" lo siapa?! " Kompak bertanya membuat penonton lain berdecak sebal merasa terganggu degan keributan Rayhan dan Roland.
Shuttt!!
Berisik banget!
menganggu ketenangan publik!
kalo mau teriak diluar sana!!
* * * * * * *
" Kayla kamu kemana sih tadi, kenapa coba cewek itu duduk di tempat kamu? pake hoodie yang kamu pake lagi. Ini kamu maksud nya ngerjain aku? " Rayhan merengut kesal bersandar di tembok.
" Haiss, siapa juga tadi tu dugong, mana gue peluk peluk " Roland bersungut tak kalah kesal.
" Lagian siapa suruh kalian modus begitu? Cari kesempatan aja, udah ah aku mau balik "
Eh?
Kedua pria itu langsung mengejar Kayla merasa tak mau kehilangan kesempatan, lagipula jarang jarang kan mereka bisa kencan seperti sekarang.
__ADS_1