
Kayla masih terus terbengong sambil melihat lemari yang penuh dengan koleksi miniatur milik Rayhan,
melihat Kayla yang terbengong Rayhan jadi menggaruk tengkuk nya sendiri mungkin merasa malu dengan hobi nya yang seperti anak kecil itu.
"udah jangan di liatin terus, ntar lo pengen juga" ucap Rayhan sambil menarik tangan Kayla mendekati tempat tidur.
"haha iya kak, Kay baru tau kakak punya hobbi koleksi miniatur, robot lagi" Kayla tersenyum sambil terus melihat kearah lemari tersebut.
Rayhan membuka lemari besar milik nya untuk mencari sesuatu, cukup lama ia berdiri di depan lemari, mungkin kesulitan menemukan yang ia cari.
tak lama ia mengeluarkan sebuah handuk, celana training dan sebuah kaos berwarna putih untuk di pakai Kayla. Rayhan tidak memiliki adik perempuan jadi terpaksa memberikan baju nya pada Kayla.
"lo pake ini aja ya, gue nggak ada baju cewek soal nya. buru lo mandi, pake air anget aja "
"iya makasih kak" Kayla mengambil nya dari tangan Rayhan sambil tersenyum, menurut nya sih biasa saja. tapi entah mengapa Rayhan merasa senyum nya sangat manis kali ini, Rayhan tertegun sampai tak menyadari Kayla sudah hilang di balik pintu kamar mandi.
Rayhan keluar dari kamar untuk mengambil makanan dan cemilan di dapur, setelah kehujanan dan bergelut tadi membuat nya sedikit lapar.
saat kembali kedalam kamar, ternyata Kayla sudah selesai mandi dan berganti pakaian yang diberikan nya tadi.
gadis itu sepertinya cocok mengenakan baju apapun, Kayla terlihat begitu manis walaupun hanya mengenakan training dan kaos rumahan milik Rayhan.
gadis itu sedang duduk di meja rias sambil menyisir rambut nya yang basah.
__ADS_1
tunggu tunggu,, dia keramas? tengah malem gini keramas? Rayhan meletakkan makanan yang dibawa nya ke meja di dekat sofa, lalu mendekati Kayla yang sibuk menyisir rambutnya.
"kok tengah malem keramas sih? nggak bagus Kay" Rayhan mengambil handuk baru dari lemari entah apa maksud nya.
"rambut Kay basah kena ujan tadi, jadi sekalian keramas kak" jawab Kayla sambil menyisir rambut nya yang masih basah.
"sini gue keringin, gue gak punya hairdryer, jadi pake handuk aja ya" Rayhan langsung mengeringkan rambut Kayla dengan handuk tersebut.
aduhh, jantung gue kumat lagi. ini kenapa sih? kenapa mau meledak terus bawaan nya?! Kayla menggerutu dalam hati, kenapa jantung nya makin lama makin terasa mau meledak
Rayhan dengan telaten memijit kepala Kayla dengan handuk, dia juga tersenyum saat pandangan mereka bertemu melalui kaca didepan mereka.
Kayla merasa senang mendapat perlakuan manis seperti ini dari Rayhan, walaupun tanpa bicara mereka hanya saling bertatapan melalui pantulan kaca, sesekali tersenyum menghilangkan kegugupan masing masing..
tok tok tok
"Rayhan? udah tidur belum? mama masuk boleh ya" teriak seseorang dari luar kamar.
"astaga mama!, aduh gimana nih? " Rayhan menepuk jidat nya sendiri saking panik nya.
" kak, Kayla sembunyi di mana nih? kalo ketahuan gimana? " Kayla tak kalah panik.
"Rayhan? udah tidur sayang? " knop pintu di tarik dari luar.
__ADS_1
"masuk kamar mandi cepet" Rayhan mendorong bahu gadis itu secepatnya menuju kamar mandi, baru saja pintu tertutup, mama nya masuk ke kamar sambil membawa segelas susu hangat.
"kamu dari mana hm? tengah malem baru pulang, bukan nya mandi lagi. mandi sana, anak mama bandel banget sih! " ucap mamanya sambil menjewer telinga Rayhan.
"aaw.. sakit mah, ampunn. tadi Rayhan kehujanan jadi mampir dulu mah" Rayhan meringis kesakitan.
setelah melepaskan tangan nya dari telinga sang anak, mamanya berjalan ke sofa untuk meletakkan susu yang di bawa.
"loh ini kamu udah buat susu? makanan juga banyak banget, kelaperan kamu? " tanya mamanya sambil duduk di sofa tersebut.
"eeh iya mah, Ray kelaperan tadi belum sempet makan" Rayhan jadi salah tingkah.
Mamanya berjalan ke dekat tempat tidur karena melihat tas mungil milik wanita yang tergeletak di atas ranjang.
"ini punya siapa Ray? kamu maling punya siapa? " tanya mamanya dengan nada bicara penuh curiga.
astagaa! kenapa tas nya disitu sih? yaampun Kayla, auto ketahuan ini!! Rayhan bengong sendiri melihat tas mungil berwarna pink milik Kayla yang kini pindah ke tangan mama nya.
"eeh, anu... itu, itu punya kawan Rayhan mah. tadi.. tadi nggak sengaja kebawa pas nganterin pulang " Rayhan langsung merebut tas dari tangan sang mama.
"waah sekarang udah main anak gadis ya, anak mama udah gedek ternyata" ucap mamanya sambil mengacak rambut anak bungsu nya yang menggemaskan.
"yaudah kamu mandi sana, abis itu makan, langsung tidur jangan begadang. mama mau keluar dulu " ucap wanita paruh baya itu sambil berjalan menuju pintu
__ADS_1
"iya ma, makasih susu nya mama. Rayhan mau mandi dulu ya" Rayhan tersenyum lebar mengiringi sambil melihat mamanya yang menutup pintu dari luar.
"huufft hampir ketahuan!! " Rayhan menghembuskan nafas lega, hampir tadi ketahuan dia menyembunyikan seorang gadis di dalam kamarnya