
setelah melaksanakan solat subuh dan mandi, Kayla dan Rayhan masih berdiam diri di kamar sambil menunggu papa nya Rayhan berangkat kerja. berdua dengan Rayhan di dalam kamar seperti ini membuat Kayla semakin merasa canggung, apalagi detak jantung nya yang makin hari makin tak terkendali.
"maaf ya kak, gara gara aku jadi dimarahin tante " ucap Kayla sambil menatap Rayhan, ia merasa bersalah saat melihat Rayhan di pukul mama nya tadi..
"udah gak papa, mama nggak bener bener marah kok. mungkin dia kaget aja" jawab Rayhan yang duduk di samping nya.
"tapi Kayla nggak enak loh, kak Ray di sangka anak nggak bener "
"hahaha, emang iya sih. kalo gue anak baik kan kita nggak ada disini Kay" Rayhan mengacak rambut Kayla yang tidak menggunakan hijab.
"ih kak, aku udah abis sisiran loh. nyebelin! " sungut Kayla sambil mengerucutkan bibir mungil nya..
ihhh gemes nyaa. Rayhan tak tahan melihat ekspresi Kayla yang dianggap menggemaskan.
" yaudah sini gue sisir lagi" sambil beranjak mengambil sisir, belum melangkah tangan nya di tarik oleh Kayla..
"gausah, gini aja udah bener lagi" Kayla menyisir rambut nya dengan jari tangan.
Rayhan tersenyum sambil kembali duduk di samping Kayla.
" lo udah laper belum? ini papa lama deh berangkat nya" ucap Rayhan dengan nada lemas, sudah jam 8 pagi tapi mamanya belum juga memanggil untuk turun.
"laper sih, tapi tunggu aja kak, ntar ketahuan kan lucu kalo di nikahin " celetuk Kayla tanpa sadar
"hahahaha.. lo mau banget tah nikah sama gue? hahaha" Rayhan terbahak mendengar kalimat yang barusaja keluar dari mulut Kayka.
ini anak polos banget, kalo ngomong suka gak mikir batin Rayhan sambil tertawa lepas.
__ADS_1
Kayla yang menyadari kalimat bodoh nya hanya tertunduk menahan malu, bagaimana bisa dia bicara seperti itu pada Rayhan.
lubang mana lubang?!! gak kuat idup nanggung malu Kayla terisak dalam hati sambil menatap Rayhan..
" lo kenapa lucu banget sihh!! " Rayhan menarik hidung Kayla dengan gemas..
tak lama pintu di ketuk oleh seseorang, dan membuat keduanya terkejut.
"den Rayhan, disuruh nyonya turun " terdengar suara perempuan di balik pintu.
"iya bi, bilang mama bentar lagi Ray turun" jawab Rayhan dengan santai. lalu dia bergegas menyiapkan alat alat kuliah nya, sambil merapikan penampilan.
setelah semua siap, Rayhan keluar dari ruang ganti dengan celana cino berwarna dongker kemeja kotak berwarna hitam dan ransel di bahu kiri nya serta kets berwarna putih menghampiri Kayla yang duduk di sofa.
"ayo turun, mama udah nunggu" lagi lagi Rayhan menarik tangan gadis itu tanpa segan. yang ditarik juga tak melawan dan hanya mengekor di belakang.
setelah turun, mereka menuju ruang makan dan sudah di tunggu oleh mama Rayhan dan beberapa pelayan yang menyiapkan makanan..
"pagi anak nakal "
" pagi tante" sapa Kayla yang muncul dari balik punggung Rayhan.
" selamat pagi cantik, sini duduk di samping tante"
wanita itu langsung menarik tangan Kayla untuk duduk di samping nya. beberapa pelayan yang menyaksikan hanya tersenyum penuh arti.
" kamu namanya siapa tadi, saya lupa ?"
__ADS_1
"Kayla tante"
" panggil nya jangan tante dong, Mama coba panggil mama" wanita paruh baya itu tersenyum ramah pada Kayla.
"emm,, iyy.. iya mamahh" jawab Kayla dengan ragu.
"bagus, jadi udah berapa lama pacaran sama anak mama? " tanya nya kemudian.
Rayhan yang sedang asyik memakan nasi goreng langsung tersedak makanan yang penuh di mulut nya, apa apaan sih mamanya itu. sungguh membuat harga diri anak nya jatuh. Rayhan langsung meneguk segelas air putih di hadapan nya.
sedangkan Kayla hanya bisa membisu mendengar pertanyaan yang di tujukan padanya barusan.
ini mama apaan sih, kok duluin anaknya. lagian Ray nggak niat mau pacaran, ntar langsung di nikahin mah!! teriak Rayhan, tentu saja dalam hati.
"eemmm anu tante.. eh mamah, Kayla sama kak.."
" nggak pacaran mah " serobot Rayhan mencuri kalimat Kayla.
"lah masa? gak mungkin kamu bawa minep kalo bukan pacar kamu kan Ray, udah deh jujur sama mama. udah belajar bohong ya sama mama" sungut mamanya tak percaya dengan alasan Rayhan..
"ih mama malu maluin Ray deh, dia bukan pacar aku mah" Rayhan masih bersikeras sambil menyendok makanan nya.
"tapi pasti spesial dong Kayla nya, sampe di ajak minep. mantan kamu aja nggak pernah di kenalin mama "
mendengar ucapan mamanya, Rayhan langsung menghentikan makan nya. dan wajah nya pun berubah dingin, menyadari perubahan anak nya. mama Rayhan langsung mengalihkan pembicaraan.
" eh Kay, cepet habisin makan nya. nanti telat loh, mama juga mau ngajar nih"
__ADS_1
Kayla yang dari tadi diam sambil memperhatikan Rayhan langsung menurut saat di perintahkan makan.
dia tahu bahwa Rayhan sedang menahan amarah karena pertanyaan mamanya, dan Kayla tidak mau memperkeruh suasana jika terus berbicara pada mamanya.