
Selama hampir sebulan misi Kayla dan Rayhan untuk menggali semua informasi tentang hubungan Ian dan Viona akhir nya mereka menemukan sebuah titik terang, setelah Rayhan menemukan sebuah kalung dan juga foto lawas Ian didalam laci lemari nya.
Saat itu Rayhan harus menggunakan seribu alasan agar bisa menyelinap kedalam kamar Viona, Rayhan beralasan bertengkar lagi dengan papa nya dan keluar dari rumah.
Dengan alasan itu, dia berhasil membuat Viona merasa iba dan mengizinkan Rayhan menginap di apartment nya. Dan saat Viona sedang tidak ada di apartment lah, momen itu digunakan Rayhan untuk mencari apapun di kamar Viona yang berhubungan dengan Ian.
Sedangkan Kayla, gadis itu harus merengek manja sambil terduduk di lantai demi di izinkan masuk kedalam kamar besar abang nya. Sudah berkali kali trik itu dia lalukan, tapi hati Ian tidak luluh begitu saja. Dia yakin Kayla tidak akan melakukan hal itu jika tidak memiliki tujuan tertentu,
dan jalan terakhir Kayla adalah dengan pura pura demam dan tidak berani tidur di kamar sendiri setelah bermimpi buruk tentang mama nya. Dan pagi hari saat Ian mandi, Kayla menggeledah kamar abang nya. Dan berhasil menemukan foto Ian dan Viona yang tersimpan di dompet, juga sebuah gelang dengan liontin huruf V.
Kini mereka yakin, Ian dan Viona pasti pernah memiliki hubungan dimasalalu. Hari ini mereka berdua berencana untuk mempertemukan Ian dan Viona agar bisa meluruskan kesalahpahaman mereka.
" Kalo di café aja gimana? " usul Candra, dia dan Lisa juga sudah mengetahui fakta ini. Karena mereka lah yang akan membantu Kayla dan Rayhan mencarikan ide jika dua orang itu sudah kehabisan akal.
" Jangan di cafe, kalo di tempat keramaian mereka pasti nggak nyaman buat komunikasi nanti " Lisa membantah argumen Candra.
" Terus dimana blekping? Kasih saran dong, jangan cuma bantah doang " Candra mendengus sambil melempar botol minuman pada Lisa.
Gadis itu merengut sambik melempar kembali botol mengenai kepala Candra, setelah nya perdebatan dan adu lempar botol terjadi dengan sengit. membuat Kayla dan Rayhan hanya menggeram kesal sambil berpandangan, sama sama berfikir keras.
" Kalo menurut kakak dimana? apa kita bawa ke tempat rahasia kakak sama kak Can itu? " usul Kayla, Rayhan melirik pacar nya lalu berfikir sejenak.
" Kalo gitu mereka juga pasti bakal nolak, apalagi abang kamu, dia kan sibuk " Tolak Rayhan mentah mentah.
" aku tahu! " Pekik Lisa, membuat mereka spontan melirik nya. satu lagi botol minuman mendarat dikepala gadis itu, sudah bisa di tebak bahwa Candra lah pelakunya.
__ADS_1
" Jangan ide ngaco ya, Otak lo itu kalo mikir gak pernah bener " memandang remeh.
" Di apartemen lo aja Kay.."
" Hah nggak nggak! ngapain di apartemen gue Segala" Lagi lagi usulan nya di tolak mentah mentah.
" eh kampret! gue belum selesai ngomong udah nyamber aja bacot lo, denger dulu makanya " berteriak marah sambil melempar bantal sofa pada Kayla, sedetik setelah nya Lisa meringkuk setelah mendapat tatapan tajam dari Rayhan.
" Gini ya denger, kalo di apartemen lo gue yakin mereka pasti nggak bakal ngelak Kay. kita kurung aja mereka di dalem kan, abis itu masuk ke apartement gue. kita tinggalin mereka supaya bisa ngomong berdua, ungkapin isi hati masing masing. Gue yakin itu bakal berhasil "
Mereka tampak diam sambil memikirkan apa yang di ucapkan Lisa, benar juga. Saat ini yang dibutuhkan Ian dan Viona adalah bicara berdua dari hati ke hati, bicara dengan kepala dingin tanpa emosi dan juga gangguan dari orang lain.
" SETUJU! " teriak Candra semangat " tumben otak lo pinter Lis. gitu dong, kan gue bangka kalo gebetan gue pinter wkwkwk"
" Alah bacot, gebetan lo dimana mana " Lisa mendengus kesal, sudah tidak termakan lagi dengan rayuan gombal Candra.
" Ya gimana nggak berantakan, kamu nya aja nggak pernah bersih bersih. eh, gimana mau bersih bersih, bedain gula sama garem aja gak bisa. Buat nasi goreng rasa nya manis " Celetuk Rayhan tanpa sadar, langsung mendapat tendangan keras dari Candra di bawah kursi.
" Apa sih! " bentak Rayhan pada sahabat nya, Candra melirik Kayla yang dari tadi wajah nya sudah merah padam menahan geram. Perlahan Rayhan menoleh pada Kayla, langsung mendapat tatapan tajam dan gertakan gigi dari gadis itu, Rayhan sudah mengibarkan gendrang perang rupanya.
" eh? " ****** gue!
" Oh! jadi selama ini kamu bohong, bilang nya makanan aku enak banget. tapi dibelakang malah bilang gak enak ya, Hah emang dasar cowok tu paling jago bohong " langsung beranjak dari sisi Rayhan, berpindah di samping Lisa.
" enggak gitu Kay... aku... "
__ADS_1
" Udah gak usah di dengerin Kay, cowok tu emang gitu lain dimulut lain di hati, lain di depan lain di belakang " Lisa semakin memperkeruh suasana dengan celetukan nya.
Rayhan semakin gelagapan melihat Kayla yang bahkan sudah tidak melirik nya sedikitpun.
" Iya Kay, dia bilang abis pulang dari apartemen lo dia langsung diare karna masakan lo. emang ni anak, jangan percaya omongan dia deh " Nah, ini lagi satu! menyulut bensin dalam kobaran api. Candra nyengir kuda mendapat bogeman dari Rayhan.
Rayhan langsung duduk di samping Kayla dan memelas sambil memegang tangan gadis itu. Naas, tangan nya langsung di hempas oleh Kayla.
" Padahal ya aku excited banget pas masak, aku kira kakak makan banyak karna emang makanan aku enak. ternyata cuma buat aku seneng aja, jujur aja kenapa sih kalau emang makanan aku nggak enak. Lagian aku nggak maksa juga suruh kakak makan "
Nah ini nih, ini yang paling Rayhan takut kan. bukan saat Kayla marah marah dan membentak, tapi saat mulai bicara dengan nada datar dan dingin begini.
" Kayla nggak gitu.. " Rayhan melirik tajam pada Candra dan Lisa yang malah tertawa geli di belakang sana.
" Aku bukan nya mau bohongin kamu, Aku tau kamu masak itu semangat banget kan sampe buat segitu banyak. Aku nggak tega kalo ngasih tau makanan kamu nggak enak. Makanya aku abisin semua.. Maaf ya "
idih, muka polos tanpa dosa nya gemesin banget:(
" Aku yang harus nya minta maaf karna buat kak Ray sakit perut, Maaf ya kak. Aku emang nggak bisa masak " Kayla tertunduk merasa bersalah.
gemesin nya pacar gue, I love you Kayla!!
" ekheeemmm!!! balik kemasalah awal woy! gak inget disini ada dua jomblo yang merana!! " Teriak Candra tepat di telinga Rayhan, membuat pria itu kembali mendapat bogeman Rayhan.
" Gini aja, lo suruh bang Ian kesitu pake aja alesan lo sedih butuh temen curhat, gue yakin abang lo langsung dateng. " Candra gantian memberi usulan, Lisa disamping nya langsung mengangguk setuju.
__ADS_1
" Kalo urusan Viona nanti gue yang pikirin, jadi entar malem jam 7 pada stay ya. nanti gue kabarin kalo gue sama Viona udah on the way "
" oke fix! good luck semua!! "